Sukses

3 Alasan Mengapa Anda Tak Boleh Melewatkan Makan Malam

Anda sering melewatkan makan malam? Sebaiknya hal tersebut tidak lagi Anda lakukan. Ini alasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian orang sering melewatkan makan malam karena berbagai alasan. Salah satu alasan yang paling sering adalah karena sedang dalam program diet untuk menurunkan berat badan. Jika Anda merupakan salah satu orang yang sering melewatkan makan malam, sebaiknya hentikan kebiasaan melewatkan makan malam.

Mengapa demikian? Beberapa alasan di bawah ini dapat menjadi landasan Anda tetap makan malam setiap hari:

1. Berpotensi menyebabkan berat badan makin naik

Benarkah melewatkan makan malam malah menyebabkan berat badan makin naik? Ya, kenyataannya itulah yang ditemukan pada berbagai studi. Melewatkan makan malam menyebabkan tubuh berada dalam kondisi kelaparan yang panjang. Hal ini justru menyebabkan seseorang makan berlebihan (overeating) pada keesokan harinya.

Pada tahap awal kebiasaan melewatkan makan malam dimulai, bisa saja berat badan sedikit turun. Namun lama-kelamaan, berat badan justru cenderung meningkat akibat perilaku overeating yang dilakukan esoknya.

2. Menyebabkan metabolisme tubuh lambat

Kebiasaan tidak makan malam yang dilakukan dalam jangka panjang akan menyebabkan tubuh beradaptasi. Metabolisme tubuh akan melambat dengan tujuan untuk mencegah kelaparan yang berlebihan dalam waktu berjam-jam. Lambatnya metabolisme tubuh akan menyebabkan seseorang lebih sulit menurunkan berat badan. Sebaliknya, hal tersebut justru menyebabkan berat badan lebih mudah naik.

3. Lebih rentan mengalami stres atau depresi

Makan malam sering kali tak hanya sekadar waktu untuk mengisi perut, tapi juga menjadi momen untuk berkumpul dan bercengkerama dengan keluarga, sahabat, teman, atau orang terkasih. Makan malam bisa menjadi suatu cara untuk melepaskan ketegangan dan stres.

Melewatkan makan malam menyebabkan momen berkumpul bersama orang terdekat menjadi hilang. Ini bisa menyebabkan seseorang lebih mudah mengalami stres atau depresi.

Makan malam yang menyehatkan

Makan malam sebaiknya tidak boleh dilewatkan. Bahkan jika Anda sedang dalam program menurunkan berat badan, makan malam sebaiknya tetap dilakukan. Namun demikian, tak dapat dimungkiri pula bahwa makan malam dengan strategi yang salah bisa menyebabkan berat badan makin meningkat.

Anda perlu tahu apa yang harus dilakukan agar makan malam jadi menyehatkan dan tak menyebabkan timbangan Anda semakin naik. Hal paling utama yang harus diperhatikan adalah mengenai waktu makan malam.

Sebisa mungkin, usahakan untuk makan malam paling lambat pukul 18.00. Hal ini bertujuan untuk memberikan tubuh waktu yang cukup untuk memetabolisme semua makanan yang dikonsumsi.

Jika makan malam belum sempat dilakukan pada pukul 18.00, setidaknya usahakan agar makan malam paling lambat dilakukan tiga jam sebelum tidur. Misalnya Anda akan tidur pada pukul 22.00, maka usahakan agar makan malam terakhir adalah pada pukul 19.00.

Selain jam makan, menu makan malam juga tak kalah penting. Dibandingkan sarapan dan makan siang, menu makan malam harus lebih ”ringan”. Artinya, makan malam harus lebih sedikit porsinya, serta tidak banyak mengandung karbohidrat dan lemak. Sebagai contoh, Anda bisa menyantap sup ayam sayur, tumis sayur dan tempe, salad buah, atau bubur manado sebagai menu makan malam.

Makan malam tetap perlu dilakukan, tapi usahakan agar Anda tidak terlalu kenyang. Rasa terlalu kenyang merupakan salah satu tanda bahwa Anda makan terlalu banyak. Selain itu, kekenyangan juga bisa menyebabkan tidur menjadi cenderung kurang nyenyak.

Bila Anda sedang menimbang-nimbang untuk melewatkan makan malam demi menyukseskan program diet Anda, coba pikirkan kembali. Menjalankan program diet tetap bisa dilakukan selama Anda memperhatikan menu dan waktu makan Anda. Pilih menu makan malam yang ringan, tapi bergizi, seperti sup ayam sayur, tumis sayur, dan salad. Pastikan juga Anda makan malam setidaknya 3 jam sebelum waktu tidur.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar