Sukses

Ini Penyebab Mulut Terasa Manis

Makanan manis memang menggoda selera. Namun, bagaimana jika mulut terasa manis tetapi Anda tidak sedang mengonsumsi makanan manis? Perlukah khawatir?

Normalnya mulut akan terasa manis saat makan sesuatu yang mengandung gula. Seperti madu, buah-buahan, atau es krim. Tapi selain itu, ada juga beberapa kondisi kesehatan yang dapat membuat seseorang merasakan manis pada mulut meskipun tidak mengonsumsi yang manis-manis.

Salah satu kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan mulut terasa manis adalah gangguan kadar gula dalam darah. Namun, ada juga kondisi lainnya yang mungkin menyebabkan keluhan ini.

 

1 dari 3 halaman

Apa Penyebab Mulut Terasa Manis?

Berikut adalah sembilan kemungkinan penyebab dari mulut terasa manis:

1. Masalah Metabolisme

Masalah metabolisme ini bisa berupa diabetes, ketosis, atau gangguan tiroid. Gangguan metabolisme dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengecap rasa dan membuat mulut terasa manis.

Jika Anda diabetes, maka bisa disertai dengan gejala-gejala seperti penglihatan kabur, haus berlebih, sering buang air kecil, dan kelelahan ekstrim.

2. Masalah Neurologis

Rasa manis di mulut bisa menjadi gejala awal dari masalah neurologis, seperti stroke, gangguan kejang, atau epilepsi. Gangguan fungsi sensorik yang biasanya terjadi akibat stroke dapat memengaruhi indra, termasuk ketika mengenali rasa dan bau.

Artikel lainnya: Ancaman Kesehatan Akibat Kekurangan Air Liur

3. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Pada kondisi GERD, asam lambung naik kembali ke tenggorokan dan mulut sehingga menyebabkan rasa manis.

4. Infeksi di Sinus, Hidung, dan Tenggorokan

Infeksi bakteri tertentu dapat menyebabkan rasa manis di mulut. Bahkan infeksi yang umum, seperti flu, bisa menyebabkan liur memproduksi lebih banyak glukosa. Glukosa adalah jenis gula.

5. Diet Rendah Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber energi bagi tubuh, dan tanpa itu tubuh akan berganti haluan membakar lemak. Hal ini terjadi karena asupan karbohidrat rendah membuat produksi insulin di dalam tubuh juga menurun. Proses ketosis ini menyebabkan keton menumpuk di aliran darah, dan memunculkan rasa manis di mulut.

6. Kehamilan

Tak sedikit wanita yang mengalami rasa aneh di mulut mereka pada tahap awal kehamilan. Beberapa wanita menggambarkannya sebagai rasa manis.

7. Obat-obatan

Beberapa obat bisa menimbulkan rasa manis di mulut. Selain itu, obat kemoterapi juga dapat mengubah indra perasa seseorang.

Artikel lainnya: Mulut Terasa Pahit, Ada Gejala Penyakit Apa?

8. Kanker Paru

Meski ini penyebab yang tidak umum, tapi jangan sampai diabaikan. Tumor di paru-paru dapat meningkatkan level hormon seseorang dan memengaruhi sensasi rasa dari indra pengecapnya.

9. Ketoasidosis Diabetik

Komplikasi serius yang disebut ketoasidosis diabetik muncul akibat penyakit diabetes. Hal ini terjadi karena tubuh tidak bisa menggunakan glukosa (gula darah) untuk sumber energi dan menggunakan lemak sebagai gantinya.

Akibatnya, akan terbentuk senyawa yang bersifat asam yang disebut dengan keton dalam jumlah banyak di dalam tubuh, sehingga menyebabkan mulut terasa manis.

2 dari 3 halaman

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Jika rasa manis di mulut hanya terjadi sesekali atau jarang, mungkin tidak perlu dikhawatirkan dan biasanya akan hilang dengan sendirinya. Tapi jika Anda sering mengalaminya, konsultasikanlah kepada dokter.

Saat kunjungan, dokter akan menanyakan tentang riwayat kesehatan Anda, bisa juga riwayat kesehatan keluarga. Bila dirasa perlu, dokter akan mencoba untuk melakukan berbagai tes, seperti misalnya:

  • Tes darah untuk memeriksa kadar hormon dan gula darah
  • Tes darah untuk memeriksa infeksi bakteri dan virus
  • CT scan & MRI untuk memeriksa tanda-tanda kanker paru-paru
  • Scan otak untuk melihat aktivitas neurologis dan mencari kerusakan saraf

Apabila gejala mulut terasa manis memang disebabkan oleh penyakit, jalani pengobatan dengan baik dan benar untuk mencegah gejala kambuh. Jika keluhan masih muncul meski telah mengikuti petunjuk dari dokter, bicarakan kembali dengan dokter Anda agar terapi yang diberikan dapat disesuaikan.

Ingin mengetahui info kesehatan lainnya? Tanyakan langsung kepada dokter-dokter kami dengan menggunakan layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter. Salam sehat!

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar