Sukses

Tidur Setelah Sahur, Berbahaya bagi Kesehatan?

Karena masih mengantuk, sebagian orang memilih untuk tidur setelah sahur. Lantas, apakah kebiasaan ini berbahaya bagi kesehatan?

Klikdokter.com, Jakarta Bagi Anda yang tidur terlalu larut, bangun sahur bisa menjadi waktu yang amat “menyiksa”. Untuk menuntaskan rasa kantuk yang tidak tertahankan, Anda pun memutuskan untuk lanjut tidur setelah sahur. Lumayan, masih masih ada waktu beberapa saat sebelum siap-siap berangkat kerja.

Meski bisa mengurangi rasa kantuk, langsung tidur setelah sahur nyatanya tidak direkomendasikan dari segi medis. Ini karena perilaku tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya gangguan pencernaan.

Bisa picu GERD

Sebagaimana dikatakan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, langsung tidur setelah sahur dapat memicu terjadinya berbagai gangguan saluran cerna, seperti nyeri ulu hati dan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

“GERD adalah kondisi saat asam lambung naik hingga ke tenggorokan dan dapat menimbulkan rasa terbakar di dada. Orang yang langsung tidur setelah makan biasanya akan mengalami kondisi ini,” jelas dr. Sepri.

Faktanya, tidur setelah sahur membuat sistem pencernaan sulit bekerja. Asam lambung akan bergejolak dan membuat ulu hati terasa nyeri. Bukannya bikin segar badan, langsung tidur setelah sahur justru bikin sakit perut dan bisa menganggu ibadah puasa.

Anda tak mau itu sampai terjadi, bukan? Maka, setelah sahur, lakukanlah kegiatan lain yang lebih bermanfaat ketimbang tidur. Usahakan pula agar selama bulan puasa Anda tidur lebih awal agar waktu istirahat tidak berkurang signifikan.

1 dari 2 halaman

Kegiatan yang baik untuk dilakukan setelah sahur

Daripada langsung tidur setelah sahur, akan lebih baik bila Anda mencari kegiatan lain yang lebih positif dan bisa menghalau rasa kantuk. Dilansir dari berbagai sumber, inilah beberapa kegiatan yang bisa Anda jadikan pilihan:

  • Mengaji dan salat

Anda dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah di bulan Ramadan. Berarti, ketimbang tidur, Anda bisa membaca Al-Quran dan menunaikan salat subuh.

Bila Anda memiliki buku-buku agama yang belum tersentuh, cobalah baca sesudah sahur. Jangan lupa bawa pensil, pulpen, atau stabilo untuk menandai bagian-bagian yang penting atau menginspirasi.

  • Cicil pekerjaan

Bila memang ada pekerjaan yang bisa dilakukan duluan, Anda bisa mencicilnya di rumah. Jadi, buka laptop Anda dan mulailah kerjakan pekerjaan tersebut. Sehingga, ketika di kantor, Anda bisa sedikit lebih santai.

  • Keliling dengan jalan kaki

Kepada KlikDokter, dr. Dina Kusumawardhani mengatakan bahwa kegiatan yang baik untuk dilakukan setelah sahur adalah berjalan kaki selama 10 hingga 15 menit. Selain bisa membantu fungsi pencernaan, kegiatan ini juga membuat Anda terhindar dari rasa kantuk.

  • Mandi pagi dan menonton film

Tubuh biasanya masih loyo dan lemas karena belum dapat “rangsangan” untuk terbangun. Karenanya, cobalah segarkan tubuh Anda dengan mandi air dingin.

Setelah mandi dengan air dingin, Anda bisa melanjutkan aktivitas dengan menonton film maupun video komedi di layar televisi atau gawai. Jangan sampai terlalu asyik, agar Anda tidak kesiangan untuk berangkat kerja.

Tidur setelah sahur tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan gangguan pencernaan, seperti nyeri lambung dan GERD. Jika memang Anda sangat ingin tidur setelah sahur, berikan jeda waktu 2 jam sebelum berbaring di atas ranjang.

Solusi lain yang bisa dilakukan, yaitu tidur lebih awal agar tidak terlalu mengantuk setelah sahur. Jangan lupa untuk senantiasa membatasi menu sahur agar tidak berlebihan. Semakin banyak yang dimakan, semakin besar pula kemungkinan untuk mengantuk dan lanjut tidur.

Jalan keluar lainnya agar Anda tidak tidur setelah sahur adalah dengan melakukan aktivitas sederhana seperti membaca, atau menyelesaikan sebagian pekerjaan. Dengan demikian, Anda bisa mengisi waktu setelah sahur dengan kegiatan yang produktif.

(NB/ RVS)

2 Komentar