Sukses

Tips Menurunkan Berat Badan untuk Pria 40 Tahun ke Atas

Siapa bilang pria yang sudah berusia 40 tahun atau lebih tak bisa menurunkan berat badan ke rentang optimal? Bisa kok. Ini dia tipsnya!

Klikdokter.com, Jakarta Sebagai pria yang berusia 40 tahun atau lebih, Anda mungkin merasa bahwa keadaan tubuh akan sangat sulit untuk diubah. Hal ini membuat Anda akan membiarkan perut terus tampak buncit, dan berat badan berlebih. Bukannya baik, keadaan tersebut justru bisa membuat Anda lebih berisiko terserang berbagai penyakit berbahaya.

Sebagaimana dikatakan dr. Rio Aditya kepada KlikDokter, pria berusia 40 tahun atau lebih yang memiliki berat badan di atas normal lebih berisiko untuk mengalami berbagai masalah kesehatan.

“Usia 40 tahun merupakan saat yang tepat untuk mengetahui angka tekanan darah, berat badan, nilai kolesterol, dan gula darah. Melakukan tes kesehatan dapat membantu Anda untuk mengetahui potensi adanya penyakit yang berbahaya,” tambah dr. Rio.

Selain itu, dr. Rio juga menjelaskan bahwa kebanyakan orang tidak menyadari kalau mereka memiliki penyakit tertentu saat memasuki usia 40 tahun hingga akhirnya timbul komplikasi. Itulah mengapa, mendapatkan atau mempertahankan berat badan ideal adalah hal yang sangat penting.

Tips menurunkan berat badan

Untuk pria berusia 40 tahun atau lebih yang ingin menurunkan berat badan ke rentang ideal dan memiliki kondisi kesehatan lebih baik, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  1. Rutin berkonsultasi dengan dokter Anda

Lingkar pinggang yang membesar dapat menempatkan Anda pada risiko kesehatan tertentu, termasuk penyakit jantung. Karenanya, lakukanlah pemeriksaan rutin dan tanyakan pada dokter mengenai cara untuk menurunkan berat badan sesuai kondisi tubuh dan kesehatan Anda.

  1. Fokus pada jumlah persen lemak tubuh

Pakar penurunan lemak dan penulis terlaris, Tom Venuto menyarankan agar Anda tidak terlalu khawatir tentang berat badan. Ia meminta Anda untuk lebih fokus pada komposisi tubuh.

Pelajari cara memeriksa jumlah persen lemak pada tubuh Anda. Kemudian cobalah untuk mempertahankan lebih banyak massa bebas lemak agar tetap aktif dan menjaga metabolisme yang sehat.

  1. Bentuk otot

Membentuk otot adalah cara terbaik untuk menurunkan kadar lemak pada tubuh. Venuto mengatakan bahwa mempertahankan massa otot adalah kunci untuk menjaga tubuh tetap ramping dan sehat.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Lakukan aktivitas aerobik dengan cukup

Membangun otot itu penting. Tetapi, jangan lupa untuk melakukan aktivitas aerobik agar jantung bisa memompa darah dengan lebih optimal.

Rekomendasi jumlah latihan yang dibutuhkan tergantung pada tujuan awal Anda. Pasa umumnya, durasi berkisar antara 150 menit per minggu hingga lebih dari 250 menit per minggu. Ubah durasi setiap latihan untuk mencapai tujuan Anda dan jaga tubuh Anda cukup kuat untuk aktivitas yang berkelanjutan.

  1. Memasukkan pelatihan fungsional

Jika Anda kurang aktif, salah satu cara untuk meminimalkan penambahan berat badan adalah dengan meningkatkan aktivitas harian. Pelatihan fungsional meningkatkan kemampuan Anda untuk melakukan aktivitas sehari-hari, yang juga dapat membantu membakar kalori dan membuat tubuh tetap ramping.

  1. Pertahankan kebiasaan sehat

Seiring bertambahnya usia, Anda bisa lebih mudah terjerumus pada masalah kebiasaan hidup yang tidak sehat. Misalnya, kurang tidur dapat memengaruhi pilihan makanan Anda di siang hari. Sementara, jika asupan alkohol Anda terlalu banyak, lingkar pinggang sangat mungkin bertambah besar.

Coba luangkan waktu untuk mengevaluasi dan membangun kebiasaan sehat yang memperpanjang umur Anda.

  1. Tetap positif

Seorang pemenang kompetisi penurunan berat badan "Biggest Loser", Pete Thomas mengatakan bahwa Anda perlu belajar bagaimana untuk terus percaya pada diri sendiri. Hal ini dilakukan untuk memberikan motivasi serta pola pikir yang sejalan dengan tujuan awal.

Jangan buru-buru pasrah dengan berat badan berlebih meski usia Anda sudah menginjak 40 tahun atau lebih. Lakukanlah upaya untuk menurunkannya ke rentang ideal agar penyakit dan marabahaya lain terjadi di kemudian hari.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar