Sukses

5 Jurus Tangkal Sakit Kepala Saat Puasa

Perubahan jam makan dan kurang tidur bisa merangsang timbulnya sakit kepala saat puasa. Lawan kondisi tersebut dengan 5 jurus di bawah ini.

Klikdokter.com, Jakarta Sakit kepala saat puasa bisa dialami siapa saja yang menjalankan ibadah ini. Kurangnya asupan cairan bisa menjadi salah satu penyebab sakit kepala. Sakit kepala karena dehidrasi sangat mungkin terjadi saat Anda sedang berpuasa. Itu karena tubuh Anda berhenti mendapatkan cairan selama 12 jam lebih.

"Kurangnya cairan di otak ketika dehidrasi bisa memicu sakit kepala.  Kondisi ini membuat otak menyusut untuk mengompensasi kekurangan cairan. Tarikan antara otak yang mengecil dengan tengkorak dapat menyebabkan rasa nyeri di kepala," ujar dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter.

Meski begitu, Anda tak perlu panik. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menangkal sakit kepala saat puasa, yaitu:

  1. Cukup istirahat

Cukup istirahat adalah kunci menangkal sakit kepala. Kepada KlikDokter,dr. Anita Amalia Sari menyarankan untuk mengatur waktu tidur yang teratur setiap harinya. Hindari juga mengonsumsi stimulan seperti alkohol, kafein, nikotin, dan gula sebelum waktu tidur.

  1. Terapi pijat

Jenis terapi ini biasanya memang disukai dan cukup ampuh mengatasi sakit kepala. Terkadang, sakit kepala juga bisa disebabkan oleh ketegangan otot tubuh bagian atas. Pijat bisa membantu mengurangi rasa nyeri dan melemaskan otot-otot yang kaku penyebab sakit kepala tersebut.

  1. Kompres hangat atau dingin

Kompres hangat atau dingin tak hanya berlaku ketika Anda demam, tapi juga bisa meredakan sakit kepala. Cara ini terutama dapat digunakan untuk sakit kepala yang disebabkan oleh ketegangan otot. Apabila Anda mengalami migrain, kompres dingin pada dahi selama sekitar 15 menit. Namun, jika Anda mengalami tension type headache, berikan kompres hangat di daerah leher atau belakang kepala.

  1. Relaksasi

Meditasi dan yoga dapat membantu melemaskan otot-otot tubuh yang tegang. Cari lokasi yang tenang dimana Anda tidak akan terganggu oleh lingkungan sekitar. Ambil napas perlahan dan teratur selama 5 detik dan buang napas selama 5 detik juga.

Selain itu, mandi menggunakan air hangat juga bisa menjadi salah satu teknik relaksasi untuk mengurangi sakit kepala yang mengganggu.

  1. Aromaterapi

Beberapa jenis aromaterapi bisa mengurangi rasa sakit kepala dan merelaksasi tubuh, seperti lavender, ekstrak peppermint, dan eucalyptus. Pasang di meja Anda. Menghirup aromaterapi akan menenangkan diri sekaligus sakit kepala Anda.

Selain lima cara di atas, Anda bisa meredakan sakit kepala dengan memenuhi kebutuhan cairan saat buka puasa. Di sisi lain, hindari makanan pemicu sakit kepala ketika berbuka. Hindari juga makanan yang mengandung monosodium glutamate (MSG) serta makanan mengandung nitrat (seperti hotdog, sosis, pepperoni) untuk mencegah sakit kepala.

Lima jurus jitu di atas dapat Anda lakukan untuk melawan sakit kepala saat puasa. Tetapi, jika sakit kepala tidak juga reda – bahkan semakin parah – segera periksakan ke dokter.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar