Sukses

5 Tips Penting untuk Penderita Osteoporosis

Osteoporosis dapat meningkatkan kerentanan seseorang untuk mengalami patah tulang. Yuk, simak tips penting untuk penderita osteoporosis.

Klikdokter.com, Jakarta Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang ditandai dengan menurunnya densitas (kepadatan) tulang secara keseluruhan. Pada tahap lanjut, kondisi ini dapat menyebabkan patah tulang. Adanya patah tulang akibat osteoporosis tentu dapat menyebabkan nyeri jangka panjang dan penurunan fungsi serta kualitas hidup sesorang. 

Bagaimana osteoporosis terjadi?

Pada dasarnya, tulang pada tubuh Anda mengalami proses regenerasi yang berlangsung secara terus-menerus. Yaitu, tulang mengalami destruksi dan pembentukan ulang yang berlangsung bersamaan. Di sisi lain, tulang pada tubuh manusia memiliki rongga kosong di dalamnya.

Apabila proses destruksi berlangsung lebih cepat dari proses pembentukan ulang, rongga tersebut dapat menjadi lebih besar. Akibatnya, tulang lebih lemah dan rentan terhadap terjadinya fraktur. Berlangsungnya hal tersebut disebut sebagai osteoporosis, atau pengeroposan tulang.

Ada banyak faktor yang berkaitan dengan terjadinya pengeroposan tulang. Sebut saja usia, konsumsi obat-obatan tertentu, penyakit peradangan, serta perubahan hormonal seperti menopause.

Tips penting untuk penderita osteoporosis

Menurut salah satu artikel yang dilansir dari CNN.com, ada beberapa tips yang penting diterapkan oleh individu dengan osteoporosis. Tips tersebut adalah:

  1. Tambahkan makanan yang kaya kalsium ke dalam diet Anda

Kalsium dapat memperkuat tulang. Mineral ini sangat penting bagi individu dengan osteoporosis. Anda bisa mendapatkan asupan yang mengandung kalsium di antaranya dari produk susu seperti yoghurt dan keju, kacang-kacangan, sayuran hijau, serta makanan laut seperti ikan sarden, salmon, dan udang.

Namun, sebagian orang yang kesulitan untuk mendapatkan kalsium dari asupan makanan bisa mendapatkannya dari suplemen kalsium. Tentu ini sesuai rekomendasi dari dokter Anda.

  1. Melakukan aktivitas fisik secara rutin

Selain menyusun pola makan yang baik, olahraga juga merupakan salah satu hal yang penting dalam pengelolaan osteoporosis. Semakin tidak aktif seseorang, semakin tinggi risikonya untuk mengalami pengeroposan tulang. Beberapa contoh olahraga yang dapat bermanfaat bagi individu dengan osteoporosis adalah  jalan cepat dan bersepeda.

  1. Hindari merokok dan batasi konsumsi alkohol

Merokok merupakan salah satu faktor risiko terjadinya osteoporosis dan patah tulang. Penelitian yang ada telah menunjukkan adanya kaitan langsung antara penggunaan tembakau dan tulang yang lemah. Ini dapat berdampak negatif terhadap proses penyembuhan pasca patah tulang.

Selain itu, konsumsi alkohol yang berlebih juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tulang. Alkohol menurunkan kemampuan tubuh untuk menyimpan kalsium dan meningkatkan risiko jatuh.

  1. Berkonsultasi dengan dokter secara rutin

Bagi individu yang mengalami osteoporosis, berkonsultasi dengan dokter secara rutin merupakan hal yang penting. Dengan ini, Anda dapat memantau densitas tulang, mengetahui adanya keluhan, dan berbagai hal lainnya. Hal ini dapat menunjang pengendalian tanda dan gejala dari osteoporosis, mencegah patah tulang, serta memperlambat progresivitas dari kondisi tersebut.

  1. Ikuti anjuran yang disarankan oleh dokter

Pastikan bahwa Anda memiliki hubungan yang terbuka dan berlandaskan kepercayaan dengan dokter Anda. Selain meresepkan obat untuk mengatasi keluhan, dokter juga akan memberikan saran terkait jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi dan aktivitas fisik yang dapat dilakukan.

Dokter juga dapat menyarankan perubahan pola hidup lainnya, seperti berhenti merokok dan membatasi asupan alkohol. Dengan mengikuti anjuran dokter, diharapkan Anda keluhan dapat terkendali dan progresivitas penyakit dapat diperlambat.

Osteoporosis merupakan suatu kondisi di mana terjadi penurunan kepadatan tulang, yang dapat membuat seseorang lebih rentan untuk mengalami patah tulang. Dengan tips penting di atas, keluhan yang dialami dapat dikendalikan dengan baik. Selain itu, progresivitas penyakit osteoporosis pun dapat diperlambat.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar