Sukses

Benarkah Malam Hari Waktu Terbaik untuk Olahraga?

Kapan waktu olahraga yang tepat, belum ada penelitian pasti. Tapi benarkah malam hari memang waktu terbaik untuk olahraga?

Klikdokter.com, Jakarta Kapan waktu yang tepat untuk berolahraga masih menjadi perdebatan. Ada yang bilang bahwa pagi adalah waktu terbaik, tapi ada juga yang menyebut malam. Tetapi, penelitian terbaru menyebut bahwa malam adalah waktu terbaik untuk olahraga, benarkah begitu?

Bagi orang yang menganggap pagi adalah waktu terbaik, biasanya berargumen bahwa udara pagi masih segar dan sangat baik untuk dipakai berolahraga. Di sisi lain, ada juga orang yang doyan olahraga malam. Ini biasanya orang yang sibuk dan baru punya waktu pada malam hari setelah jam kerja.

Namun, tahukah Anda bahwa dalam dunia medis tidak ada waktu pasti untuk berolahraga.

"Dalam dunia medis, tidak ada penelitian yang dapat dengan pasti menentukan kapan waktu terbaik untuk berolahraga. Perbedaan dalam pemilihan waktu ini hanya berdampak pada konsekuensi yang muncul dari masing-masing pilihan waktu tersebut," ujar dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter.

Penelitian terbaru soal waktu tepat berolahraga

Selamanya, itu akan menjadi perdebatan. Akan tetapi, penelitian terbaru menyebut bahwa malam adalah waktu terbaik untuk berolahraga.

Penelitian baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism menyimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemilihan waktu dalam sehari dan manfaat olahraga.

"Kami mengharapkan latihan, seperti bentuk lain dari modifikasi fisiologi kami, akan lebih bermanfaat, atau memiliki dampak yang lebih kuat, pada waktu yang berbeda siang dan malam," ujar Paolo Sassone-Corsi, PhD, direktur Center for Epigenetics dan Metabolisme di University of California, mengatakan kepada Healthline.

“Kami hanya tidak tahu kapan (waktu yang tepat) dan fakta sederhana yang kami lakukan ini menunjukkan bahwa waktu itu sendiri dibuat ulang, atau diprogram ulang, dengan berolahraga dengan cara yang berbeda, apakah Anda melakukan itu di siang hari atau di malam hari. Kami mengharapkannya, tetapi ini belum pernah dilakukan sebelumnya,” Sassone-Corsi menjelaskan.

Dua studi tersebut mengamati tikus laboratorium, bersama dengan 12 manusia. Tikus aktif di malam hari dan sepertinya mendapat manfaat paling banyak dari berolahraga menjelang akhir waktu aktifnya. Sementara itu, manusia adalah diurnal, yang berarti mereka aktif di siang hari. Akan tetapi, hasil serupa ditemukan antara manusia dan tikus dalam penelitian ini.

Masih terlalu dini untuk secara definitif mengatakan kapan waktu paling baik untuk olahraga yang efektif. Akan tetapi, penelitian ini membantu menyempurnakan bagaimana ritme sirkadian memengaruhi tubuh.

Tubuh berubah sepanjang hari

Sudah lama dipahami bahwa tubuh manusia mengalami perubahan hormon sepanjang siklus sirkadian. Setiap orang punya jam tubuh bawaan.

“Kami tahu banyak hal yang berubah dari jam ke jam. Beberapa hormon berubah. Setiap orang memiliki jam tubuh bawaan,” ujar Dr. Steven Feinsilver, direktur obat tidur di Lenox Hill Hospital di New York.

“Ini memengaruhi lebih dari sekedar tidur. Banyak hormon berubah seiring waktu. Hormon pertumbuhan diproduksi di tengah malam, sementara kortisol diproduksi di pagi hari,” katanya.

Berdasarkan ini, Feinsilver mengatakan masuk akal bahwa waktu-waktu tertentu dalam sehari mungkin bekerja lebih baik daripada yang lain untuk memenuhi tujuan latihan tertentu.

"Banyak orang umumnya merasa sulit untuk melakukan latihan aerobik yang kuat di malam hari atau sebelum tidur. Mungkin malam adalah waktu yang tepat untuk berolahraga dalam hal membakar kalori, tetapi mungkin membuat beberapa orang sulit tidur setelah itu. Ini bukan untuk semua orang, tetapi untuk kebanyakan orang," kata Feinsilver.

Soal ini, dr. Dyan Mega mengutarakan konsekuensi apa yang terjadi jika Anda olahraga pada malam hari. Menurutnya, malam menjadi waktu yang lebih ideal dibanding pagi hari bagi kesiapan otot tubuh Anda. Tubuh sudah menjalani pemanasan sepanjang hari, sehingga Anda hanya tinggal melanjutkannya dengan berolahraga.

"Kendati demikian, berolahraga di malam hari juga memiliki sisi negatif. Pada saat berolahraga, kerja seluruh sistem tubuh akan meningkat. Akibatnya tubuh perlu waktu lebih lama untuk kembali rileks sebelum Anda beranjak tidur. Inilah yang membuat beberapa orang yang melakukan olahraga di malam hari cenderung merasa tidur malamnya terganggu," jelas dr. Dyan Mega.

Sekali lagi, kapan waktu yang tepat untuk olahraga memang belum jelas mana yang terbaik. Untuk Anda yang suka berolahraga malam hari, itu sama baiknya dengan olahraga pagi, hanya saja ada konsekuensi yang perlu diperhatikan. Kuncinya adalah konsistensi. Tetap jaga keteraturan jadwal olahraga Anda agar tubuh mampu beradaptasi dan tujuan Anda mendapatkan badan sehat serta ideal dapat segera tercapai.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar