Sukses

2 Jenis Essential Oil untuk Mengatasi Migrain

Ada banyak cara untuk mengatasi migrain. Bagi penyuka cara alami, selain akupunktur dan pijat Anda juga bisa menggunakan dua essential oil ini.

Klikdokter.com, Jakarta Migrain adalah sakit kepala sebelah yang menyiksa! Saat ini terjadi, bisa disertai mual, muntah, dan sensitif terhadap cahaya, sehingga penderitanya cenderung buru-buru minum obat untuk mengatasinya. Selain dengan obat, cara alami juga tak kalah populer, yaitu lewat akupunktur atau pijat refleksi. Ada tambahan lagi, nih, yaitu dengan beberapa jenis essential oil!

Sebelum menenggak obat migrain atau antinyeri, cobalah pasang aromaterapi dengan minyak esensial. Saat mencium aromanya, Anda menghirup partikel-partikelnya hingga masuk ke paru-paru dan otak, yang akhirnya memengaruhi sistem saraf pusat sebelum masuk ke aliran darah.

“Partikel-partikel tersebut berinteraksi dengan sistem endokrin (hormon), bahkan organ,” kata ahli aromaterapi dan penulis buku “Essential Oils Every Day”, Hope Gillerman, kepada Shape. Pada akhirnya, nyeri migrain mereda.

Jenis essential oil yang baik untuk mengatasi migrain

Meski penelitian seputar aromaterapi dan terapi migrain yang sudah ada berskala kecil, tetapi banyak pasien yang melaporkan bahwa aromaterapi menolong mereka. Berikut ini adalah beberapa minyak esensial yang dilaporkan baik untuk meredakan migrain.

  1. Peppermint

Untuk mengatasi migrain, minyak esensial diunggulkan. Kenapa? Saat minyak diaplikasikan, Anda akan merasakan sensasi sejuk yang kata Hope, “bisa mengendurkan ketegangan dan stres, sekaligus merangsang stimulasi dan penyembuhan.”

Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal medis “American Family Physician” tahun 2007, mentol yang terkandung dalam peppermint digunakan di hampir semua obat pereda nyeri oles (topikal). Studi ini menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan efektivitas antara peppermint dan asetaminofen (pereda nyeri dan demam), serta tidak ada laporan efek samping.

Meski demikian, minyak esensial peppermint tergolong kuat sehingga jauhkan dari wajah, bayi, serta baiknya tidak dipakai saat hamil.

  1. Lavender

Seperti halnya peppermint, lavender juga termasuk minyak esensial serbaguna. Bisa dioleskan untuk mengatasi nyeri dan relaksasi otot, begitu juga dihirup untuk meredakan stres dan kecemasan.

“Beberapa studi telah menemukan penggunaan aromaterapi lavender dapat mengurangi rasa sakit,” kata neurolog dan ahli migrain Susan Broner, M.D., asisten profesor neurologi klinis di Weill Cornell Medical College, Amerika Serikat.

Meski cara kerjanya belum jelas, tetapi kemungkinan hubungan antara serabut dalam sistem olfaktori (berhubungan dengan indra penciuman) dan nukleus trigeminal (salah satu pengatur utama aktivitas migrain) berkontribusi terhadap efektivitas lavender.

1 dari 2 halaman

Cara alami mengatasi migrain lainnya

Dikatakan oleh dr. Valda Garcia dari KlikDokter, pada dasarnya terapi migrain digolongkan menjadi dua, yaitu terapi abortif untuk menangani gejala secara langsung, dan terapi profilaksis sebagai pencegahan. Nah, jika Anda penderita migrain berulang, biasanya dibutuhkan keduanya.

Cara alami mengatasi migrain tanpa obat yang bisa Anda coba meliputi:

  1. Hindari pemicunya

Menurut  dr. Valda, beragam pemicu migrain biasanya adalah kurang istirahat, terlalu lelah, stres, hingga pemakaian obat tertentu. Selain itu, ada pula beberapa makanan yang bisa memicu migrain seperti keju, alkohol, kacang, dan kafein.

Jika migrain berkaitan dengan penggunaan pil KB, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengganti jenisnya yang tidak menimbulkan keluhan sakit kepala sebelah ini.

  1. Mencukupi cairan tubuh

“Kalau dehidrasi, aliran darah ke otak akan berkurang, sehingga menyebabkan migrain,” kata dr. Valda singkat. Oleh karena itu, penuhilah kebutuhan cairan dengan minum 2 liter air putih setiap hari.

Jika migrain sudah telanjur terjadi, atasi dengan memperbanyak minum air putih hangat. Jika perlu, konsumsilah minuman yang mengandung elektrolit.

  1. Menjaga sleep hygiene

Berdasarkan American Migraine Foundation, salah satu cara untuk meredakan migrain adalah dengan menjaga kualitas tidur, yaitu memperhatikan sleep hygiene.

“Caranya adalah dengan menjaga waktu tidur dan waktu bangun secara teratur setiap harinya,” jelas dr. Valda.

Selain itu, hindari aktivitas yang dapat menstimulasi pikiran saat sudah di kasur bersiap untuk tidur. Sebab, aktivitas seperti main gawai atau membaca bisa memberi stimulasi berlebihan pada otak, sehingga Anda jadi sulit untuk beristirahat.

  1. Tambahan vitamin

Berbagai penelitian menemukan bahwa vitamin B2 (riboflavin) dapat mengatasi migrain. Faktanya, riboflavin cepat dikeluarkan oleh tubuh sehingga dapat dikonsumsi 2 kali sehari. Selain itu, magnesium juga memiliki peranan.

“Khususnya pada migrain yang berkaitan dengan siklus haid,” ujar dr. Valda.

Jika masih tahan tanpa obat, sebaiknya cobalah essential oil untuk mengatasi migrain. Selain itu, Anda juga bisa mencoba cara lainnya seperti menghindari pemicu, perbanyak minum air putih, memperhatikan sleep hygiene, serta konsumsi vitamin tambahan. Kalau migrain tak kunjung hilang, memburuk, atau intensitas nyeri begitu berat, jadwalkan konsultasi dengan dokter.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar