Sukses

Diabetes, Kenali Gejalanya dan Tangani dengan Tepat

Malam-malam sering terbangun karena ingin kencing? Jangan-jangan Anda terkena diabetes. Kenali gejalanya dan tangani dengan tepat!

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit diabetes mellitus yang sering disebut penyakit gula atau kencing manis adalah penyakit yang menyebabkan tubuh tidak mampu mengubah gula dalam darah menjadi energi karena faktor hormon insulin. Kondisi diabetes ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah di atas normal, yaitu  di atas 126 mg/dl pada saat puasa dan di atas 200 mg/dl setelah makan atau sewaktu.

Seseorang sering tidak menyadari bahwa dirinya mengidap diabetes karena tidak kenal beragam gejala yang menyertai penyakit ini. Tanda-tanda yang dialami sering  dianggap hal biasa. Dan yang memprihatinkan, penderita sering baru menyadari adanya penyakit diabetes setelah muncul komplikasi serius, seperti gangguan mata atau gangguan ginjal. Selain itu juga saat melakukan pemeriksaan gula darah rutin baru diketahui bahwa gula dalam darahnya melampaui ambang normal.

Oleh karena itu Anda perlu mewaspadai penyakit ini sejak dini dengan mengenali gejala-gejalanya. Dengan demikian Anda dapat mencegah keadaan yang lebih parah dan diabetes bisa segera ditangani dengan tepat.

Ragam gejala klasik diabetes mellitus

Penyakit diabetes mellitus memiliki beragam gejala yang patut menjadi perhatian. Ada sejumlah gejala yang bisa dikategorikan ke dalam gejala klasik. Dan ada pula  beragam gejala-gejala lainnya. Kedua kelompok gejala ini harus sangat Anda waspadai.

Di bawah ini merupakan tiga gejala klasik diabetes, yang sering tidak disadari penderita, dan kerap dianggap sebagai hal biasa.

  • Mudah lapar. Pengidap diabetes biasanya akan mudah merasa lapar terus menerus meskipun sudah makan. Hal ini disebabkan makanan yang dikonsumsinya sulit diubah menjadi energi. Kondisi tersebut diakibatkan tidak berfungsinya fungsi hormon insulin sebagaimana mestinya. Akibatnya tubuh akan merasa kekurangan energi dan menganggap penderitanya belum makan.
  • Mudah haus. Pengidap diabetes biasanya akan mudah merasa haus, sehingga minum air lebih banyak dan sering. Hal ini dikarenakan meningkatnya frekuensi buang air kecil pada penderita diabetes.
  • Sering buang air kecil. Ketika kadar gula dalam darah terlalu tinggi, maka air akan tertahan di dalam darah, akibatnya akan ada air yang lebih banyak disaring di ginjal. Itulah mengapa penderita diabetes akan lebih sering buang air kecil.

Keinginan sering kencing ini biasanya terjadi pada malam hari ketika tidur hingga menyebabkan terbangun. Hal ini pula yang kemudian menyebabkan diabetesi menjadi lebih sering haus karena banyaknya air yang dibuang.

 

1 dari 2 halaman

Gejala lain diabetes yang perlu Anda tahu

Selain ketiga gejala klasik di atas, ada beragam tanda-tanda diabetes lainnya yang bisa terjadi, namun sering diabaikan. Sejumlah gejala tersebut menyerupai kondisi umum sehingga sering tidak diduga sebagai tanda-tanda diabetes.

  • Mudah merasa lelah. Hal ini terjadi karena tubuh tidak memproduksi cukup energi dari makanan yang sudah dikonsumsi.
  • Mudah mengantuk.
  • Mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Merasakan gatal–gatal.
  • Merasakan kesemutan di ujung-ujung jari tangan dan kaki.
  • Berkurangnya sensitivitas indra peraba bahkan sampai mati rasa sehingga mudah luka pada kaki.
  • Luka yang sulit sembuh. Saat mengalami luka, penderita diabetes akan mengalami penyembuhan yang lebih lama dibandingkan orang pada umumnya. Selain itu luka pada penderita diabetes lebih mudah mengalami infeksi.

Kiat tepat tangani diabetes

Sejumlah gejala di atas tampak sangat umum. Jika Anda sering mengalami salah satu atau beberapa sekaligus dari beragam tanda diabetes di atas segera periksakan diri.

Nah, jika Anda sudah mengetahui gejala-gejala diabetes, ada cara-cara jitu untuk menangani penyakit ini. Di bawah ini adalah 5 pilar dalam menangani diabetes dengan tepat:

  • Edukasi diabetes. Dengan mengetahui dan memahami beragam informasi tentang diabetes, Anda akan lebih waspada dan peduli terhadap kesehatan Anda dan keluarga.
  • Pengaturan pola makan. Atur pola makan dengan metode 3J yaitu Jumlah, Jenis, Jam. Jumlah makanannya diatur jangan berlebihan. Jenis makanannya diperhatikan dengan memperbanyak sayur dan buah, serta batasi sumber karbohidrat (nasi, kentang, bihun, mie, tepung, gorengan, roti) dan gula. Dan yang tidak kalah penting adalah waktu makan atau jam. Jam makan lakukan seperti biasa dan teratur, sarapan, makan siang, makan malam. Waktu diantaranya bisa Anda selingi dengan mengonsumsi camilan sehat, misalnya buah.
  • Aktivitas fisik secara rutin. Melakukan aktivitas fisik bisa Anda lakukan dengan berolahraga atau aktivitas fisik lainnya seperti membersihkan rumah dan berkebun. Olahraga yang disarankan adalah yang bersifat aerobik (joging, lari, jalan sore, sepeda, renang, atau senam) minimal 30 menit, dan lakukan secarar rutin 4-5 kali dalam seminggu.
  • Konsumsi obat-obatan secara rutin dan rutin kontrol kadar gula darah. Jika Anda sudah mengalami diabetes mellitus dan harus minum obat, jagalah agar tidak terlewatkan. Selain itu, pastikan Anda juga selalu rutin melakukan kontrol gula darah.

Penyakit diabetes memiliki sejumlah gejala yang sering mirip dengan kondisi-kondisi umum seperti mengantuk, sering haus, lelah dan yang lainnya. Karena itu Anda perlu lebih waspada.

Jika Anda merasakan gejala-gejala seperti yang dipaparkan di atas segera periksakan ke dokter agar dapat ditangani dengan cepat. Perlu Anda ketahui bahwa penyakit diabetes tidak dapat sembuh, tetapi bisa dikontrol agar gula darah darah tetap dalam batas normal dengan tatalaksana di atas. Oleh karenanya sangat penting untuk mencegah dan mendeteksi diabetes sejak dini.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar