Sukses

Antisipasi Cacar Monyet Masuk ke Batam, Ini yang Perlu Dilakukan

Antisipasi cacar monyet masuk ke Batam harus dilakukan setelah muncul kasus serupa di Singapura. Apa saja yang perlu dilakukan?

Klikdokter.com, Jakarta Setelah ditemukannya kasus cacar monyet di Singapura beberapa hari lalu, kini Indonesia sedang ketar-ketir. Sebab, diperkirakan adanya kemungkinan penyakit cacar monyet masuk ke Batam karena lokasinya yang berdekatan dengan  Singapura.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau segera mengantisipasi penularan virus cacar monyet dengan berbagai cara agar tidak terjadi penularan penyakit tersebut. Jalur-jalur yang umum dilewati orang Indonesia untuk ke Singapura dan sebaliknya terus dipantau.

Cacar monyet atau monkeypox adalah penyakit endemis yang banyak dijumpai di pedalaman Afrika. Pada tahun 2018 lalu, masyarakat dunia sempat dihebohkan karena adanya kasus beberapa warga Inggris yang tertular penyakit tersebut setelah kembali dari kunjungannya ke  Nigeria.

Cegat dengan alat pendeteksi panas tubuh di pelabuhan

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, salah satu gejala yang ditimbulkan oleh cacar monyet adalah demam tinggi sekitar 38,5 hingga 40,5 derajat Celsius. Dilansir cnnindonesia.com atas dasar itulah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusumarjadi mengatakan akan menyiapkan langkah antisipasi agar tidak terjadi penyebaran di Indonesia. Pihak Dinkes Batam telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk menyediakan alat pendeteksi panas tubuh (thermal detector).

Setiap warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA) yang baru memasuki wilayah Batam akan dipindai. Apabila suhu tubuh orang itu tinggi, tindakan evakuasi akan dilakukan.

Mereka yang diduga terjangkit cacar monyet akan langsung dibawa ke ruang isolasi RS Badan Pengusahaan Batam atau RS Umum Daerah Embung Fatimah. Bahkan, bila seseorang penumpang kapal dicurigai mengidap cacar, seluruh penumpang kapal harus ikut dikarantina.

1 dari 2 halaman

Jangan bepergian ke Singapura dulu

Selain itu. Didi Kusumarjadi juga menyarankan kepada masyarakat untuk tidak bepergian ke Singapura dulu sampai meredanya kasus virus cacar ini. Sebab, virus cacar monyet menyebar melalui kontak langsung dengan lesi kulit, cairan tubuh, atau lendir dari pernapasan seseorang yang terinfeksi.

Masa inkubasi dari virus ini 5-7 hari. Sebelum hari ke-5, gejalanya belum terlalu terlihat jelas. Sehingga, akan sangat berbahaya bila Anda berkontak langsung dengan orang Singapura yang ternyata mengalami cacar monyet, tetapi ia belum menyadarinya.

Sebenarnya, kasus cacar monyet sangat jarang menular dari manusia ke manusia. Jenis penyakit ini bersifat zoovirus atau ditularkan dari hewan yang terinfeksi ke manusia.

Penyebarannya terjadi melalui kontak darah, luka di tubuh, cairan dari hewan, dan makan daging hewan tersebut, khususnya hewan pengerat atau hewan primata. Meski jarang terjadi, mencegah penyebaran virus langkah ini dengan tidak bepergian ke Singapura akan jauh lebih menenangkan.

Cara pencegahan yang bisa dilakukan

Meski belum ada vaksin spesifik yang dapat mencegah cacar monyet, tapi dr. Resthie Rachmanta Puri, M.Epid. dari KlikDokter mengatakan bahwa vaksin untuk mencegah cacar variola (smallpox) juga dapat digunakan untuk mencegah cacar monyet.

“Ada studi yang membuktikan, vaksin cacar variola dapat memberikan proteksi terhadap infeksi cacar monyet hingga 85 %.” jelas dr. Resthie.

Semisal orang tersebut tertular oleh virus cacar monyet, gejala yang dialaminya cenderung lebih ringan dan lebih cepat sembuh.

Selain itu ada pula cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penularan cacar monyet, yaitu:

  • Hindari berkontak dengan hewan yang dapat menularkan virus cacar monyet, seperti tikus, tupai, atau monyet liar.
  • Hindari menggunakan alat-alat yang sebelumnya digunakan untuk menangani hewan pengidap cacar monyet.
  • Selalu cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah berkontak dengan hewan ataupun orang lain yang mengalami demam.
  • Jika ada kerabat yang mengalami demam tinggi seusai pergi dari Afrika atau Singapura, anjurkan dia untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

Kemungkinan cacar monyet masuk ke Batam dari Singapura memang perlu diantisipasi. Beberapa langkah antisipasi yang sudah diterapkan pihak berwenang perlu diikuti dengan upaya pencegahan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Dengan melakukan tindakan antisipasi di atas, diharapkan penyebaran cacar monyet dari Singapura ke Batam dan wilayah lainnya di Indonesia bisa dicegah sejak awal.

[RVS]

2 Komentar