Sukses

Hilangkan Bau Mulut dengan Mouthwash Green Tea

Ingin hilangkan bau mulut dengan cara efektif dan kekinian? Cobalah mouthwash green tea!

Klikdokter.com, Jakarta Teh hijau alias green tea telah dikenal sejak lama memiliki segudang manfaat baik untuk kesehatan tubuh. Tak heran, banyak produk yang digunakan sehari-hari terbalut dengan nama “green tea”. Salah satu yang mungkin sudah tak asing bagi Anda adalah mouthwash green tea.

Banyak yang bilang, mouthwash green tea adalah cara kekinian yang efektif untuk menunjang kesehatan gigi dan mulut. Hal ini ternyata bukan omong kosong belaka. Pasalnya, Journal of Dental Health Oral Disorders & Therapy mengatakan bahwa mouthwash green tea terbukti dapat mengurangi jumlah penumpukan plak gigi dan menyembuhkan penyakit radang gusi.

Tak hanya itu, green tea yang dijadikan bahan dasar mouth wash tersebut juga mengandung catechin yang dapat menekan peradangan akibat infeksi sehingga membantu memelihara kesehatan gigi dan gusi. Bahkan, polifenol yang terkandung dalam mouthwash green tea juga mampu mencegah plak gigi agar tidak mudah menempel di permukaan gigi. Berkat manfaat tersebut, risiko terjadinya karies gigi menjadi semakin kecil. Lebih lanjut, jurnal ISRN Preventive Medicine membuktikan bahwa mouthwash green tea juga dapat mengurangi bau mulut pada pasien dengan radang gusi setelah berkumur selama 4 minggu.

Tips memilih mouthwash

Ingin merasakan semua kebaikan yang bisa diberikan oleh mouthwash green tea? Menurut textbook Comprehensive Preventive Dentistry, berikut beberapa hal yang sebaiknya tidak luput untuk Anda perhatikan:

  • Pastikan mouthwash yang dipilih tidak mengandung bahan yang berbahaya bagi tubuh.
  • Memiliki sifat antiseptik, supaya efektif membunuh bakteri berbahaya yang bersarang di dalam mulut.
  • Bisa memberikan sensasi nyaman saat digunakan untuk berkumur. Mouthwash yang seperti ini biasanya memiliki rasa mint yang dapat memberikan sensasi segar di mulut.
  • Memiliki efek resistansi yang rendah, sehingga tidak membuat bakteri di dalam mulut menjadi kebal dan tahan terhadap mouthwash.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan, mouthwash memang dapat mengoptimalkan pembersihan sela-sela gigi (tempat menumpuknya plak gigi), juga mencegah penyakit gusi dan bau mulut. Akan tetapi, mouthwash hanyalah terapi pendukung yang sebaiknya hanya digunakan sesekali saat ada keluhan. Di samping itu, mouthwash bukanlah terapi yang dapat menggantikan tindakan pembersihan gigi rutin dengan menyikat gigi 2 kali sehari dan tindakan pembersihan karang gigi (scaling) di dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Jadi, apakah Anda tertarik untuk menggunakan mouthwash green tea dan meraih semua manfaat sehat yang ditawarkannya untuk mengusir bau mulut? Tetap ingat untuk tidak mengandalkannya sebagai terapi utama untuk mengatasi keluhan seputar gigi dan mulut. Karena seperti yang telah disinggung di atas, mouthwash —apapun jenisnya— hanyalah terapi pendukung yang bertugas melengkapi aktivitas menyikat gigi 2 kali sehari dan tindakan pembersihan karang gigi oleh dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar