Sukses

6 Tips Mengatasi Sakit Pinggang Akibat Sering Naik Motor

Nyeri pinggang sering menyerang para pengendara motor yang terjebak kemacetan panjang. Untuk mengatasi sakit pinggang itu, ini solusinya.

Klikdokter.com, Jakarta Anda pernah mengalami sakit pinggang saat atau setelah naik motor?  Semua pengendara motor tentu tahu betul nyerinya.. Bagian punggung dan pinggang memang menjadi bagian dari tubuh yang sering jadi “korban” akibat terlalu lama menunggang motor, termasuk ketika terjebak macet berjam-jam. Nah, untuk mengatasi sakit pinggang (low back pain) akibat kondisi tersebut, ada beberapa cara rumahan yang bisa Anda terapkan.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter salah satu cara yang bisa Anda tempuh adalah dengan merebahkan tubuh Anda.

Terlalu lama duduk di atas jok motor tentu bikin kondisi pinggang dan punggung bawah Anda tidak nyaman. Karena itu, istirahatkan punggung dengan merebahkan tubuh Anda sampai kondisinya membaik. Hal tersebut dilakukan agar tulang bagian belakang lebih rileks.

Beberapa cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sakit pinggang akibat sering naik motor adalah sebagai berikut:

  1. Berikan kompres es dan kompres hangat

Sembari merebahkan diri, Anda juga bisa meminta bantuan orang lain untuk menyiapkan kompres dingin untuk meredakan nyeri yang Anda derita. Namun, pastikan bahwa nyeri yang diberi kompres dingin ini terjadi dalam waktu kurang dari 24 jam atau nyeri pinggangnya sampai menimbulkan bengkak.

Tempelkan kompres dingin di punggung bagian bawah selama 15 menit. Lakukan ini setiap 2 jam sekali. Setelah kompres es berhasil meringankan rasa nyeri, lanjutkan dengan menempelkan kompres hangat di bagian yang sakit selama 15 menit dan dilakukan setiap 2 jam sekali juga.

“Kompres hangat bagus untuk merangsang aliran darah ke daerah yang nyeri”dr. Vita menjelaskan.

  1. Berendam di air hangat

Merendam diri dalam air hangat dapat mengendurkan dan merelaksasikan otot-otot yang tegang akibat macet dan duduk di posisi yang sama selama berjam-jam. Berendam dalam air hangat juga dapat melancarkan sirkulasi darah serta merangsang produksi hormon dopamin untuk melawan stres dalam tubuh.

  1. Gunakan penghilang sakit topikal

Banyak penghilang nyeri otot topikal berupa krim atau koyo yang dijual di pasaran. Karena itu, Anda dapat membeli dan mengaplikasikannya pada bagian yang pegal dan nyeri. Anda bisa mengaplikasikan koyo atau krim penghilang rasa sakit yang menimbulkan sensasi panas itu setelah berendam dalam air hangat.

  1. Konsumsi obat pereda nyeri

“Untuk penanganan yang lebih efektif, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang tersedia di apotek,” ucap dr. Vita.

Pilihlah obat yang mengandung metampiron, parasetamol, dan ibuprofen. Biasanya, tak lama sesudah mengonsumsi obat ini, rasa nyeri akan langsung berkurang.

  1. Jangan lupa lakukan peregangan

Untuk kembali menguatkan punggung dan pinggang, dr. Vita menyarankan Anda untuk melakukan peregangan atau latihan yang tidak terlalu berat. Mulailah dengan melakukan peregangan yang dapat mengembalikan fleksibilitas.

“Nah, salah satu peregangan yang paling efektif adalah bridging. Baringkan tubuh, lalu tekuk lutut, dan biarkan telapak kaki menyentuh lantai. Kencangkan otot perut dan angkat perut plus pinggul selama 10 detik, lalu bernapas normal kembali,” tutur dr. Vita.

Lakukan latihan tersebut sebanyak 8-12 kali. Bila dilakukan secara rutin, rasa sakit pinggang akibat keseringan naik motor akan berkurang.

  1. Tidur dengan posisi telentang

Tidur dengan posisi terlentang dianggap sebagai posisi terbaik saat Anda sedang mengalami sakit pinggang. Sebab, punggung berada dalam posisi lurus sehingga berat tubuh dapat tertopang dengan baik.

Mengatasi sakit pinggang terutama jika Anda keseringan naik motor, bisa Anda lakukan dengan cara-cara di atas. Saat Anda terjebak dalam kemacetan, usahakan untuk berdiri sejenak atau melakukan peregangan kecil di bagian tertentu yang pegal. Dengan cara ini, otot yang kencang akan kembali santai. Namun, jika Anda sudah melakukan cara-cara di atas tapi nyeri pinggang belum juga hilang, segera periksakan diri ke dokter.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar