Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Cara Alami Meningkatkan Kesuburan Wanita Agar Cepat Hamil

Cara Alami Meningkatkan Kesuburan Wanita Agar Cepat Hamil

Terdapat beberapa cara alami meningkatkan kesuburan wanita, agar cepat memiliki momongan. Ingin tahu lengkapnya? Simak penjelasan berikut ini.

Kesuburan wanita adalah salah satu faktor penting terjadinya kehamilan. Jika wanita memiliki kesuburan yang optimal, potensi hamil pun dapat tinggi. Sebaliknya, jika kesuburan wanita rendah, kehamilan pun lebih sulit terjadi.

Bagi wanita yang kesulitan hamil lantaran memiliki kesuburan rendah, beragam cara bisa dilakukan untuk mengatasinya. Salah satunya adalah dengan tindakan medis, seperti terapi hormon atau pemberian obat dan vitamin tertentu sesuai indikasi. 

Selain tindakan medis, ada pula cara alami meningkatkan kesuburan yang bisa dicoba. Berikut ini beberapa cara meningkatkan kesuburan secara alami yang dimaksud:

1. Konsumsi Makanan kaya Antioksidan

Antioksidan dapat menonaktifkan radikal bebas di dalam tubuh, yang dapat merusak sel sperma dan sel telur. Jenis antioksidan yang dapat meningkatkan kesuburan untuk pria maupun wanita adalah folat dan seng

Buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian kaya akan antioksidan. Anda dapat mengonsumsinya secara rutin dan teratur, agar kesuburan dapat optimal.

Artikel Lainnya: 8 Buah untuk Meningkatkan Kesuburan Agar Cepat Hamil

1 dari 4 halaman

2. Makan Sarapan Lebih Banyak

Sarapan lebih banyak dapat membantu wanita dengan masalah kesuburan. Studi menemukan, sarapan porsi besar dapat mengurangi efek hormonal sindrom ovarium polikistik (PCOS) — penyebab utama gangguan kesuburan.

Untuk wanita dengan berat badan normal, konsumsi kalori saat sarapan bisa mengurangi kadar insulin sebesar 8 persen dan kadar testosteron 50 persen. Faktanya, insulin dan testosteron yang tinggi pada wanita dapat berkontribusi pada gangguan kesuburan.

Satu hal yang perlu diingat, jumlah kalori total harian Anda sebaiknya tidak berlebihan dari jatah seharusnya. Hal ini bertujuan untuk mencegah kenaikan berat badan. 

Solusinya adalah dengan meningkatkan ukuran sarapan, tapi diimbangi dengan mengurangi porsi makan malam atau mengubah jenis asupan yang dikonsumsi. 

3. Hindari Lemak Trans

Lemak trans dihubungkan dengan risiko gangguan ovulasi, karena memberikan efek negatif pada sensitivitas insulin. Lemak trans umumnya ditemukan dalam margarin, gorengan, produk olahan, dan makanan yang dipanggang.

Penelitian menemukan, mengonsumsi lemak trans dapat meningkatkan risiko gangguan ovulasi sebesar 31 persen. Mengonsumsi lemak trans sebagai ganti karbohidrat bahkan dapat meningkatkan risiko tersebut hingga 73 persen.

4. Kurangi Karbohidrat

Diet rendah karbohidrat dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat, mengurangi kadar insulin, mendorong penurunan lemak, serta membantu keteraturan siklus menstruasi. 

Hal-hal tersebut khususnya dirasakan oleh orang yang kelebihan berat badan atau memiliki kondisi kesehatan, seperti sindrom polikistik ovarium (PCOS).

Penelitian mengatakan, asupan karbohidrat yang tinggi bisa meningkatkan risiko gangguan kesuburan. 

Dalam studi tersebut, wanita yang mengonsumsi lebih banyak karbohidrat berisiko 78 persen lebih tinggi untuk mengalami gangguan ovulasi.

5. Ganti Jenis Karbohidrat

Salah satu cara meningkatkan kesuburan secara alami adalah dengan memilih sumber karbohidrat kompleks. Faktanya, karbohidrat kompleks lebih baik daripada karbohidrat sederhana.

Karbohidrat sederhana, seperti gula, roti, nasi, boleh dikurangi. Jenis karbohidrat tersebut cenderung menyebabkan lonjakan gula darah dan hormon insulin. 

Lonjakan hormon insulin atau kadarnya yang tinggi terus-menerus dapat mengganggu produksi hormon reproduksi wanita. Hal tersebut pada akhirnya dapat mengganggu pematangan sel telur dan proses ovulasi.

Artikel Lainnya: Ciri-Ciri Rahim yang Sehat dan Subur, Wajib Diketahui Wanita

2 dari 4 halaman

6. Makan Serat Lebih Banyak

Serat membantu tubuh Anda ‘membuang’ hormon berlebih dan mengoptimalkan kadar gula darah di dalam tubuh. Beberapa contoh makanan tinggi serat adalah biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan.

Satu studi menemukan, mengonsumsi 10 gram serat lebih banyak dari sereal dihubungkan dengan penurunan 44 persen risiko gangguan ovulasi pada wanita di atas 32 tahun.

7. Ganti Sumber Protein

Mengganti beberapa protein hewani, seperti daging, ikan dan telur, dengan sumber protein nabati, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian, terkait dengan pengurangan risiko gangguan kesuburan pada wanita.

Di sisi lain, mengonsumsi lebih banyak protein nabati dapat melindungi Anda dari gangguan kesuburan. 

Sebuah penelitian menunjukkan, ketika 5 persen dari total kalori berasal dari protein nabati daripada protein hewani, risiko gangguan ovulasi dapat menurun lebih dari 50 persen.

8. Lebih Aktif Bergerak

Gaya hidup yang tidak aktif telah dihubungkan dengan risiko gangguan kesuburan yang lebih tinggi. 

Sebuah penelitian menemukan, olahraga satu jam per minggu dihubungkan dengan risiko gangguan kesuburan yang lebih rendah 5 persen. 

Untuk wanita bertubuh gemuk, aktivitas fisik sedang dan intens akan berefek positif pada penurunan berat badan yang sekaligus dapat meningkatkan kesuburan.

Guna merasakan manfaat olahraga untuk kesuburan, Anda wajib melakukannya dengan porsi yang tepat. Hindari berolahraga berlebihan, karena justru dapat menurunkan kesuburan Anda.

9. Menjaga Berat Badan Ideal

Berat badan ideal membantu menjaga kesehatan tubuh secara umum, termasuk kesuburan wanita. Sebaliknya, berat badan berlebih (obesitas) atau terlalu rendah berpotensi untuk menurunkan kesuburan. 

Faktanya, jumlah lemak berlebih atau terlalu sedikit juga dapat mengacaukan siklus haid, yang selanjutnya mengganggu kesuburan.

Menentukan berat badan ideal dilakukan berdasarkan perhitungan indeks massa tubuh. Perhitungannya dipengaruhi oleh tinggi badan Anda.

Artikel Lainnya: 6 Hal yang Bisa Menurunkan Kesuburan Wanita, Apa Saja?

3 dari 4 halaman

10. Jauhi Rokok

Wanita yang ingin mencoba cara alami meningkatkan kesuburan wajib menjauhi rokok dan paparan asapnya (perokok pasif).

Berbagai zat kimia pada rokok dan asapnya dapat berpengaruh buruk pada DNA di dalam sel telur, mempengaruhi produksi hormon, mengurangi kemampuan sel telur untuk mencapai rahim, dan mengacaukan lingkungan di dalam rahim.

11. Terapkan Kebiasaan Seksual yang Sehat

Kebiasaan berhubungan intim yang berisiko, misalnya memiliki banyak pasangan, dapat meningkatkan risiko tertular penyakit menular seksual. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesuburan. 

Cara alami menambah kesuburan wanita adalah dengan menghindari risiko penularan IMS. 

Caranya adalah dengan setia pada satu pasangan seksual, menggunakan kondom jika diperlukan, rutin memeriksakan diri ke dokter terkait kesehatan organ intim, dan segera mengobati penyakit menular seksual sebelum mengganggu kesuburan.

12. Stop Konsumsi Alkohol

Studi menemukan bahwa konsumsi alkohol dapat membuat kehamilan menjadi lebih lama. Jadi, bagi Anda yang sedang berusaha memperoleh keturunan, sebaiknya berhenti konsumsi alkohol sama sekali. 

Wanita yang mengonsumsi alkohol sebanyak tujuh gelas atau lebih dalam seminggu, atau lebih dari tiga gelas dalam satu waktu, lebih beresiko mengalami gangguan haid dan masalah kesuburan.

Demikian beberapa cara alami menambah kesuburan wanita, guna meningkatkan peluang untuk bisa hamil. Jika keluhan yang Anda alami tidak kunjung membaik, segera konsultasikan lebih lanjut kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar