Sukses

Mengenal Bunion, Penyakit yang Bikin Sulit Pakai Sepatu

Hati-hati, bunion bisa jadi ancaman jika Anda kerap pilih sepatu yang ngepas dengan hak tinggi.

Klikdokter.com, Jakarta Bunion adalah penyakit yang memiliki ciri adanya tonjolan di ibu jari kaki. Adanya tonjolan ini membuat struktur tulang ibu jari yang seharusnya lurus menjadi menekuk ke arah jari telunjuk. Akibatnya penderita bunion biasanya sulit mengenakan sepatu.

Penyakit ini banyak mengintai kaum hawa yang kerap menggunakan sepatu yang ujungnya sempit dan high heels. Bila Anda termasuk salah salah satunya, berhati-hatilah.

Tidak hanya mengganggu tampilan dan menyulitkan penderitanya mengenakan sepatu, tonjolan ini juga umumnya terasa sangat nyeri, bengkak, dan terlihat merah. Karena gambarannya menyerupai tulip, penyakit ini dinamakan bunion yang dalam bahasa Yunani berarti tulip.

Mengapa terbentuk bunion?

Salah satu penyebab bunion adalah kesalahan pemilihan sepatu. Orang yang kerap mengenakan sepatu yang ujungnya sempit dengan hak tinggi berpotensi mengalami bunion ini.

Ujung sepatu yang sempit membuat jari-jari kaki sangat berdempetan dan membentuk segitiga di ujungnya. Bila terus menerus terjadi, struktur tulang akan ikut terpengaruh dan terbentuklah tonjolan ini.

Dalam kondisi parah, ibu jari bahkan dapat menekuk menimpa jari telunjuk di sebelahnya. Tumpukan kedua jari ini dapat menyebabkan kalus atau cantengan.

Kondisi ini akan semakin menyiksa penderitanya ketika berjalan atau bahkan sekadar mengenakan sepatu. Selain kesalahan pemilihan jenis sepatu, faktor genetik dan adanya penyakit lain seperti rheumatoid artritis atau polio dapat meningkatkan risiko seseorang menderita bunion.

Bagaimana cara mengobati bunion?

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengatasi bunion. Yang pertama, penderitanya dapat mencoba mengubah kebiasaan dalam mengenakan sepatu. Pilih sepatu yang ujungnya lebih longgar sehingga tidak menekan bunion dan memperparah nyeri yang terjadi.

Gunakan bantalan yang melindungi tonjolan agar tidak bergesekan langsung dengan kulit sepatu. Namun hati-hati, bantalan juga tidak boleh terlalu tebal agar tak membuat sepatu sempit saat digunakan.

Apabila bengkok pada ibu jari sudah parah dan menimpa jari telunjuk kaki, penderita bunion dapat menambahkan bantalan antara ibu jari dan jari telunjuk ini. Cara terakhir adalah penggunaan obat pereda nyeri.

Bila nyeri akibat bunion sangat mengganggu dan pengobatannya tidak lagi efektif dengan cara-cara tersebut, maka operasi dapat menjadi opsi terapi.

Bisakah bunion dicegah?

Kabar baiknya adalah bunion sangat bisa dicegah! Bunion dapat dihindari dengan beberapa cara berikut:

  1. Coba terlebih dahulu sepatu saat akan dipilih. Jangan memilih hanya berdasarkan ukuran karena dapat sangat bervariasi tergantung merek dan model.
  2. Pilih sepatu yang modelnya sesuai dengan bentuk kaki.
  3. Ukur kaki secara berkala karena kaki dapat berubah seiring dengan pertambahan usia.
  4. Ukur kedua kaki. Ada kaki yang punya ukuran kanan dan kiri berbeda. Maka kenakan sepatu dengan menyesuaikan kaki terbesar.
  5. Lakukan pengukuran sepatu pada malam hari, karena pada saat ini kaki bisa sedikit lebih besar.
  6. Pastikan ada sedikit sisa ruang antara tumit kaki dan ujung sepatu agar tetap nyaman saat digunakan.
  7. Jangan memilih sepatu yang terlalu pas dan berharap akan menjadi longgar setelah banyak digunakan.
  8. Hanya gunakan sepatu yang benar-benar nyaman dikenakan.

Bunion nyaris tidak bisa diobati secara sempurna. Oleh karena itu, akan jauh lebih baik bila Anda melakukan langkah pencegahan tersebut. Dengan sehatnya kaki dan tubuh secara keseluruhan, aktivitas tentunya akan lebih mudah dan ringan dikerjakan.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar