Sukses

Kenali Gejala Serangan Jantung pada Aktor Star Wars Peter Mayhew

Aktor Star Wars Peter Mayhew meninggal akibat serangan jantung. Kenali apa saja gejala serangan jantung dan lakukan upaya preventif.

Klikdokter.com, Jakarta Pencinta Star Wars pasti sudah tak asing lagi dengan Peter Mayhew. Pemeran Chewbacca di film Star Wars berusia 74 tahun itu meninggal dunia pada 30 April lalu, akibat serangan jantung. Keterangan resmi disampaikan oleh keluarga pada Selasa (2/5) waktu Amerika Serikat.

Penyakit jantung koroner,seperti yang diderita Mayhew,menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sejak 2016, tercatat 17,5 juta orang meninggal dunia akibat penyakit jantung koroner. Di Indonesia, 26,4 persen kasus ditemukan pada populasi penduduk Indonesia sejak 2017 dan diperkirakan meningkat setiap tahunnya.

Penyakit jantung koroner adalah kondisi di mana pembuluh darah utama mengalami kerusakan akibat adanya plak aterosklerosis. Plak yang semakin lama menumpuk akan membuat pembuluh darah tersumbat. Tak jarang, plak ini akan lepas dari dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan trombus atau sumbatan di organ lain.

Tersumbatnya pembuluh darah akibat plak ini sangatlah memengaruhi aliran darah dan asupan oksigen ke organ jantung. Karena hal inilah seseorang dapat mengalami serangan jantung yang bisa mengancam jiwa.

Gejala serangan jantung

Serangan jantung yang tiba-tiba dan mematikan sebenarnya sudah menunjukkan gejala sebelumnya pada penderita. Dengan mengetahui gejalanya, tentu Anda dapat melakukan upaya pencegahan agar tidak sampai terjadi serangan.

Berikut merupakan gejala serangan jantung yang bisa Anda waspadai:

1. Nyeri dada

Gejala khas dari serangan jantung adalah nyeri dada. Nyeri dada yang dirasakan bersifat tertekan atau seperti tertindih beban berat di sekitar dada yang menjalar hingga lengan kiri, leher, rahang kiri, bahu, atau bahkan ulu hati. Keluhan nyeri dada ini dapat berlangsung dalam beberapa menit atau lebih dari 20 menit dan tidak membaik dengan istirahat.

Namun, pada beberapa keadaan, seperti pada usia lanjut, nyeri dada mungkin saja tidak dirasakan. Justru keluhan nyeri pada ulu hati lebih dominan. Karena itu, terkadang serangan jantung terlambat diketahui karena menganggap hanya masalah asam lambung yang meningkat.

2. Sesak napas

Selain nyeri dada, gejala lain yang menyertai adalah sesak napas, terutama saat beraktivitas. Sesak napas terjadi apabila ada kegagalan organ jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini terjadi karena adanya sumbatan di pembuluh darah yang menyebabkan darah tidak dapat mencapai ke target organ.

3. Gejala penyerta

Pada kasus serangan jantung yang khas, selain nyeri dada dan sesak napas, biasanya pasien akan mengalami keringat dingin, mual dan muntah, serta tubuh lemah mendadak bahkan penurunan kesadaran. Gejala penyerta tidak harus muncul pada kasus serangan jantung, tetapi pada banyak kasus hampir disertai dengan 1-2 gejala penyerta yang mendukung diagnosis.

Diagnosis serangan jatung semakin diperkuat apabila seorang pasien memiliki kriteria berikut:

  • Pria
  • Memiliki riwayat penyakit jantung koroner seperti pernah mengalami serangan jantung sebelumnya, pernah menjalani bedah pintas koroner
  • Diketahui memiliki penyakit aterosklerosis non-koroner (penyakit arteri perifer/karotis)
  • Memiliki faktor risiko: umur > 45 tahun untuk laki-laki dan > 55 tahun untuk perempuan, hipertensi, merokok, dislipidemia, diabetes mellitus, riwayat penyakit jantung koroner dalam keluarga

Belajar dari kejadian yang menimpa aktor film Star Wars, Peter Mayhew, sebaiknya Anda menerapkan pola hidup sehat dan aktif untuk menghindari serangan jantung. Hindari makanan berlemak, perbanyak sayuran dan buah-buahan, hindari stres dan cukup tidur, serta rutin berolahraga sejak muda. Ingat ya, serangan jantung tak hanya menyerang usia lanjut, tetapi dapat juga terjadi pada usia muda.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar