Sukses

Kumur Air Garam, Cara Sederhana Redakan Radang Tenggorokan

Kumur air garam ternyata berkhasiat untuk redakan radang tenggorokan. Bagaimana cara melakukannya dengan benar?

Klikdokter.com, Jakarta Radang tenggorokan, sakit yang tak membahayakan namun bisa menyebabkan berbagai gangguan. Biasanya sebagian masyarakat meredakan penyakit ini dengan kumur air garam.

Studi menemukan bahwa anak-anak mengalami radang tenggorokan sekitar 4 kali dalam setahun, sedangkan orang dewasa hanya 2 kali dalam setahun.

Secara medis, lebih dari 70% kasus radang tenggorokan merupakan penyakit yang self-limited. Artinya, penyakit tersebut akan sembuh dengan sendirinya tanpa perlu obat-obatan, karena virus penyebab keluhan akan dilawan oleh daya tahan tubuh. Umumnya, radang tenggorokan akan sembuh dalam 3–7 hari.

Lalu apakah kumur air garam cukup ampuh untuk redakan gangguan radang tenggorokan?

Air garam untuk atasi radang tenggorokan

Campur seperempat atau setengah sendok teh garam dengan 240 mililiter air (tiga perempat gelas belimbing). Pastikan Anda menggunakan air hangat, agar memberikan sensasi lebih nyaman pada tenggorokan. Selain itu, garam lebih juga mudah dilarutkan dengan air hangat.

Aduk hingga rata, dan gunakan air tersebut untuk berkumur sebanyak 2 hingga 3 kali dalam sehari. Saat berkumur, usahakan agar air garam mengenai dinding tenggorokan. Anda bisa memosisikan kepala sedikit menengadah ke atas. Setelah 30–60 detik berkumur, buang air garam keluar sepenuhnya.

Jika radang tenggorokan cukup berat, berkumur dengan air garam terkadang akan menimbulkan sensasi perih sesaat di dinding tenggorokan. Namun setelah beberapa kali, sensasi tersebut sudah tak akan terasa lagi.

Bagi yang tidak terlalu menyukai rasa asin garam, Anda bisa menambahkan satu sendok madu, potongan jahe, atau perasan lemon ke dalam ramuan. Ketiga bahan tersebut dapat membantu menetralkan rasa asin, juga merupakan zat alamiah yang mampu membuat penderita radang tenggorokan merasa lebih nyaman setelah berkumur.

Tidak dianjurkan untuk sebagian orang

Kumur air garam untuk meredakan radang tenggorokan terbilang cukup sederhana untuk dilakukan. Akan tetapi, cara ini tidak dianjurkan untuk anak berusia 6 tahun ke bawah. Pasalnya, anak pada usia tersebut biasanya belum mampu berkumur dengan baik.

Selain itu, kumur air garam juga tidak boleh dilakukan pada orang-orang yang memiliki gangguan menelan. Misalnya, pada orang yang baru saja terserang stroke atau penderita penyakit multiple sklerosis. Kumur air garam pada orang-orang tersebut bisa menyebabkan risiko tersedak.

Hal penting yang perlu diingat, kumur air garam adalah pengobatan alternatif yang hanya mampu meredakan radang tenggorokan derajat ringan. Supaya efektif, terapi ini pun perlu dikombinasikan dengan minum lebih banyak air putih (sekitar 2 liter per hari), istirahat cukup, konsumsi makan sehat dan bergizi seimbang, serta menghindari rokok dan paparan asapnya.

Jika semua cara tersebut sudah dicoba namun keluhan tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, jangan ragu untuk segera konsultasi lebih lanjut pada dokter. Ini mungkin pertanda bahwa radang tenggorokan yang Anda alami disebabkan oleh infeksi bakteri, yang butuh obat antibiotik untuk mengatasinya. Jadi tidak cukup hanya diredakan dengan kumur air garam.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar