Sukses

Saat Buka Puasa, Minum Air Putih, Teh Manis atau Air Kelapa?

Pilihan minuman segar untuk buka puasa sangat beragam. Tapi, mana yang lebih baik antara air putih, teh manis, dan air kelapa?

Klikdokter.com, Jakarta Berpuasa di Indonesia dilakukan selama sekitar 13 jam. Durasi yang panjang itu membuat pemilihan jenis cairan untuk buka puasa adalah hal yang sangat penting. Dengan minuman yang tepat, Anda dapat segera mengembalikan tenaga sekaligus cairan tubuh. Terkait hal tersebut, di antara air putih, teh manis, dan air kelapa, mana yang paling baik untuk tubuh Anda?

  • Air putih

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, air putih adalah pilihan paling aman dan sehat untuk berbuka puasa. Tubuh kehilangan cairan lebih dari 12 jam, dan yang bisa menolong mengembalikan cairan dalam tubuh adalah air putih.

Dalam sehari, biasanya manusia dianjurkan minum air putih sebanyak 8 gelas atau 2 liter. Ketika berpuasa, kebutuhan itu harus segara dicukupkan setelah waktu berbuka.

  • Air kelapa

Mungkin Anda mau cari sesuatu yang lebih berasa di mulut ketimbang air putih. Anda bisa mencoba air kelapa. Air kelapa ternyata mengandung elektrolit yang dibutuhkan oleh tubuh saat berpuasa.

"Efeknya, air kelapa membuat tubuh kembali segar setelah seharian berpuasa. Jadi, elektrolit memang bisa mengembalikan kesegaran tubuh Anda," ujar dr. Sepriani.

Namun, ada suatu hal yang perlu Anda perhatikan, yakni kandungan gula di dalam air kelapa yang Anda beli di luar. Biasanya, tukang kelapa menyajikan air kelapa dicampur gula cair. Jadi, jika memang Anda menginginkan air kelapa, belilah kelapa utuh. Selanjutnya, konsumsilah tanpa gula tambahan.

  • Teh manis

"Berbukalah dengan yang manis". Jargon itu pasti Anda ingat dari salah satu produsen minuman di Indonesia. Ya, teh manis memang banyak dikonsumsi ketika berbuka puasa. Anda bisa membelinya atau membuatnya sendiri. Akan tetapi, apakah aman mengonsumsi teh saat perut Anda dalam keadaan kosong?

Soal itu, dr. Sepriani tidak menyarankan minum teh saat berbuka puasa. Dia juga mengungkapkan bahwa teh manis seharusnya dihindari ketika Anda berbuka dengan makanan yang mengandung zat besi.

"Ketika Anda mengonsumsi teh manis setelah memakan daging atau sayuran hijau yang mengandung banyak zat besi, teh manis bisa mengikat zat besi tersebut. Akhirnya, penyerapan zat besi akan terhambat di dalam tubuh," ungkap dr. Sepri.

Selanjutnya, kandungan kafein di dalam teh manis justru dapat membuat tubuh menjadi lebih dehidrasi. Kafein dalam teh mempunyai zat yang bersifat diuretik atau dapat memicu Anda untuk terus buang air kecil. Cairan pun semakin terkuras dari tubuh Anda. Karena itu, Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman berkafein saat buka puasa.

Jadi, mana yang lebih cocok antara air putih, air kelapa, dan teh manis untuk buka puasa? Jawabannya adalah air putih. Akan tetapi, bukan berarti Anda tidak boleh sama sekali minum air kelapa dan teh manis. Yang perlu Anda perhatikan adalah campuran gula dalam dua minuman itu. Selain itu, teh bersifat diuretik. Sebaiknya minum air putih dulu sebelum minum teh manis saat berbuka puasa.

[HNS/ RVS]

4 Komentar

  • Diqi Kurniawan

    klu madu asli d campur air panas d minum saat buka atau sahur ada efek?

  • Deni Saepul

    bukalah dengan yang manis2 karena yang manis tentu setia tapi yang setia belum tentu manis selamat berbuka dokter

  • Deni Saepul

    bukalah dengan yang manis2 karena yang manis tentu setia tapi yang setia belum tentu manis selamat berbuka dokter