Sukses

Tips Hilangkan Bercak Hitam Bekas Jerawat

Saat sembuh dari jerawat, tak jarang bercak hitam tertinggal dan membekas di wajah Anda. Jangan panik, ikuti tips berikut.

Klikdokter.com, Jakarta Jerawat sembuh dan mengempis bukan berarti permasalahan Anda selesai. Pada beberapa orang, tidak jarang tertinggal bercak hitam bekas jerawat di permukaan kulit. Bekas ini dapat mengganggu penampilan Anda, bukan?

Bercak kehitaman atau hiperpigmentasi pasca inflamasi (HPI) memang sering terjadi pada kulit wajah yang baru sembuh dari jerawat. HPI adalah suatu hipermelanosis reaktif karena adanya peradangan. HPI bisa mengenai semua tipe kulit, tapi individu dengan kulit berwarna lebih rentan, termasuk orang Asia, Afrika dan Latin.

HPI dihasilkan dari produksi berlebih melanin atau penyebaran pigmen yang tidak teratur setelah peradangan kulit. Peningkatan produksi dan transfer melanin ini terjadi di lapisan kulit terluar. Walau mekanisme pastinya belum diketahui, peningkatan aktivitas produksi berlebih melanin distimulasi oleh prostanoid, sitokin, kemokin, dan mediator peradangan lainnya.

Lakukan ini untuk mengatasi bercak hitam

Bercak hitam sebenarnya akan membaik dengan seiringnya waktu dan tidak membutuhkan terapi khusus. Bercak hitam akan menghilang dalam 6 - 12 bulan jika tidak diobati. Pigmen yang lebih dalam akan menghilang dalam waktu beberapa tahun.

Akan tetapi, ada beberapa cara dan prosedur yang dapat Anda lakukan untuk memudarkan dan menghilangkan bercak hitam di wajah. Simak penjelasannya.

  • Pakai tabir surya

Salah satu cara untuk memudarkan bercak hitam adalah menggunakan tabir surya. Oleskan tabir surya yang mengandung barier fisik, seperti titanium dioksida atau zink oksida, pada semua kulit yang terpapar matahari sehari-hari. Tabir surya kimiawi, dianggap sangat efektif dan jarang menyebabkan dermatitis kontak iritan. Selain itu, sebaiknya hindari terkena cahaya matahari langsung.

  • Perbanyak vitamin D

Vitamin D penting untuk individu berkulit gelap. Orang dengan jenis kulit tersebut berisiko kekurangan vitamin D karena konsentrasi melanin yang lebih tinggi di kulit.

The American Academy of Dermatology mengatakan, kelompok yang berisiko kekurangan vitamin D membutuhkan dosis total harian 1000 IU melalui diet dan suplementasi. Karena itu, asupan kaya vitamin D, seperti salmon, minyak hati ikan, makanan yang kaya vitamin D, dan suplementasi vitamin D dapat diberikan.

  • Hidroquinon (HQ)

Hidroquinon (HQ) adalah krim pemutih kulit yang merupakan gold standard untuk pengobatan HPI. Krim ini diindikasikan untuk pasien berumur 13 tahun ke atas. HQ biasanya digunakan pada konsentrasi 2-4 persen.

HQ bekerja dengan menghambat enzim tirosinase sehingga menghalangi pengubahan dihydroxyphenylalanine ke melanin. Terapi tunggal HQ dapat mengobati HPI secara efektif. Namun yang terbaru, HQ dapat diformulasikan dengan agen lain, seperti retinoid, antioksidan, asam glikolat, tabir surya, dan kortikosteroid untuk meningkatkan efektivitas.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  • Retinoid

Retinoid adalah analog struktural turunan vitamin A. Ini adalah pengobatan yang efektif untuk HPI pada kulit berwarna, baik digunakan sendiri maupun kombinasi dengan agen lain. Retinoid memiliki beberapa efek biologis yang menghasilkan pencerahan kulit dan anti-peradangan.

  • Campuran Azaleic Acid, Asam Kojik dan Arbutin

Zat Azaleic Acid, Asam Kojik dan Arbutin dipercaya dapat mencerahkan bercak kehitaman dengan menghambat pigmen kulit yang terbentuk pasca peradangan kulit. Salah satu bahan tersebut, yaitu Arbutin, merupakan ekstrak bahan alami yang dinilai lebih aman untuk kulit dibandingkan bahan kimia lainnya.

  • Chemical Peel

Chemical peels dan pengobatan topikal bekerja secara sinergis. Chemical peels tidak hanya mencerahkan kulit, tapi juga memungkinkan zat masuk ke lapisan kulit secara optimal. Pasien disarankan untuk menggunakan tretinoin dan HQ sebelum melakukan chemical peeling. Chemical peels lebih efektif pada peradangan lapisan kulit ringan hingga medium dan perlu dilakukan pengulangan rata-rata 3-5 sesi.

  • Laser

Terapi invasif selain chemical peels yang menjadi pilihan untuk mengatasi bercak hitam setelah peradangan kulit derajat sedang hingga berat adalah laser. Laser (Nd: YAG) 1064 nm, QS Ruby, dan laser termolisis fraksional Erbium fiber 1550 nm adalah yang paling sering digunakan untuk kasus ini. Dalam sebuah penelitian, tiga kasus pasien dengan HPI diobati dengan laser QS Nd: YAG 1064 nm menunjukkan hasil yang baik setelah 5 sesi dengan perbaikan memanjang selama 2 bulan.

Dari semua tindakan yang direkomendasikan, Hidroquinon masih menjadi pilihan utama untuk pengobatan bercak hitam, dengan mempertimbangkan campuran zat lainnya seperti Azaleic Acid, Asam Kojik dan Arbutin. Sementara itu, prosedur chemical peels, laser, dan terapi berbasis cahaya lainnya direkomendasikan bagi Anda yang memiliki bercak hitam kulit yang sedang hingga berat.

Sebelum menentukan prosedur apa yang harus diambil untuk mengatasi bercak hitam bekas jerawat Anda, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter kulit. Dokter akan menilai kondisi kulit Anda dan menyarankan prosedur yang sesuai sesuai tingkat keparahan bercak hitam Anda.

[HNS/ RVS]

1 Komentar