Sukses

Tidur Kurang Nyenyak Semalam? Jangan Lakukan Ini Esok Hari

Jika tidur kurang nyenyak semalam, ini tujuh hal yang tidak boleh Anda lakukan keesokan harinya.

Klikdokter.com, Jakarta Tidak setiap malam Anda beruntung bisa tidur nyenyak. Bisa saja pada satu malam Anda mengalami masalah tidur karena beragam gangguan misalnya suara berisik, mimpi buruk atau faktor lainnya. Jika tidur kurang nyenyak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan keesokan harinya agar kualitas tidur tidak terus-menerus kacau.

Menurut dr. Nitish Basant Adnani BMedSc, MSc, dari KlikDokter, kurang tidur bisa menimbulkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Konsentrasi Anda bisa terhambat sehingga untuk belajar dan bekerja pun akan sulit. Begitu pula dengan daya tahan tubuh yang akan menurun.

“Sistem daya tahan tubuh akan berfungsi maksimal jika tubuh mendapatkan istirahat yang cukup. Produksi sel darah putih yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh juga akan terganggu kalau Anda kurang tidur,” jelas dr. Nitish.

Durasi tidur yang direkomendasikan oleh para ahli adalah minimal 6 jam. Jika kurang dari itu, jangan memperparah kondisi Anda dengan melakukan beberapa hal yang tidak berguna bagi tubuh. Berikut beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan setelah episode tidur yang buruk, seperti dilansir WebMD:

1. Minum kopi terlalu banyak

Saat terbangun, Anda pasti merasa lelah karena tidur semalam kurang nyenyak. Lalu Anda memutuskan untuk minum kopi pada pagi hari. Ini sah-sah saja, asalkan jangan berlebihan. Pasalnya, kopi akan membuat Anda terjaga sepanjang hari. Selain itu, hindarilah mengonsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya sebelum tidur.

2. Mengonsumsi alkohol

Alkohol dapat membuat Anda mengantuk. Tetapi setelah beberapa jam, ketika tubuh Anda memproses alkohol, alkohol justru akan membuat mata melek. Jadi, jika ingin memperbaiki kualitas tidur, lebih baik Anda tidak menyentuh minuman beralkohol.

3. Merokok

Anda tentu sudah tahu bahwa merokok itu buruk bagi kesehatan. Tetapi jika Anda sudah telanjur menjadi perokok aktif, cobalah untuk tidak merokok terlalu dekat dengan waktu tidur. Seperti halnya kafein, tembakau adalah stimulan yang dapat mencegah Anda tertidur. Bicaralah dengan dokter mengenai cara berhenti merokok agar dapat dibantu. 

4. Bermain gawai

Cobalah untuk tidak bermain gawai menjelang waktu tidur. “Blue light” (sinar biru) yang dikeluarkan oleh ponsel, komputer, atau tablet Anda sangat buruk untuk kualitas tidur. Jaga kamar tidur tetap gelap untuk memudahkan Anda tidur. Pastikan juga suasana kamar tidur Anda tenang.

5. Membuat keputusan besar

Tanpa tidur yang layak, kemampuan analisis Anda akan menurun. Sel-sel otak Anda tidak dapat menyatukan pikiran atau mengingat informasi dasar. Supaya lebih aman, lebih baik Anda tidak membuat keputusan-keputusan besar setelah episode tidur yang buruk.

6. Melanjutkan tidur pada pagi hari

Kecenderungan orang yang tidurnya kurang nyenyak adalah bangun pada siang hari. Misalnya, kembali tidur pada jam 9 pagi hingga 12 siang. Ini adalah ide yang buruk, karena jam internal tubuh akan terganggu. Jadi, tetaplah memiliki jam tidur yang konsisten, dengan waktu tidur dan bangun yang sama setiap harinya, bahkan jika tidur Anda kurang nyenyak. Karena hal ini akan membantu mengembalikan siklus Anda.

7. Menekan tombol snooze pada alarm

Saat tidur terasa kurang nyenyak, biasanya orang akan memencet tombol snooze saat alarm berbunyi. Kebiasaan ini sangat tidak baik. Pasalnya, menekan tombol snooze akan membuat Anda benar-benar stres pada pagi harinya. Anda jadi serba terburu-buru untuk mandi, sarapan, mengenakan pakaian, dan melakukan kegiatan lainnya agar tidak telat sampai ke kantor.

Mengalami tidur yang kurang nyenyak memang menyusahkan. Supaya itu tidak terjadi berkali-kali, perhatikan tujuh hal di atas dengan baik. Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami masalah tidur yang tak kunjung membaik selama beberapa minggu.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar