Sukses

Awas, Salah Pilih Sabun Kulit Bisa Bermasalah

Ada alasan kenapa pilih sabun tak boleh asal-asalan. Salah-salah, kulit jadi bisa bermasalah. Ini fakta lengkapnya!

Klikdokter.com, Jakarta Untuk kulit memang sebaiknya jangan asal-asalan pilih sabun, apalagi hanya tergoda karena harga murah. Nyatanya, untuk beberapa jenis kulit tertentu, dibutuhkan sabun yang sesuai dengan karakteristik yang dimiliki. Kalau tidak, salah pilih sabun bisa bikin kulit bermasalah.

Secara umum, jenis kulit dibagi menjadi lima kelompok seperti kulit normal, kulit berminyak, kulit kering, kombinasi dan kulit sensitif. Jenis kulit pun dapat berubah seiring dengan pertambahan usia. Contohnya, dewasa muda lebih sering memiliki tipe kulit normal dibandingkan dengan dewasa yang lebih tua.

Pemilihan sabun sesuai dengan jenis kulit

Perlu Anda ketahui juga bahwa jenis kulit Anda akan bergantung pada sejumlah kondisi, seperti seberapa banyak air yang terdapat dalam kulit yang memengaruhi kelenturan dan seberapa sensitive kulit Anda. Selain itu, juga dipengaruhi oleh seberapa berminyak kulit Anda sehingga memengaruhi kelembutannya.

Kondisi jenis kulit juga memengaruhi jenis sabun yang seharusnya dipilih. Hal ini untuk menghindari gangguan pada kulit. Berikut ini jenis sabun yang disesuaikan dengan jenis kulit.

  1. Kulit normal

    Jika Anda memiliki jenis kulit normal, ciri-ciri tipe kulit normal yang sehat antara lain adalah:

    • Tak memiliki masalah kulit yang berarti, atau jika pun ada hanya sedikit
    • Tidak terdapat sensitivitas derajat berat
    • Pori-pori yang hampir tidak terlihat
    • Kulit yang cerah

    Kulit Anda bisa kering maupun normal di beberapa area, juga bisa berminyak di area lainnya seperti zona T (hidung, dahi, dagu). Ini merupakan tipe kulit sebagian besar orang.

    Pilihlah sabun untuk jenis kulit normal. Karena keadaan kulit seimbang, penggunaan sabun untuk kulit berminyak justru bisa membuat kulit kering dan sebaliknya. Hati-hatilah dengan produk yang meninggalkan rasa berminyak, kulit terasa kencang, maupun kering hingga membuat gatal.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

  1. Kulit kombinasi

    Jika Anda memiliki jenis kulit kombinasi, maka ciri-ciri kulit kombinasi antara lain seperti:

    • Pori-pori yang terlihat lebih besar dari seharusnya, karena lebih terbuka
    • Adanya komedo
    • Kulit yang mengilap

    Meski begitu, Anda juga bisa memiliki pori-pori yang hampir tak terlihat, tampak kusam maupun kasar, adanya ruam kemerahan, tidak terlalu lentur, serta garis pada wajah yang lebih terlihat.

    Sebagai tips, pilih sabun yang ringan dan bisa digunakan untuk kulit normal maupun berminyak. Jangan gunakan produk untuk kulit berminyak pada kulit yang kering dan sebaliknya.

  1. Kulit kering

    Tipe kulit ini dapat retak, mengelupas, atau gatal dan mudah iritasi, bahkan meradang. Jika terlalu kering, kulit dapat menjadi lebih kasar atau bersisik, terutama pada punggung tangan, lengan, serta kaki.

    Kulit kering dapat disebabkan atau menjadi lebih parah akibat keturunan, penuaan, perubahan hormon, perubahan cuaca (angin, sinar matahari, suhu dingin, penghangat ruangan), mandi maupun berendam dengan air hangat dalam waktu yang lama, maupun bahan pada sabun, kosmetik, serta pembersih.

    Jika Anda memiliki jenis kulit yang satu ini, tips memilih perawatan untuk jenis kulit kering antara lain:

    • Pilih sabun berbahan lembut yang mengandung minyak zaitun, minyak jojoba, cocoa atau shea butter, serta aloe vera yang dapat membersihkan kulit tanpa membuatnya kering.
    • Hindari scrubbing berlebihan saat mandi dan mengeringkan tubuh.
    • Oleskan pelembap berbentuk krim langsung setelah selesai mandi.
    • Gunakan sarung tangan ketika terpapar sabun cuci piring atau deterjen.
2 dari 3 halaman

Selanjutnya (2)

  1. Kulit berminyak

    Pemilik kulit ini biasanya punya pori-pori yang membesar, kulit tampak kusam maupun bercahaya, terdapat komedo dan jerawat, juga noda wajah lain. Kondisi berminyak ini dapat berubah-ubah sesuai cuaca. Namun, yang membuat kondisi kulit makin parah biasanya adalah pubertas atau ketidakseimbangan hormon, stres, serta suhu yang terlalu panas dan lembap.

    Tips untuk merawat jenis kulit berminyak antara lain:

    • Basuh muka tidak lebih dari dua kali dalam sehari, juga setelah Anda berkeringat terlalu banyak.
    • Gunakan pembersih yang ringan dan jangan melakukan scrubbing.
    • Jangan memecahkan jerawat sendiri karena akan butuh waktu lebih lama untuk sembuh.
    • Cari produk perawatan serta kosmetik yang tertera noncomedogenic, asam salisilat, benzoil peroksida, tea tree oil, dan aloe vera pada kemasannya.
  1. Kulit sensitif

Ciri-ciri kulit sensitif adalah kulit kemerahan, gatal, rasa terbakar, serta kering. Pemicunya banyak, tetapi kebanyakan akibat produk perawatan kulit yang digunakan.

Untuk Anda pemilik kulit sensitif, pastikan untuk menghindari sabun dengan parfum, pewarna tambahan, sulfat, alkohol, serta pengawet. Selain itu, pilih perawatan kulit berbahan alami seperti polifenol teh hijau, kamomil, dan aloe vera. Semakin sedikit bahan yang terkandung, pada umumnya akan semakin aman untuk kulit sensitif.

Di luar dari apa pun jenis kulit Anda, jagalah kesehatan dan kecantikan kulit Anda dengan tips ini:

  • Gunakan tabir surya spektrum luas yang dapat memblokir sinar matahari UVA maupun UVB.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung dengan menggunakan kacamata hitam serta topi.
  • Tidak merokok
  • Minum air putih 2 liter sehari
  • Basuh wajah dengan lembut tapi saksama setiap hari dan bersihkan kosmetik apa pun sebelum tidur.
  • Jangan lewatkan penggunaan pelembap.

Mungkin sekarang Anda bisa mengira-ngira penyebab kulit sering bermasalah setelah mandi, bisa jadi karena pemilihan sabun yang tidak sesuai dengan jenis kulit. Lewat artikel ini, diharapkan Anda bisa lebih bijak dalam merawat kulit dengan kebiasaan dan penggunaan produk yang sesuai kondisi kulit Anda.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar