Sukses

Tips Merawat Gigi untuk Pencinta Makanan Manis

Karena beberapa kondisi, mengonsumsi makanan manis harus dibatasi. Salah satunya karena dapat menyebabkan gigi berlubang.

Klikdokter.com, Jakarta Hampir semua orang menyukai makanan manis. Selain karena rasanya enak, gula dapat merangsang produksi dopamin di dalam otak yang memberikan efek bahagia. Akan tetapi, karena beberapa kondisi, mengonsumsi makanan manis harus dibatasi. Salah satunya adalah karena takut mengalami gigi berlubang.

Anda pencinta makanan manis? Simak dulu tips di bawah ini supaya tetap bisa menikmati makanan manis, tapi kesehatan gigi tetap terjaga.

  1. Sikat gigi minimal 2 kali sehari

Menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride minimal 2 kali sehari, sehabis sarapan dan sebelum tidur. Pilih sikat gigi berbulu lembut sehingga mampu membersihkan plak gigi sampe ke sela-sela tersempit, tanpa melukai gusi. Meski terlihat sepele, hal ini sangat efektif dalam mencegah proses terjadinya gigi berlubang.

  1. Pemberian lapisan sealant

Lakukan pemberian lapisan sealant pada permukaan gigi di dokter gigi, terutama di gigi geraham tetap yang masih sehat. Lapisan sealant ini bisa menggunakan bahan tambal komposit atau bahan glass ionomer yang dapat melepas fluor. Gigi pun akan terus mendapatkan pasokan Fluor untuk menguatkan gigi. Gunanya untuk menutup permukaan gigi geraham yang biasanya memiliki celah yang dalam, tempat berawalnya gigi berlubang. Jangan lupa untuk melakukan kontrol rutin ke dokter gigi 1-2 kali setahun.

  1. Berkumur habis makan manis

Jika habis makan yang manis, sebaiknya berkumur dengan air putih atau dengan mouthwash yang mengandung fluoride. Jangan pilih mouthwash yang mengandung alkohol karena dapat mengiritasi di dalam mulut.

  1. Kunyah permen karet sugar free

Mengunyah permen karet sugar free atau yang mengandung xylitol. Mengunyah permen karet sugar free dapat memproduksi air ludah sehingga akan membilas sisa-sisa gula yang menempel di sela-sela gigi. Lakukan setelah Anda makan snack atau usai makan siang.

  1. Pilih makanan less sweet

Pilih makanan manis yang less sweet atau tidak terlalu manis. Jangan cepat menyerah jika Anda memang tergolong orang yang tidak bisa menggantikan donat dengan hanya makan buah pisang. Kamu masih punya pilihan untuk snack yang less sweet, seperti lebih memilih sepotong kue bolu cokelat daripada brownies dengan ekstra kepingan cokelat. Kandungan gula dalam sepotong kue bolu cokelat tidak akan sebanyak brownies.

  1. Hindari makanan manis bertekstur lengket

Hindari makanan manis yang bertekstur lengket dan mudah menempel di gigi. Sisa makanan manis yang masih menempel di gigimerupakan “persediaan makanan” untuk bakteri penyebab gigi berlubang.

  1. Kurangi porsi makanan manis

Jika makanan pencuci mulut yang Anda pilih berukuran besar seperti porsi makan utama, sebaiknya potong jadi 2 dan berikan setengahnya kepada teman Anda atau minta untuk dibawa pulang.

  1. Makan lebih sering dan lebih perlahan

Yang dimaksud disini bukan makan dengan porsi lebih banyak, lo. Namun, dengan makan lebih sering dengan porsi kecil-kecil, pencernaan Anda untuk menjadi tidak terlalu lapar. Waktu normal untuk mulai lapar adalah setiap 3-4 jam sekali.

  1. Minum banyak air putih

Setelah mengonsumsi minuman manis yang mengandung banyak gula seperti jus buah, smoothies, dan minuman bersoda minumlah banyak air putih. Hal yang sama juga dapat Anda lakukan usai makan buah-buahan asam seperti, jeruk, lemon, dan jeruk nipis.

Terlalu sering mengonsumsi makanan manis memang dapat menyebabkan gigi berlubang. Untuk mencegahnya, Anda dapat melakukan sembilan tips di atas. Akan tetapi, membatasi asupan gula tetap harus dilakukan demi kesehatan Anda. Seperti Anda tahu, terlalu banyak asupan gula dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes, menurunkan kekuatan tulang, hingga memicu timbulnya jerawat.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar