Sukses

Punya Penyakit GERD, Masih Bolehkah Konsumsi Kafein?

Penyakit GERD merupakan salah satu jenis penyakit lambung. Lalu masih bolehkah penderita sakit lambung konsumsi kafein?

Klikdokter.com, Jakarta Banyak yang tidak menyarankan penderita sakit lambung – seperti  Gastroesophageal Reflux Disease alias GERD – meminum kopi karena kandungan kafeinnya yang tinggi. Beberapa kalangan beranggapan, kafein yang terkandung di dalam kopi dapat membuat perut perih. Kalau begitu, apakah penderita GERD sama sekali tidak boleh ngopi?

Apa itu GERD?

GERD adalah salah satu penyakit pada saluran pencernaan. Dalam keadaan normal, makanan seharusnya masuk ke dalam mulut menuju esofagus, lalu masuk ke lambung. Di dalam lambung, makanan umumnya bertahan selama 3-4 jam untuk dicerna dan akan dilanjutkan ke usus.

Namun, pada kasus GERD, terdapat suatu kelainan yang menyebabkan makanan yang sudah masuk ke lambung naik kembali ke kerongkongan. Kelainan itu biasanya terletak pada sfingter esofagus atau sebuah katup yang membatasi kerongkongan dengan lambung. Ketika asam lambung atau makanan naik kembali ke kerongkongan, umumnya penderita mengalami sensasi terbakar atau panas di dadakarena asam lambung bersifat iritatif.

Selain itu, perlu dibedakan antara GERD dengan penyakit mag. Mag adalah istilah yang sering digunakan masyarakat untuk menggambarkan keluhan pada lambung berupa mual, begah, kembung, baik disertai nyeri perut atau tidak. Padahal, penyebab gejala-gejala tadi tidak selalu mag, tapi bisa juga gastritis (radang lambung) atau tukak lambung (luka pada dinding lambung).

Berkenaan dengan konsumsi kafein, beberapa penelitian masih memberikan hasil yang berbeda terkait dampak kafein terhadap gejala GERD. Ada yang menyatakan bahwa kafein dapat melemahkan katup pembatas tadi sehingga asam lambung jadi lebih mudah naik ke kerongkongan. Namun, penelitian lain ada yang menyatakan tidak adanya hubungan yang bermakna antara GERD dengan konsumsi kafein.

Masih boleh minum kopi?

Ini tentu jadi pertanyaan besar bagi pencinta kopi yang memiliki gangguan lambung, seperti mag dan GERD. Penderita penyakit lambung tidak berarti tidak boleh minum kopi sama sekali. Boleh tidaknya Anda minum kopi tergantung pada toleransi lambung masing-masing.

Menurut sebuah penelitian, kafein cukup aman bagi penderita mag. Yang harus diperhatikan adalah campuran dari kopi tersebut, seperti susu, krimer, atau gula. Bisa saja, campuran kopilah yang akan merangsang asam lambung serta menimbulkan mual dan begah.

Selain itu, ada beberapa tips agar minum kopi lebih aman. Berikut tipsnya:

  • Pilihlah kopi dengan tingkat keasamannya paling rendah, contohnya kopi arabika.
  • Campurkan dengan air lebih atau Jika ingin dicampur susu, lebih baik pilih yang rendah lemak. Susu tinggi lemak malah akan dapat menimbulkan gejala lambung.
  • Frekuensi minum disesuaikan dengan individu karena setiap orang mempunyai toleransi yang berbeda terhadap kafein. Jika Anda merasa berdebar saat konsumsi kopi lebih dari 1 cangkir, maka sesuaikan dengan tubuh Anda.
  • Jangan minum kopi pada saat perut kosong. Jika perut Anda kosong, kandungan asamnya relatif lebih tinggi.

Jadi bagaimana seharusnya? Apakah penderita GERD masih boleh ngopi?

Nah, Bagi Anda yang mempunyai riwayat GERD, Anda perlu melihat kondisi Anda masing-masing. Hal ini karena hingga saat ini belum ada rekomendasi dari penelitian besar tentang boleh atau tidaknya konsumsi kafein bagi penderita GERD. Namun, jika gejala GERD Anda semakin parah akibat konsumsi kafein maka sebaiknya hindarilah kopi dan minuman lainnya yang mengandung kafein.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar