Sukses

Cegukan Saat Puasa, Bagaimana Mengatasinya?

Cegukan saat puasa tak bisa langsung diatasi dengan minum air putih. Lantas, bagaimana supaya keluhan tersebut cepat hilang?

Klikdokter.com, Jakarta Setiap orang pasti pernah cegukan. Entah muncul saat selesai makan atau memang dalam keadaan perut kosong. Bila cegukan itu terus-menerus terjadi alias susah berhenti, kondisi yang umumnya tidak berbahaya ini bisa sangat mengganggu. Apalagi, bila Anda cegukan saat puasa, Anda tentu bingung bagaimana mengatasinya karena saat puasa dilarang untuk minum hingga waktu berbuka tiba.

Nah, agar cegukan tidak sering terjadi dan Anda bisa mengatasinya dengan mudah meski sedang puasa, hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah penyebabnya.

Kenali penyebab cegukan

Cegukan saat puasa bisa terjadi saat otot diafragma yang berada di bawah ulu hati dan di atas perut mengalami kejang atau kontraksi. Beberapa hal yang memicu kondisi tersebut, antara lain:

  • Kebanyakan makan saat sahur
  • Makan dan minum terlalu cepat saat sahur
  • Mengonsumsi minuman bersoda saat sahur
  • Menelan udara akibat mengunyah permen karet
  • Adanya perubahan suhu mendadak.

Apabila Anda tidak merasa mengalami salah satu keadaan di atas, ada kemungkinan bahwa penyebab cegukan yang dialami adalah pengaruh emosi yang meluap-luap. Ya, stres, cemas, ataupun perasaan semangat yang tidak stabil akan menyebabkan gangguan pada saraf penghubung otak dan diafragma. Alhasil, terjadilah cegukan.

Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, cegukan seharusnya bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa menit.

“Namun, pada beberapa keadaan, cegukan dapat terjadi secara terus-menerus selama beberapa saat karena saraf yang terhubung dengan diafragma telanjur rusak,” jelas dr. Andika.

Kerusakan saraf, lanjut dr. Andika, bisa terjadi akibat adanya sakit tenggorokan, tumor di leher, meningitis (radang selaput otak), ensefalitis (radang otak), stroke, diabetes, gastroesophageal reflux disease (GERD), atau gagal ginjal.

1 dari 2 halaman

Mengatasi cegukan saat puasa

Dikatakan oleh dr. Andika, ada 3 cara yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan cegukan saat puasa tanpa bantuan air putih, yakni:

  1. Tahan napas

Tindakan ini adalah yang paling populer dilakukan untuk menghentikan cegukan. Cara melakukannya pun mudah, tahan napas dalam 10 hitungan (hitung lambat) sebelum akhirnya kembali mengembuskan napas.

“Lakukan sebanyak 3–4 kali setiap 20 menit,” dr. Andika menegaskan.

  1. Bernapas dalam kantung kertas

Gunakan bantuan kantung kertas untuk bernapas. Caranya, hirup, lalu buang napas ke dalam kantung kertas tersebut berulang kali dalam periode tertentu. Lama-kelamaan, otot diafragma yang tadinya kejang akan melemas kembali.

Jangan menggunakan kantung plastik, karena saat Anda mengambil napas kantung tersebut justru akan menempel pada mulut dan hidung.

  1. Lakukan gerakan ini

Lakukan gerakan menelan sambil menekan bagian hidung. Anda juga bisa duduk sambil memeluk lutut sedekat mungkin ke arah dada untuk menghentikan cegukan. Lakukan posisi duduk tersebut selama 2 menit. Posisi itu akan menekan area diafragma sehingga udara yang terjebak bisa keluar.

Jika belum berhasil, berikan pijatan dengan ujung jari secara lembut pada area ulu hati Anda. Lakukan selama 20–30 detik, dan biasanya cegukan akan berhenti.

Cegukan saat puasa umumnya memang bukan hal yang mustahil terjadi. Untungnya, keluhan ini bisa diatasi tanpa perlu membatalkan puasa di tengah jalan. Saat waktu berbuka puasa tiba, jangan lupa perbanyak minum, khususnya air putih dingin. Apabila dalam 2 hari cegukan tidak kunjung berhenti, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar