Sukses

3 Tips Hentikan Mimisan atau Hidung Berdarah dengan Efektif

Agar mimisan atau hidung berdarah cepat berhenti dan tidak menimbulkan efek samping, coba hentikan dengan cara efektif berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Meski terkadang terlihat menakutkan, pada umumnya mimisan atau hidung berdarah pada anak tidaklah berbahaya. Dilansir dari Verywell Health, anak-anak lebih sering mengalami mimisan ketimbang orang dewasa.

Hal ini biasanya disebabkan oleh iritasi membran hidung akibat anak kurang berhati-hati dalam menyentuh hidung mereka dan juga dari trauma eksternal, seperti terkena tendangan bola sepak. Sementara, mimisan pada orang dewasa bisa menjadi indikator bahwa ada masalah medis yang cukup parah.

Hentikan darah mimisan dengan cara ini

Terlepas dari siapa yang mengalami mimisan, baik anak-anak maupun orang dewasa, pada dasarnya cara penanganan mimisan tetaplah sama. Namun, bila cara menghentikan mimisan tidak tepat, darah pun akan lama terhenti.

Oleh sebab itu, perlu bagi Anda untuk mengetahui cara menghentikan mimisan atau hidung berdarah yang benar agar darah bisa cepat berhenti dan tidak menimbulkan efek samping yang merugikan. Berikut ini adalah tipsnya:

1. Hindari mendongakkan kepala dan duduklah dengan tegak

Selama ini, salah satu cara yang kerap dilakukan untuk menghentikan aliran darah saat mimisan adalah dengan mendongakkan kepala. Padahal, cara tersebut tidaklah tepat.

Mendongakkan kepala justru akan memperparah keadaan karena darah akan mengalir ke saluran pernapasan. Ketimbang mendongak, biarkan darah tetap mengalir ke bawah dan duduklah dengan tegak.

2. Jika tak kuat duduk tegak, condongkan tubuh agak ke depan

Hal ini dilakukan agar darah dan sekresi lainnya tidak masuk ke tenggorokan. Selain itu, hindari memosisikan tubuh miring ke samping, karena dapat menyebabkan darah yang keluar dari hidung bisa tertelan melalui mulut.

3. Jepit tulang hidung dengan ibu jari dan telunjuk

Menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD dari KlikDokter, menjepit hidung, tepatnya di bawah bagian tulang (jembatan tulang) dengan ibu hari dan jari telunjuk dapat membantu darah berhenti dengan lebih cepat.

“Lakukan hal tersebut selama 5-10 menit tanpa interupsi,” jelasnya. Jika darah sudah berhenti, baru Anda bisa lepaskan jepitan tersebut. Pastikan tindakan menjepit Anda benar, tandanya adalah Anda tetap bisa bernapas dengan baik.

Dengan menjepit jembatan tulang hidung, pembuluh darah yang memasok membran hidung akan melambat dan terhenti.

Cara lain yang bisa Anda coba adalah mengaplikasikan kompres dingin di atas tulang hidung untuk membantu menyempitkan pembuluh darah dan menghentikan perdarahan.

Setelah perdarahan terhenti, usahakan jangan bersin ataupun melakukan hal yang dapat merangsang pergerakan pada hidung, karena dapat menimbulkan perdarahan kembali.

1 dari 2 halaman

Jika darah tak kunjung berhenti

Apabila sudah melakukan berbagai cara di atas tapi darah yang mengalir dari hidung tak kunjung berhenti, Anda wajib memeriksakan diri ke dokter. Hal itu diperkuat dengan penjelasan dari dr. Alvin.

Menurutnya, jika perdarahan tidak berhenti meski sudah dilakukan tindakan di atas selama 30 menit, jangan tunda niatan Anda untuk ke dokter. Apalagi bila perdarahan yang terjadi cukup “deras”, Anda bisa kehilangan cukup banyak darah. Jika diperkirakan, jumlahnya bisa setara dengan 200 mililiter atau secangkir air.

Bila sudah demikian, mintalah bantuan orang di sekitar untuk menemani ke dokter. Pendamping saat pergi ke rumah sakit dibutuhkan untuk membantu apabila Anda mengalami kehilangan kesadaran karena kehilangan banyak darah akibat terlalu lemas.

Setelah menyimak perjelasan di atas, kini Anda tahu, kan, cara yang benar untuk menghentikan mimisan atau hidung berdarah secara efektif? Kalau sudah begitu, jangan lagi mendongakkan kepala sambil menyumbat lubang hidung dengan tisu saat mimisan kambuh.

Yang terpenting, ketika mimisan tak juga berhenti selama setengah jam, segera periksa ke dokter. Sebab, dikhawatirkan mimisan atau hidung berdarah yang Anda alami adalah gejala dari penyakit lain yang bisa saja mengancam keselamatan Anda.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar