Sukses

Cara Aman untuk Mengatasi Kecanduan Makan

Sulit rasanya untuk menahan diri saat sudah mengalami kecanduan makan. Bagaimana ya cara mengatasinya?

Klikdokter.com, Jakarta Makan menjadi momen yang sangat menyenangkan. Saat kondisi lapar, mengisi perut adalah kegiatan yang memberikan efek bahagia. Selain itu, saat ini, bentuk, rasa, warna, dan aroma dari berbagai jenis makanan dapat dengan mudah menggugah selera seseorang untuk makan. Dalam tahap lanjut, kegemaran dalam menikmati makanan ini dapat membuat seseorang kecanduan makan.

Mengapa kecanduan makan terjadi?

Di dalam otak terdapat semacam sistem “penghargaan”. Sistem ini akan memberikan “penghargaan” kepada diri sendiri ketika Anda melakukan hal-hal yang sifatnya baik untuk ketahanan tubuh, salah satunya adalah makan.

Ketika Anda makan, bagian sistem “penghargaan” tersebut akan melepas zat kimia, salah satunya dopamine. Kemudian, dopamine ditafsirkan sebagai rasa senang.

Jika makanan yang dirasa semakin nikmat, semakin besar pula dopamine yang dilepaskan dan menimbulkan rasa senang yang lebih besar juga. Akibatnya, seseorang akan terus makan untuk mendapatkan kesenangan tersebut, meskipun sedang tidak lapar.

Beberapa jenis makanan dipercaya cenderung menyebabkan kecanduan makan, di antaranya makanan yang kaya akan gula, garam, dan lemak. Pasalnya, makanan-makanan tersebut memiliki rasa yang gurih dan nikmat di lidah. Misalnya saja keripik kentang, permen, cokelat, kue, pasta, dan es krim.

Gejala kecanduan makan

Adapun beberapa gejala yang dapat timbul pada seseorang yang mengalami kecanduan makan, yaitu:

  • Obsesi terus-menerus dalam mencari makanan
  • Sangat senang saat mengonsumsi makanan
  • Makan secara berlebihan saat waktu makan
  • Konsumsi cemilan terus-menerus
  • Makan pada waktu tidak umum, misalnya saat tengah malam
  • Kehilangan kontrol dalam menentukan porsi, frekuensi, dan tempat makan
  • Makan secara sembunyi-sembunyi
  • Makan untuk melepaskan emosi
  • Tetap makan meskipun sudah kenyang
  • Menjadikan makan sebagai penghargaan bagi diri
  • Makan sebanyaknya lalu memuntahkannya
  • Gangguan bersosialiasi, kehidupan keluarga, dan finansial

Kecanduan makan tentu saja bukan hal yang baik untuk kesehatan. Anda harus mengatasinya sebelum timbul berbagai masalah kesehatan lainnya. Pada prinsipnya, mengatasi kecanduan makanan harus meliputi aspek fisik, psikis, dan emosi seseorang.

1 dari 2 halaman

Penanganan kecanduan makan

Secara medis, terapi kecanduan makan meliputi konseling (misalnya cognitive behavioral therapy atau program diet) dengan para ahli maupun penggunaan obat-obatan. Adapun beberapa tips aman yang bisa Anda mulai lakukan di rumah untuk mengatasi kecanduan makan adalah:

  • Atur jadwal makan

Dengan mengatur jadwal makan, Anda bisa membiasakan diri makan secara tepat waktu. Anda juga bisa menentukan menu makanan dalam sehari sehingga menghindari kemungkinan masuknya makanan yang seharusnya tak dimakan.

Pastikan Anda merencanakan menu harian yang bergizi seimbang. Kemudian, Anda bisa memilih makanan yang dapat mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Misalnya telur, alpukat, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

  • Konsumsi air putih

Minum air putih bisa membantu menekan rasa lapar. Ada kalanya tubuh salah menafsirkan perasaan lapar ketika sedang haus, terutama saat di luar jadwal waktu makan. Bisa saja tubuh Anda sedang kekurangan cairan. Bahkan, minum air putih dengan cara yang tepat dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan. Selain itu, konsumsi air putih yang sesuai dapat menghindarkan Anda dari dehidrasi.

  • Tetap aktif

Ketika sedang bosan atau tidak beraktivitas, seseorang akan cenderung mencari makanan. Lakukanlah aktivitas yang bisa mengalihkan keinginan untuk makan. Misalnya berolahraga atau melakukan hobi yang Anda sukai.

  • Tidur yang cukup

Seseorang dengan gangguan tidur seperti insomnia cenderung akan mencari makan di malam hari. Selain memperparah kecanduan makan, kurang tidur membuat Anda berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan, baik secara fisik maupun psikis. Kemudian, kekurangan tidur juga berpotensi membuat seseorang menjadi lebih lapar ketika siang harinya.

  • Atur rencana belanja

Anda harus disiplin dalam membuat anggaran belanja makan. Dengan begitu, Anda bisa membatasi makan apa saja yang ingin dibeli. Pastikan Anda hanya membeli makanan yang benar-benar ingin dikonsumsi dan tentunya bergizi. Hindari pandangan dari tempat makanan ringan atau cemilan yang dapat menggoda Anda untuk membelinya.

  • Kelola stres

Stres terbukti dapat meningkatkan keinginan seseorang untuk makan. Atas alasan itulah, sudah seharusnya Anda mengelola stres. Jika ada masalah yang sulit diatasi sendiri, cobalah untuk mencari solusi bersama orang-orang terdekat Anda. Melakukan hobi juga mampu membantu meredakan stres yang sedang Anda alami.

Beberapa cara di atas aman dilakukan untuk mengatasi kecanduan makan. Jika setelah mencoba beberapa tips di atas kecanduan Anda tak kunjung reda, yuk segera konsultasikan dengan dokter. Jangan tunggu sampai kebiasaan buruk makan Anda tersebut malah mendatangkan berbagai penyakit!

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar