Sukses

Hasil Pap Smear Tidak Normal, Sudah Pasti Kena Kanker Serviks?

Jika hasil pap smear tidak normal, apakah sudah pasti kanker serviks yang menjadi penyebabnya? Simak penjelasannya berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Pap smear sudah terbukti sebagai metode pemeriksaan yang efektif untuk melindungi perempuan dari kanker serviks. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk melihat apakah sel-sel di serviks (mulut rahim) berada dalam kondisi yang normal atau mengalami perubahan yang mengarah ke kanker.

Ketika hasil pap smear tidak normal

Menurut the American College of Gynecology (ACOG), setiap perempuan berusia 21 tahun ke atas dianjurkan untuk melakukan pap smear setidaknya setiap 3 tahun sekali, meskipun hasil pap smear normal. Namun, apa yang terjadi bila hasil pap smear tidak normal?

Hasil pap smear yang tidak normal tak selalu menandakan adanya kanker. Sebab, ada berbagai hal yang dapat menyebabkan hal ini, dan yang tersering adalah infeksi HPV (human papilloma virus).

Virus HPV sendiri memiliki lebih dari 100 tipe, yang masing-masing bisa menyebabkan hasil pap smear tidak normal, namun dengan gambaran mikroskop yang berbeda-beda.

Ada tipe yang menyebabkan kelainan ringan, serta ada tipe tertentu yang menyebabkan kelainan yang berat. Tipe yang paling ditakuti adalah HPV tipe 16 dan 18 yang menjadi penyebab kanker serviks.

1 dari 2 halaman

Jenis ketidaknormalan pap smear dan yang harus Anda lakukan

Terkadang, hasil pap smear Anda bisa jadi tidak normal. Kondisi ini bisa menandakan berbagai hal, tergantung dari jenis ketidaknormalan yang dialami. Berikut ini adalah pemaparannya:

  • ASC-US (atypical squamous cell of undetermined significance)

Menandakan adanya kelainan pada sel di mulut rahim yang umumnya disebabkan oleh infeksi HPV. ASC-US merupakan abnormalitas yang paling sering terjadi pada pap smear.

  • LSIL (low-grade squamous intraepithelial lesion)

Adanya LSIL berarti terdapat kelainan sel di serviks yang ringan. Jenis ini juga biasanya disebabkan oleh infeksi HPV, namun umumnya akan sembuh sendiri tanpa pengobatan tertentu.

  • HSIL (high-grade squamous intraepithelial lesion)

HSIL menunjukkan adanya kelainan sel yang cukup serius di mulut rahim yang mengarah pada kondisi kanker.

  • Atypical squamous cell

Hasil ini menunjukkan ada jenis sel yang tidak lazim dijumpai di mulut rahim. Seperti halnya HSIL, hasil pap smearini juga menandakan kemungkinan adanya kondisi yang mengarah ke kanker.

  • AGC (atypical glandular cell)

Hasil AGC juga menandakan adanya kemungkinan kanker di serviks.

Jika salah satu hasil abnormal di atas terjadi, ada beberapa kemungkinan tindak lanjut yang perlu dilakukan, yaitu:

  • Mengulangi pap smear sesuai dengan petunjuk dokter. Pap smear bisa diulang beberapa minggu, beberapa bulan, atau setahun kemudian.
  • Melakukan pemeriksaan HPV untuk mengetahui apakah terdapat virus HPV tipe 16 atau 18 yang menjadi penyebab kanker serviks. Pemeriksaan HPV ini dilakukan dengan cara yang sama dengan pemeriksaan pap smear.
  • Kolposkopi, yaitu pemeriksaan menggunakan alat dengan kamera yang dimasukkan dari vagina menuju ke mulut rahim. Jika mulut rahim terlihat tidak normal, maka akan dilanjutkan dengan biopsi, yakni prosedur mengambil sedikit sampel jaringan untuk dilihat di bawah mikroskop.

Jadi, jika hasil pap smear tidak normal, seseorang perlu melanjutkan konsultasi dengan dokter kandungan untuk mengetahui jenis pemeriksaan lanjutan apa saja yang harus dilakukan.

Selain itu, umumnya tindakan untuk menghilangkan sel abnormal di serviks juga perlu dilakukan, misalnya berupa eksisi (mengangkat sel yang tidak normal di mulut rahim dan mengirim sel tersebut untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium) atau ablasi (menghancurkan sel tidak normal di mulut rahim dengan membekukannya atau menyinarinya dengan laser).

Hasil pap smear Anda tidak normal? Jangan panik dulu. Sebab, jika hasil tersebut ditangani secara dini dan tepat, bahaya kanker serviks masih bisa dicegah. Yang terpenting, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan dini yang tepat.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar