Sukses

5 Cara Ampuh Mengatasi Morning Sickness

Morning sickness sering kali dialami oleh ibu hamil. Lakukan tips ini untuk mengatasinya.

Klikdokter.com, Jakarta Tidak nyaman rasanya jika morning sickness menyerang. Anda akan mengalami mual yang tak tertahankan, sehingga melakukan aktivitas apa pun jadi serba salah. Sering kali, seorang wanita baru menyadari kehamilannya setelah muncul morning sickness. Berlawanan dengan namanya, keluhan ini dapat dirasakan kapan saja, tidak terbatas pada pagi hari.

Mual akibat morning sickness biasanya disertai pula dengan muntah. Gejala ini sangat umum, kurang lebih 80% wanita hamil akan merasakannya. Morning sickness sering kali muncul saat usia kehamilan 6 minggu, dan rata-rata akan menghilang dengan sendirinya saat kehamilan 16–20 minggu.

Berbagai perubahan hormonal selama kehamilan, seperti meningkatnya hormon estrogen, progesteron, dan human chorionic gonadotropin (hCG), diduga menjadi penyebab timbulnya morning sickness. Keluhan ini memang bisa membuat tidak nyaman, namun terdapat beberapa tips untuk meredakan mual tersebut, seperti:

  • Tetap makan

Saat mual, mungkin makan adalah hal terakhir yang ingin Anda lakukan. Namun, usahakan agar tetap makan karena ini penting untuk perkembangan janin Anda. Selain itu, melewatkan waktu makan justru dapat memperparah mual Anda.

  • Perhatikan makanan yang Anda konsumsi

Untuk mengurangi mual, cobalah untuk makan makanan dalam porsi kecil namun lebih sering. Anda dapat mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat namun rendah lemak, misalnya nasi, roti, dan pasta.

Beberapa makanan tertentu mungkin lebih memicu mual Anda, seperti makanan pedas, berlemak, dan gorengan. Sering kali, memasak juga menimbulkan keluhan.

Jika memungkinkan, Anda dapat meminta bantuan orang lain untuk mempersiapkan makanan Anda. Makanan panas juga cenderung memiliki aroma lebih kuat, yang dapat memicu mual.

  • Makan makanan yang tawar setelah bangun pagi

Begitu bangun pagi, Anda disarankan makan sesuatu yang tawar, seperti biskuit atau roti bakar. Beberapa makanan tertentu, terutama jahe, membantu mengurangi keluhan mual pada banyak orang. Anda dapat mencoba menggunakan jahe dalam masakan atau membuat teh jahe (dengan menyeduh jahe mentah dalam air panas selama 5 menit).

  • Pastikan cukup minum

Usahakan juga minum sepanjang hari untuk mencegah dehidrasi. Minumlah sedikit-sedikit namun rutin. Sebaiknya Anda minum setengah jam sebelum dan setelah makan, namun tidak saat makan, untuk mencegah perut menjadi terlalu penuh sehingga memicu muntah. Anda dapat juga membekukan air atau jus buah untuk Anda isap sepanjang hari.

  • Penting untuk istirahat

Cobalah juga untuk banyak beristirahat, jika diperlukan Anda dapat tidur siang. Kelelahan dapat membuat keluhan mual semakin parah. Jika bepergian keluar rumah, hindari tempat-tempat panas yang dapat membuat Anda merasa semakin mual.

Morning sickness biasanya tidak mengganggu kesehatan ibu maupun janin. Namun, kondisi parah dari morning sickness, yang dikenal dengan hiperemesis gravidarum, berpotensi merugikan kesehatan Anda dan bayi yang dikandung.

Kondisi ini umumnya ditandai dengan mual dan muntah yang hebat serta penurunan berat badan. Lebih parah, hiperemesis gravidarum dapat memicu kekurangan nutrisi serta ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh. Untuk itu, tetap penuhi nutrisi esensial selama kehamilan seperti asam folat, yodium, zat besi, kalsium, dan DHA. Jika asupan dari makanan tak cukup, Anda bisa mendapatkannya dari suplemen; pastikan DHA dari suplemen Anda berasal dari minyak ikan yang tidak berbau sehingga tidak memicu mual.

Jika lima langkah di atas tidak membantu meredakan mual muntah, serta jika keluhan morning sickness terasa sangat mengganggu, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi obat. Pastikan dokter Anda mengetahui kalau Anda sedang hamil, agar diresepkan obat yang aman dimakan semasa kehamilan.

[RS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar