Sukses

Mengenal Bahaya di Balik Kista Gigi

Ternyata, bukan cuma di rahim, kista juga bisa terjadi di gigi dan gusi. Apa saja bahaya yang ditimbulkannya?

Klikdokter.com, Jakarta Sama seperti di bagian tubuh lainnya, kista juga bisa terjadi di gigi dan gusi. Kista adalah rongga yang berbentuk kantong, berisi cairan kolesterin. Mari kenali apa itu kista gigi dan apa saja bahaya yang bisa ditimbulkan.

Salah satu penyebab kista yang paling sering adalah gigi berlubang yang tidak menjalani perawatan. Walaupun kista gigi adalah benjolan yang jinak, tetapi jika tidak dilakukan tindakan penanganan, maka bisa berbahaya bagi kesehatan rongga mulut dan gigi.

Tak sedikit orang yang meremehkan kondisi gigi yang berlubang. Bukannya menemui dokter gigi agar bisa ditambal, malah dibiarkan begitu saja hanya mengandalkan obat pereda nyeri untuk mengatasi sakit gigi yang muncul, bahkan sampai bertahun-tahun. Padahal, cuma minum obat saja hanya meredakan gejalanya, bukan menghilangkan sumber penyakitnya. Proses perjalanan penyakit pada gigi berlubang pun akan tetap berjalan. Gigi berlubang yang dibiarkan saja tanpa perawatan nantinya akan membentuk suatu rongga, yaitu kista gigi.

Dari kista periapikal menjadi kista radikularis

Kista yang pertama kali muncul letaknya di ujung akar gigi. Ini disebut sebagai kista periapikal. Dalam keadaan ini, biasanya Anda tak akan merasa sakit atau tidak nyaman. Namun, lama-kelamaan, kista periapikal akan terus membesar hingga menjadi kista radikularis.

Kista ini sering terjadi pada pasien berusia 20-60 tahun, dan lebih banyak terjadi pada gigi depan rahang atas. Hampir semua kista radikularis tidak memiliki gejala dan biasanya ditemukan secara tidak sengaja, yang terlihat pada saat melakukan rontgen gigi.

Pasien yang mengalami kista gigi radikularis akan mulai mengalami rasa sakit di daerah sekitar gigi yang terinfeksi. Padahal, tadinya gigi tersebut sudah tidak pernah sakit. Kondisi ini disebabkan karena ukuran kista yang semakin membesar mendesak saraf di sekitar gigi tersebut.

Bila hal tersebut terjadi, obat anti nyeri tak akan sanggup meredakan sakit yang ditimbulkannya secara total, sehingga perlu segera ditindaklanjuti. Selain itu, kista gigi yang membesar dapat menyebabkan pembengkakan yang keras, yang nantinya bisa membuat wajah Anda terlihat asimetris.

Kemudian, kista tersebut akan mendesak dan merusak tulang penyangga gigi. Akibatnya, gigi-gigi di sekitarnya akan goyang. Selain itu, kista gigi yang berukuran besar dapat mengikis permukaan akar gigi yang terinfeksi.

Dampak lainnya, apabila terdapat kista pada gigi bagian atas, maka dapat timbul seperti pembengkakan berwarna kebiruan di langit-langit rongga mulut.

Jika kista gigi tidak ditangani dengan cara yag tepat, maka dapat terjadi kelainan pada perkembangan gigi pasien di masa mendatang, antara lain:

  • Kista gigi dapat menyebabkan pergeseran pada benih gigi tetap di bawahnya, sehingga gigi tetap akan tumbuh ke arah yang salah dan membuat gigi tersebut tumbuh miring tak beraturan.
  • Benih gigi tetap bisa mati atau non vital.
  • Gigi yang sudah mati akan mengalami perubahan warna, yaitu jadi menghitam atau diskolorasi. Jika gigi yang sudah mati tersebut ingin dipertahankan, maka harus dilakukan perawatan saraf gigi.
1 dari 2 halaman

Makin kecil ukuran kista, makan akan makin mudah ditangani

Kista gigi akan lebih mudah diterapi jika masih berukuran kecil. Bila ukurannya sudah lebih besar, maka perlu dilakukan pembedahan dan pencabutan dari gigi yang terkena.

Agar terhindar dari bahaya kista gigi, sebetulnya tidak sulit. Usahakan untuk periksa gigi rutin ke dokter gigi tiap enam bulan sekali. Jadi, jika ditemukan adanya gigi berlubang, bisa segera dilakukan penambalan gigi atau perawatan lainnya yang diperlukan. Selain itu, gunakan mouthguard (pelindung gigi) apabila melakukan olahraga kontak fisik untuk mencegah terjadinya trauma jatuh atau benturan. Ini karena kista gigi juga bisa disebabkan oleh adanya trauma benturan, pukulan, atau terjatuh.

Nah, itulah berbagai bahaya yang bisa ditimbulkan oleh kista gigi. Oleh karena itu, jangan lagi anggap remeh gigi berlubang dan permasalahan kesehatan gigi dan mulut lainnya, agar gangguan seperti kista gigi bisa dicegah dan ditangani sedini mungkin.

(RN/ RVS)

2 Komentar