Sukses

Yuk, Perkuat Daya Tahan Tubuh untuk Mencegah Terkena DBD!

Hingga kini masih banyak pasien dirawat di rumah sakit karena DBD. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan cara ini untuk cegah penyakit ini.

Klikdokter.com, Jakarta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa jumlah kejadian demam berdarah dengue atau DBD mengalami peningkatan 30 kali lipat dalam rentang waktu 5 dekade. Melihat hal ini, Anda pun juga bisa terinfeksi bila daya tahan tubuh tidak cukup kuat.

Kasus DBD umumnya terjadi pada daerah beriklim tropis. Agar terhindar dari penyakit ini, dapat dilakukan upaya pencegahan mulai dari membangun benteng untuk memperkuat sistem imun atau daya tahan tubuh.

Selain itu, gerakan membersihkan rumah maupun lingkungan sekitar juga amat disarankan agar nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue tidak berkembang biak. Sebab, ketika nyamuk pembawa virus dengue menggigit kulit dan virus berkembang biak dalam sel endotel atau penyusun pembuluh darah, penderita akan merasakan demam tinggi, nyeri otot dan sendi, mual hingga muntah.

Bila tak segera ditangani, kondisi ini akan berkembang menjadi kebocoran plasma, dimana cairan keluar dari pembuluh darah. Hal ini bisa membahayakan tubuh dan membuat penderita kekurangan cairan, bahkan rentan mengalami komplikasi hingga kematian jika tidak ditangani secara cepat.

1 dari 3 halaman

Cara perkuat daya tahan tubuh untuk cegah serangan DBD

Berbagai sumber makanan dapat digunakan untuk membantu fase pemulihan DBD, seperti jus jambu, angkak, daun pepaya, juga air kelapa. Bahkan, di negara berkembang lainnya seperti India, daun pepaya sering dibuat jus untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta melindungi dari kerusakan.

Sedangkan pada air kelapa muda terkandung banyak elektrolit yang terdiri dari natrium, klorida, kalsium, magnesium, kalium, serta fosfat. Masing-masing memiliki peran vital terhadap keseimbangan metabolisme tubuh, di antaranya keseimbangan air dalam tubuh, pembentukan jaringan baru, melancarkan jalannya sistem saraf dan otak serta aktivitas otot, termasuk otot jantung.

Tak hanya berguna dalam mengembalikan cairan dalam tubuh saat fase pemulihan DBD, air kelapa juga dapat digunakan untuk pencegahan DBD dengan menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.

Untuk memperkuat sistem daya tahan tubuh, Anda juga dapat mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan vitamin C, yakni berbagai macam buah beri, seperti blueberry, stroberi, goji beri dan raspberry. Buah golongan sitrus seperti jeruk, jeruk nipis, lemon, jambu, yang dapat diolah dalam minuman maupun ditambahkan ke dalam masakan juga bisa diandalkan.

2 dari 3 halaman

Cukup tidur bisa cegah DBD

Selain lewat asupan, tentunya Anda juga membutuhkan istirahat yang cukup agar tubuh selalu dapat berfungsi kembali dan meregenerasi sel-selnya di malam hari. Dengan waktu tidur 7-8 jam per hari, daya tahan tubuh menjadi lebih kuat, sehingga Anda pun terhindar dari penyakit DBD, bahkan juga mencegah penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, serta obesitas.

Jika waktu tidur malam Anda terganggu, cobalah menyicilnya dengan tidur sebentar di siang hari sebanyak dua kali, dengan durasi kurang dari 30 menit, yakni sekali di pagi hari dan sekali lagi di sore hari. Kemudian, lakukan olahraga untuk membuat tubuh senantiasa bugar.

Olahraga yang dianjurkan oleh WHO untuk menjaga kesehatan secara umum dan menjaga daya tahan tubuh Anda adalah:

  • Olahraga intensitas ringan ke sedang seperti joging, bersepeda, berenang, dan lain-lain. Lakukan 3 kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit per sesinya.
  • Aerobik intensitas sedang ke tinggi seperti bola basket, sepak bola, futsal, dan lain-lain setidaknya selama 120 menit.Anda juga dapat melakukan olahraga lain yang disuka, asal lakukan dengan konsisten.

Upaya memperkuat daya tahan tubuh untuk mencegah penyakit DBD sebenarnya tak jauh beda dengan cara Anda untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh virus lain seperti influenza. Selain melakukan berbagai hal di atas, jangan lupa untuk menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar