Sukses

Mengupas Manfaat Chemical Peeling untuk Kulit

Ingin melakukan chemical peeling? Yuk, kenali dulu manfaatnya untuk kulit Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Saat ini, banyak metode yang ditawarkan untuk mempercantik kulit, mulai dari perawatan wajah sendiri di rumah hingga perawatan di klinik kecantikan. Salah satu metode yang tersedia dan populer adalah chemical peeling. Apa itu dan bagaimana manfaatnya untuk kulit?

Chemical peeling merupakan suatu teknik untuk meningkatkan penampilan kulit wajah, leher, atau tangan. Metode ini dilakukan dengan cara mengaplikasikan larutan kimia pada kulit sehingga menyebabkan pengelupasan kulit. Kulit baru yang diregenerasi biasanya lebih halus dan lebih sedikit keriput daripada kulit lama. Kulit baru ini sementara akan lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Tidak perlu takut untuk melakukan chemical peeling. Prosedur ini aman dan dapat dilakukan pada semua jenis kulit. Selain itu, tekniknya tergolong berteknologi rendah dan tidak mengintimidasi bila dibandingkan laser, dan mereka mengatasi masalah yang sama yakni perubahan warna kulit, tekstur, dan kerutan. Bahkan, ada beberapa pendapat bahwa chemical peeling lebih baik dibandingkan dengan laser.

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), chemical peeling dapat memperbaiki jerawat, bintik-bintik penuaan, perubahan warna, corak, garis-garis halus (terutama bawah mata dan sekitar mulut), bintik-bintik seperti freckles, melasma, kerusakan akibat paparan matahari, dan banyak lagi.

Terdapat tiga tipe dasar chemical peeling, yaitu:

  • Superfisial atau dangkal

Tipe ini menembus hanya lapisan terluar kulit untuk pengelupasan secara lembut. Manfaatnya dapat memperbaiki bekas jerawat, corak dan tekstur kulit, mengurangi garis-garis halus dan keriput, serta mengurangi efek kerusakan akibat paparan sinar matahari.

Dianjurkan untuk melakukan prosedur ini secara serial (berkelanjutan) untuk mendapatkan hasil yang optimal. Setelah melakukan prosedur, gunakan pelembap hingga kulit sembuh dan tabir surya rutin setiap hari. Riasan dapat digunakan keesokan harinya. Tipe ini membutuhkan 1-7 hari untuk sembuh. Area kulit yang diterapi dapat mula-mula merah dan mungkin bersisik.

  • Sedang

Tipe ini menembus lapisan luar dan tengah kulit untuk membuang sel-sel kulit yang rusak. Kulit akan merah dan bengkak (memberat 48 jam pertama) setelah aplikasi larutan dan mungkin terbentuk luka lepuh dan pecah. Tahap berikutnya kulit akan berkerak dan mengelupas dalam waktu 1-2 minggu.

Setelah prosedur, aplikasikan losion atau krim pada area yang diterapi, serta hindari paparan matahari hingga penyembuhan selesai (butuh 7-14 hari untuk sembuh). Penggunaan riasan diperbolehkan setelah 1 minggu. Prosedur ini digunakan pada kasus hiperpigmentasi, kerutan sedang, bekas jerawat, kerusakan akibat paparan matahari yang parah, kulit kasar, dan kerutan kasar.

  • Dalam

Tipe ini menembus secara dalam lapisan tengah kulit untuk membuang sel-sel kulit yang rusak. Target dari prosedur ini adalah garis-garis halus sedang, kerutan dalam, kerusakan akibat sinar matahari, corak yang tidak rata, dan garis vertikal sekitar mulut (dikenal sebagai “garis perokok”). Prosedur ini hanya dilakukan pada wajah saja, karena kulit leher dan tangan cenderung lebih tipis dan lebih halus. Selain itu hanya dapat dilakukan sekali.

Sebelum melakukan prosedur ini, pembiusan mungkin dibutuhkan. Efek samping dari prosedur ini berupa kulit menjadi berkerak dan kemerahan, serta dapat berlangsung selama berminggu-minggu.

Tipe ini membutuhkan 14-21 hari untuk sembuh. Area yang diterapi akan diperban. Kulit harus dirawat 4-6 kali sehari selama 14 hari pertama. Hindari semua paparan sinar matahari selama 3-6 bulan. Riasan dapat digunakan setelah 14 hari.

Terdapat beberapa komplikasi atau efek samping yang mungkin terjadi dari chemical peeling, yaitu perubahan warna kulit secara sementara atau permanen, terbentuk jaringan parut, serta reaktivasi herpes labialis.

Sangat penting untuk tidak menggunakan produk retinoid setelah chemical peeling karena dapat mengiritasi kulit yang baru terkelupas. Ingat juga untuk menggunakan tabir surya dengan minimal SPF 30 setelah prosedur. Paparan matahari dan merokok setelah prosedur harus dihindari karena dapat menyebabkan efek samping berupa infeksi dan jaringan parut.

Chemical peeling dapat menjadi pilihan perawatan kulit dengan berbagai manfaat. Prosedur ini sebaiknya dilakukan oleh tenaga ahli profesional untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

[RS/ RVS]

1 Komentar