Sukses

3 Manfaat Yoghurt sebagai Menu Buka Puasa Ramadan

Selama Ramadan, yoghurt kalah pamor dari es buah sebagai menu buka puasa. Tapi mengonsumsi yoghurt memberikan manfaat sehat tersendiri.

Klikdokter.com, Jakarta Menu buka puasa di Indonesia sangatlah beragam, mulai dari kue basah, kolak hingga es buah. Semuanya manis! Mungkin yoghurt tidak masuk ke dalam menu buka puasa masyarakat Indonesia karena rasanya yang sedikit asam. Tapi sebenarnya, yoghurt memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda.

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, makan yoghurt saat berbuka puasa sebenarnya tidak masalah. Malah menurutnya, minuman yang mengandung probiotik ini sangat baik bagi tubuh karena menawarkan sejumlah manfaat.

Di bawah ini adalah beberapa faedah menyantap yoghurt saat buka puasa:

1. Sumber kalsium

Yoghurt merupakan produk turunan susu, sehingga mengandung kalsium yang baik untuk metabolisme tubuh. Saat dikonsumsi, yoghurt bisa menjaga keseimbangan cairan tubuh.

2. Probiotik

Manfaat utama dari yoghurt adalah membantu kinerja bakteri baik di usus, sehingga bisa bekerja secara optimal.

"Selama puasa, saluran pencernaan itu kan kosong. Jadi, minum yoghurt bisa membantu bakteri baik di dalam usus agar dapat bekerja dengan baik. Sebab, selama puasa atau lebih dari 12 jam, bakteri tersebut tidak mencerna makanan," ujar dr. Sepri.

3. Serat

Yoghurt mengandung serat yang tinggi. Sehingga, dapat membantu mengoptimalkan saluran cerna dan menstabilkan gula darah saat berbuka puasa.

Meski yoghurt baik dikonsumsi, dr. Sepri mengingatkan bahwa sebaiknya memilih  jenis yang tawar tanpa campuran. Biasanya, yoghurt jenis ini tidak mengandung gula.

"Perlu diperhatikan, semua manfaat di atas hanya didapatkan dari yoghurt tanpa campuran. Karena yoghurt yang ditambah rasa biasanya mengandung gula tinggi, yang tidak disarankan untuk berbuka puasa," tegas dr. Sepri.

Tips konsumsi yoghurt selama berpuasa

Konsumsi yoghurt memang amat baik bagi tubuh, tapi tidak boleh asal. Sebab, bila mengonsumsinya secara berlebihan dan tidak memilih jenis yoghurt yang tepat, justru penyakit lainlah yang akan Anda dapatkan.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat ingin memasukkan yoghurt ke dalam menu buka puasa:

  • Pilih yang rendah lemak

Seperti disebutkan di atas, pilihlah yoghurt yang rendah lemak atau murni tanpa varian rasa. Kandungan lemak jenuh dan kalori yang lebih banyak dari gula perasa dapat berbahaya bagi tubuh.

  • Tambahkan potongan buah segar

Saran dari dr. Sepri, Anda dapat menambahkan buah-buahan segar seperti pisang, apel dan kurma atau kacang-kacangan ke dalam yoghurt jika ingin ada rasa.

  • Batasi konsumsinya

Department of Agriculture di Amerika Serikat menyarankan batasan konsumsi yoghurt dalam sehari sebaiknya tidak lebih dari 1 cangkir. Pasalnya, dalam 1 cangkir yoghurt murni mengandung 73 kalori, sehingga konsumsi melebihi takaran tersebut tidak baik untuk kesehatan.

Jadi, pilihan mengonsumsi yoghurt sebagai menu buka puasa merupakan pilihan yang aman. Apalagi, manfaatnya cukup membuat Anda mendapatkan kembali nutrisi yang hilang selama puasa Ramadan. Tapi, jangan lupa, pilih yoghurt yang tawar, ya!

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar