Sukses

Tips Merawat Luka Operasi Caesar seperti Nikita Mirzani

Berencana melahirkan lewat operasi caesar seperti Nikita Mirzani? Terapkan tips berikut agar luka bekas operasi dapat pulih sempurna.

Klikdokter.com, Jakarta Minggu (28/19) menjadi hari bahagia untuk Nikita Mirzani. Artis yang juga presenter ini dikabarkan baru saja melahirkan anak ketiganya. Nikita melahirkan bayi laki-laki melalui proses operasi caesar. Saat ini, baik Nikita maupun sang buah hati sedang dalam proses pemulihan dan perawatan.

Tindakan operasi caesar seperti yang dijalani oleh Nikita bukanlah hal baru, mengingat semakin banyak ibu yang memilih cara ini untuk melahirkan buah hatinya. Jika Anda mengira bahwa operasi caesar dilakukan agar anak lahir di tanggal yang direncanakan orang tua, atau karena ingin menghindari rasa sakit saat persalinan normal, sebaiknya buang jauh-jauh pemikiran tersebut.

Faktanya, operasi caesar dilakukan atas berbagai indikasi medis, misalnya kelainan letak janin dalam kandungan, kehamilan kembar, masalah pada letak plasenta, dan kondisi gawat janin. Begitu pula dengan adanya masalah kesehatan pada ibu seperti dinding rahim yang menipis akibat operasi caesar sebelumnya, tekanan darah tinggi, keracunan kehamilan (preeklampsia), dan lainnya.

Operasi caesar, luka, dan solusinya

Tak jauh berbeda dengan persalinan normal, melahirkan dengan operasi caesar juga memberikan efek samping. Ini karena operasi caesar bisa menyebabkan perlukaan, yang umumya berukuran panjang 10–5 sentimeter dengan lebar 3 milimeter.

Luka operasi caesar memiliki risiko terinfeksi, apalagi bila tidak dirawat dengan benar. Bila terjadi, akibatnya bisa sangat serius, seperti infeksi darah (sepsis) atau penyebaran infeksi ke organ lainnya. Oleh karena itu, luka operasi caesar perlu dirawat dengan tepat sehingga bisa sembuh dengan baik.

Adapun beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mengoptimalkan proses penyembuhan luka operasi caesar, yaitu:

  • Bila Anda pulang ke rumah dengan perban, ganti perban tersebut setiap hari atau ketika tampak kotor/ Mintalah perawat di rumah sakit mengajari cara mengganti perban agar Anda dapat melakukannya secara mandiri di rumah. Gunakan perban hingga dokter mengatakan bahwa Anda sudah tak lagi memerlukannya.
  • Bersihkan luka dan kulit di sekitarnya luka saat mandi. Anda boleh menggunakan sabun dan air untuk membersihkannya, karena luka umumnya sudah terjahit rapi. Yang penting, jangan menggosok luka dan pastikan bahwa luka berada pada kondisi kering setelah mandi atau sebelum Anda menutupnya dengan perban kembali.
  • Tunda keinginan Anda untuk berendam atau berenang. Hal tersebut dapat membuat luka dalam kondisi sangat lembap dan rentan terpapar bakteri penyebab infeksi.
  • Hindari aktivitas berat, seperti mengangkat benda berbobot lebih, naik turun tangga berulang kali, juga kegiatan rumah tangga yang butuh tenaga lebih seperti mencuci. Hindari pula olahraga seperti sit up dan lari. Aktivitas dengan intensitas sedang-berat akan membuat luka lebih lama pulih.
  • Pastikan apa yang Anda makan dan minum kaya akan zat gizi. Konsumsi makanan tinggi protein dan lemak sehat (tak jenuh) yang baik untuk pemulihan luka sekaligus untuk ASI yang Anda produksi. Sebagai camilan, pilih potongan buah segar yang tinggi serat untuk kelancaran saluran Jangan lupa untuk selalu minum cukup cairan setiap hari, setidaknya 2 liter per hari untuk mencegah dehidrasi (kekurangan cairan) dan juga konstipasi (sembelit).

Bila tips di atas dilakukan dengan saksama, luka operasi caesar umumnya akan mulai pulih dalam 4–6 minggu dan sembuh sepenuhnya di minggu ke-12. Perkaya pengetahuan tentang perawatan luka operasi caesar dengan mengenali tanda-tanda infeksi pada luka operasi. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai seperti kemerahan di sekitar luka, bengkak, nyeri yang bertambah, cairan seperti nanah yang berbau, demam, munculnya keputihan yang berbau tak sedap, nyeri ketika buang air kecil, atau perdarahan dari vagina. Apabila terdapat gejala tersebut usai operasi caesar, jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter.

Operasi caesar seperti yang baru saja dilalui Nikita Mirzani memang memiliki berbagai risiko, termasuk infeksi pada luka yang terjadi usai prosedur dilakukan. Namun, dengan perawatan yang tepat dan telaten, kemungkinan tersebut dapat dicegah sehingga ibu yang baru saja menjalani operasi caesar dapat kembali sembuh seperti sedia kala.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar