Sukses

Menilik Keamanan Produk Pemutih Gigi yang Dijual Bebas

Tertarik menggunakan produk pemutih gigi yang dijual bebas? Hati-hati, pikir dua kali sebelum Anda merasakan akibatnya sendiri.

Klikdokter.com, Jakarta Hampir setiap orang ingin memiliki penampilan yang gigi putih bersih dan terawat. Tak heran, produk pemutih gigi yang dijual bebas di pasaran semakin banyak menarik minat orang-orang. Apakah Anda salah satu yang juga menggunakannya?

Jika ya, Anda pasti sudah tidak asing dengan produk pemutih gigi berupa larutan kumur, pena berujung kuas, permen karet, atau benang gigi. Pemakaian produk pemutih gigi tersebut biasanya dilakukan secara mandiri alias di luar pengawasan dokter gigi. Pengguna biasanya hanya membaca instruksi yang tertera di label kemasan, atau mengacu pada video tutorial yang beredar di internet.

Apakah hal seperti itu direkomendasikan? Tentu saja tidak. Penelitian di Brazilian Oral Research mengatakan bahwa produk pemutih yang dijual bebas banyak menimbulkan efek samping. Risiko terjadinya hal itu bisa semakin parah jika produk-produk pemutih gigi terkait digunakan sembarangan alias tidak mengacu pada standar prosedur yang benar.

Beberapa efek samping akibat pemakaian produk pemutih gigi yang dijual bebas di pasaran, antara lain:

  • Gigi ngilu

Keluhan ini bisa berlangsung selama beberapa hari, bahkan bisa bertahan hingga produk habis digunakan (sekitar 2 minggu). Penyebabnya adalah kandungan sodium chlorite yang ada di dalam produk pemutih gigi tersebut. Menurut Jurnal British Dental Association, zat tersebut mampu membuat gigi keropos dan mengikis permukaan enamel gigi, yang ujung-ujungnya menyebabkan akar gigi tersekspos sehingga terjadilah gigi ngilu (sensitif).

  • Gusi terbakar atau terluka

Tindakan pemutihan gigi yang dilakukan di luar prosedur dokter menggunakan alat bantu berupa penampan (tray) yang dibuat oleh pabrik. Sehingga, bentuknya tidak sesuai dengan kontur gusi dan gigi setiap orang. Saat digunakan, produk pemutih gigi berisiko untuk ‘keluar’ dan mengenai gusi. Jika sudah begitu, gusi akan terasa seperti terbakar dan timbul luka setelahnya.

  • Sakit tenggorokan

Bila produk pemutih gigi yang dijual bebas sampai tertelan pada saat penggunaan, Anda berisiko tinggi mengalami sakit tenggorokan keseokan harinya.

  • Sakit perut

Selain sakit tenggorokan, produk pemutih yang tertelan juga bisa menimbulkan gangguan pada perut. Keluhan yang terjadi dapat berupa sakit perut tak tertahankan, diare hingga muntah-muntah.

Mengingat adanya kemungkinan efek samping tersebut, Anda sebaiknya tidak menggunakan produk pemutih gigi yang dijual bebas di pasaran. Akan lebih baik bila Anda menjalani terapi memutihkan gigi di dokter yang kompeten. Meski harus mengeluarkan biaya yang agak besar, memutihkan gigi di dokter gigi tentu lebih aman dan minim risiko efek samping.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar