Sukses

Kenali Penyakit Batu Ginjal yang Dialami Ayah Jessica Iskandar

Inilah serba-serbi penyakit batu ginjal seperti yang dialami oleh ayah Jessica Iskandar.

Klikdokter.com, Jakarta Selebritas Jessica Iskandar – atau akrab disapa Jedar – lewat akun Instagram-nya mengunggah fotonya bersama sang ayah, Hardi Iskandar, yang sedang dirawat di rumah sakit karena penyakit batu ginjal. Ayahnya kini diketahui sedang dalam masa penyembuhan dan pengobatan intensif pascaoperasi.

Penyakit batu ginjal memang tak boleh disepelekan. Batu ginjal atau nefrolitiasis terbentuk dari kumpulan mineral yang mengkristal di dalam ginjal atau saluran kemih. Batu ginjal bisa terbentuk jika volume urine berkurang atau bisa juga karena adanya akumulasi berlebih dari material pembentuk batu ginjal (seperti kalsium, oksalat, dan asam urat).

Setiap orang bisa mengalami batu ginjal. Namun, jika Anda memiliki penyakit medis seperti tekanan darah tinggi (hipertensi) atau diabetes, atau mengonsumsi obat-obatan tertentu, Anda lebih berisiko mengalami penyakit ini.

Beragam gejala batu ginjal

Batu ginjal biasanya tidak menimbulkan gejala hingga batu tersebut bergerak di saluran kemih Anda (termasuk di ginjal hingga turun ke ureter, saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih). Meskipun ukurannya kecil, batu ginjal bisa mengakibatkan nyeri hebat, yang pada akhirnya menyulitkan Anda dalam beraktivitas.

Gejala-gejala lain yang biasanya timbul antara lain:

  • Nyeri hebat di area pinggang yang dapat menjalar ke area lain
  • Nyeri bisa hilang timbul
  • Nyeri saat berkemih
  • Adanya darah pada urine
  • Urine menjadi keruh atau berbau
  • Mual dan muntah
  • Rasa ingin terus-terusan berkemih
  • Frekuensi berkemih meningkat
  • Demam dan menggigil
  • Tidak lampias saat berkemih atau urine tidak deras atau lancar

Nyeri yang ditimbulkan oleh batu ginjal bisa berpindah-pindah, bergantung pada arah pergerakan batu tersebut di saluran kemih.

1 dari 2 halaman

Berbagai faktor penyebab batu ginjal

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami batu ginjal, contohnya pola diet tertentu. Menjalani pola diet tinggi protein dan tinggi sodium (garam) bisa meningkatkan risiko Anda mengalami batu ginjal.

Konsumsi terlalu banyak garam akan meningkatkan jumlah kalsium yang harus disaring oleh ginjal, sehingga bisa menyebabkan terjadinya batu. Selain itu, kurang minum air putih, berat badan berlebih atau obesitas, adanya penyakit medis tertentu, kebiasaan sering menahan buang air kecil, serta adanya faktor genetik dalam keluarga dapat meningkatkan risiko Anda mengalami batu ginjal.

Penanganan batu ginjal

Penanganan penyakit batu ginjal biasanya tergantung dari ukuran batu dan gejala dari penyakit itu sendiri. Batu yang berukuran kecil biasanya tidak membutuhkan tindakan invasif. Untuk kondisi ini, umumnya pengobatan hanya minum air putih yang banyak agar batu bisa keluar dengan sendirinya, atau pemberian obat-obatan tertentu yang diresepkan dokter.

Untuk batu yang berukuran besar, biasanya akan dilakukan tindakan penghancuran batu dengan metode lithotripsy, yaitu prosedur medis yang melibatkan penghancuran fisik massa seperti batu ginjal atau batu empedu yang menggunakan gelombang suara. Selain metode tersebut, tindakan operasi juga bisa dilakukan untuk mengambil batu ginjal.

Jika batu ginjal dibiarkan dan tidak ditangani, nyeri hebat yang ditimbulkannya tentu bisa mengganggu kualitas hidup penderitanya. Selain itu, batu juga bisa menyumbat saluran kemih, sehingga urine tidak dapat mengalir dengan baik, menyebabkan infeksi saluran kemih, bahkan mengakibatkan kerusakan pada organ ginjal.

Untuk menghindari penyakit batu ginjal seperti yang dialami oleh ayah Jessica Iskandar, mulai sekarang Anda harus banyak minum air putih, jangan menahan kencing, menerapkan pola makan yang sehat, dan berolahraga secara teratur untuk menjaga berat badan ideal. Jika Anda mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas, segera konsultasikan dengan dokter spesialis urologi.

(RN/ RVS)

1 Komentar