Sukses

6 Olahraga Paling Tepat Saat Puasa Ramadan

Ingin tetap bugar saat puasa Ramadan, tapi bingung memilih olahraga apa yang paling tepat dilakukan? Coba lakukan aktivitas fisik ini!

Klikdokter.com, Jakarta Saat puasa Ramadan, olahraga mungkin menjadi satu kegiatan yang paling Anda hindari. Biasanya selain khawatir akan kehausan, Anda juga takut badan malah lemas setelahnya. Kalau keduanya terjadi, rasa ingin membatalkan puasa pun bisa-bisa malah muncul.

Sebenarnya, tak masalah bila Anda tetap berolahraga saat puasa. Yang terpenting, Anda tahu jenis olahraga apa yang tepat, dan kapan waktu yang pas untuk melakukannya.

Waktu yang tepat untuk berolahraga

Menurut dr. Anita Amalia Sari dari KlikDokter, Anda dapat berolahraga 60 menit sebelum waktu berbuka tiba. Hal itu dilakukan agar hilangnya energi saat berolahraga dapat segera digantikan saat buka puasa tiba.

Apabila waktunya kurang memungkinkan karena Anda masih dalam perjalanan pulang bekerja, lakukanlah 1 jam setelah buka puasa atau setelah salat tarawih.

“Hindari langsung berolahraga setelah buka puasa karena tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan yang baru dikonsumsi,” kata dr. Anita.

Selain dilarang berolahraga langsung sesudah berbuka, Anda juga tidak disarankan untuk berolahraga saat siang hari. Memilih waktu olahraga di siang hari saat puasa jelas bukan tindakan yang tepat karena bisa membahayakan kesehatan Anda.

Jenis olahraga yang tepat saat puasa

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter ada tujuh olahraga yang tidak terlalu berat untuk dilakukan saat puasa. Meski begitu tapi hasil pembakaran kalorinya maksimal dan bisa bikin Anda terhindar dari badan lemas.

Adapun beberapa jenis olahraga yang bisa Anda lakukan saat bulan puasa adalah:

  • - Yoga

Olahraga yang fokus pada peregangan dan teknik pernapasan ini bisa menjaga tubuh tetap fit. Selain itu, yoga juga bisa menguatkan otot dan meningkatkan konsentrasi. Lakukan yoga di tempat yang sejuk. Bahkan, akan lebih baik bila dilakukan di tempat yang punya gemericik air yang menenangkan. Hindari melakukan olahraga di ruangan yang bersuhu tinggi - yoga Bikram – saat puasa karena rentan mengakibatkan dehidrasi dan badan lemas.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

  • Pilates

Olahraga ini juga bisa Anda pilih. Ibarat masih serumpun dengan yoga, pilates sangat baik untuk memperbaiki postur tubuh serta meningkatkan fleksibilitas tubuh Anda.

 “Pilates bukan olahraga berintensitas tinggi sehingga tidak akan mengakibatkan kelelahan berlebih,” jelas dr. Nadia. Satu jam melakukan pilates, kalori yang terbakar bisa sampai 200 kalori.

  • Sit up, push up, dan plank

Ingin melatih ketahanan dan kekuatan tubuh, tetapi malas melakukannya di luar rumah? Lakukan sit up, push up, dan plank selama 30 menit. Bila Anda melakukannya secara teratur, lengan, perut, dan paha Anda akan berangsur ramping!

  • Bersepeda

Ingin ngabuburit sambil membakar kalori dan membuang rasa lemas? Cobalah bersepeda. Pasalnya, bersepeda santai dapat membantu membakar 300 kalori dalam sejam serta meningkatkan stamina Anda.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

  • Berenang

Orang-orang biasanya menghindari olahraga berenang saat puasa karena takut tanpa sengaja air kolamnya terminum. Padahal, jika Anda berenang dengan benar, kemungkinan untuk kemasukan air kolam akan sangat kecil. Olahraga di dalam air bikin Anda terhindar dari rasa lemas dan kepanasan karena tubuh Anda tetap mendapatkan “pengompres”-nya.

  • Joging

Olahraga yang paling mudah dilakukan adalah berlari alias joging. Saat berpuasa, Anda dapat berlari setidaknya selama 30 menit. Dalam durasi setengah jam itu, kalori yang terbakar sebanyak 210 kalori. Lumayan, kan? Tapi lakukan dekat dengan waktu buka puasa agar saat Anda haus, tidak perlu menunggu terlalu lama untuk minum.

Itulah enam olahraga yang paling tepat dilakukan saat puasa Ramadan. Jika di tengah sesi olahraga Anda merasa mual, pusing, nyeri dada, keringat dingin, ataupun sulit bernapas, hentikanlah aktivitas tersebu. Istirahatlah beberapa saat. Jangan memaksakan diri.

[HNS/ RVS] 

0 Komentar

Belum ada komentar