Sukses

Hati-hati, Konsumsi Mi Instan Bisa Memicu Hipertensi

Anda gemar melahap mi instan karena rasanya yang gurih dan nikmat? Waspadalah, karena hipertensi bisa menghampiri Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Mi instan kini telah menjadi bagian dari pola makan masyarakat saat ini. Selain rasanya yang enak, makanan ini dapat diperoleh dengan harga yang ekonomis. Selain itu, mi instan juga mudah diolah dan dapat disajikan dalam waktu yang cepat. Namun, tahukah Anda bahwa mi instan berisiko menyebabkan hipertensi?

Tak dimungkiri, kegemaran masyarakat akan mi instan turut membuat produsen makanan ini semakin berkembang, hingga menawarkan berbagai varian produk. Namun, hingga kini masih banyak kontroversi mengenai mi instan.

Ada yang mengatakan mi instan menggunakan pengawet mayat, bahan penyedap beracun yang membuat bodoh, dan lain-lain. Tapi, belum tentu semua informasi yang menyebar dari mulut ke mulut tersebut benar.

Sebab, mi instan yang di jual di pasaran telah melewati uji dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga aman dikonsumsi.

Standar penggunaan pengawet, penyedap, maupun pewarna dalam mi instan tidak melewati batas aman, sehingga mendapat izin dari BPOM untuk beredar. Namun demikian, apakah mengonsumsi mie instan 100 persen aman?

Mi instan dan risiko hipertensi

Meski telah mendapatkan izin edar dari BPOM, konsumsi mi instan yang terlalu sering dan berlebihan dapat menimbulkan efek jangka panjang yang negatif bagi kesehatan. Salah satunya adalah risiko peningkatan tekanan darah atau hipertensi.

Selain di Indonesia, ternyata konsumsi mi instan juga sangat digemari oleh penduduk Afrika. Sebuah penelitian membuktikan bahwa konsumsi mi instan di Afrika merupakan salah satu faktor yang menyebabkan tingginya angka hipertensi di negara tersebut.

Hal ini juga tentunya dapat terjadi jika penduduk Indonesia terlalu sering mengonsumsi mi instan. Mengapa bisa demikian?

Perlu Anda ketahui, kelezatan rasa mi instan disebabkan oleh kandungan mono sodium glutamate (MSG) yang banyak terdapat dalam bumbu mi instan. Kandungan sodium dalam MSG merupakan salah satu faktor yang dapat memicu hipertensi jika dikonsumsi terlalu sering. Karena sodium dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh, sehingga memicu terjadinya hipertensi.

Selain itu, kandungan karbohidrat dan lemak dalam mi instan sangat tinggi, hingga dapat memicu obesitas jika dikonsumsi terlalu sering dalam jangka waktu yang lama. Sudah menjadi rahasia umum bahwa obesitas sendiri juga merupakan salah satu faktor risiko terjadinya hipertensi.

Jangan anggap remeh hipertensi

Hipertensi sendiri tidak bisa dianggap remeh. Sebab, penyakit ini sangat berkaitan erat dengan berbagai penyakit yang dapat mengancam nyawa seperti stroke, penyakit jantung dan penyakit ginjal.

Selain itu, hipertensi juga dapat menyebabkan gangguan pembuluh darah mata dan organ-organ tubuh lainnya. Itulah mengapa mencegah dan menangani hipertensi sejak dini sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi tersebut.

Nah, pastinya Anda tidak ingin penyakit hipertensi menyerang, kan? Oleh sebab itu, sebisa mungkin batasi konsumsi mi instan, apalagi memberikan makan mi instan kepada anak. Sebisa mungkin, jangan sampai terbentuk kebiasaan anak memakan mi instan.

Bila harus mengonsumsi mi instan, batasilah penggunaan bumbu di dalam kemasan dan tambahkan sayuran serta sumber protein lain agar komposisi makanan seimbang. Dengan demikian, Anda dan keluarga pun senantiasa terhindar dari penyakit hipertensi. Yuk, sayangi tubuh Anda dengan lebih bijak memilih makanan! 

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar