Sukses

Lakukan 5 Hal Ini Bila Telinga Kemasukan Air

Jangan anggap remeh bila telinga kemasukan air. Sebab, infeksi kuman bisa mengintai Anda. Lakukan beberapa cara ini saat mengalaminya.

Klikdokter.com, Jakarta Bercanda bersama teman di kolam renang kerap kali menyebabkan telinga kemasukan air. Dan biasanya, hal pertama yang dilakukan adalah memiringkan kepala agar air bisa mengalir keluar dari telinga Anda. Hati-hati, bila terlalu sering mengalaminya, Anda bisa mengalami infeksi telinga yang disebut swimmer’s ear.

Menurut dr. Atika dari KlikDokter, swimmer’s ear merujuk pada infeksi telinga bagian luar yang sering terjadi pada perenang. Kondisi ini terjadi akibat intensnya aktivitas dalam air yang dilakukan oleh para perenang tersebut.

Risiko swimmer’s ear akibat telinga kemasukan air

Kondisi swimmer’s ear yang terjadi akibat masuknya air ke dalam telinga, menurut dr. Atika bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi kuman. Saat Anda mandi dan keramas, kondisi telinga kemasukan air pun bisa dialami. Tetapi, menurut dr. Atika, risiko infeksi telinga 5 kali lipat lebih mungkin dialami oleh para perenang.

“Air yang sering terperangkap dalam waktu lama di telinga menyebabkan kondisi liang telinga menjadi lembap. Alhasil, terbentuklah lingkungan yang mendorong pertumbuhan bakteri dan menimbulkan infeksi pada kanal luar saluran pendengaran,” jelas dr. Atika.

Adapun beberapa gejala yang ditimbulkan saat Anda terkena swimmer’s ear, antara lain:

  • Telinga gatal dan kemerahan
  • Telinga terasa nyeri saat ditekan ke dalam atau daun telinga ditarik secara perlahan
  • Telinga terasa penuh dan keluar cairan
  • Pendengaran berkurang

Bila swimmer’s ear telanjur parah dan tidak segera diobati, maka akan terjadi pembengkakan serta menurunnya kemampuan pendengaran secara drastis. Oleh sebab itu, telinga yang kemasukan air harus segera diatasi agar tidak sampai berujung pada penyakit swimmer’s ear dan menyebabkan ketulian.

1 dari 2 halaman

Tips mengatasi telinga kemasukan air

Dilansir dari Reader’s Digest, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan saat telinga kemasukan air, yaitu:

  • Goyangkan telinga sambil memiringkan kepala

Dengan selalu melakukan teknik umum dan sederhana ini usai kemasukan air, Anda dapat membantu air yang terperangkap pada saluran telinga keluar dengan sendirinya.

  • Gunakan cupping method

Anda dapat menggunakan tangan untuk membantu air keluar dari telinga Anda. Caranya, miringkan kepala ke samping, lalu tangkupkan telapak tangan menutup telinga. Dengan menangkupkan tangan ke telinga, akan tercipta ruang hampa udara yang dapat menarik air keluar.

  • Kompres dengan air hangat

Kompres menggunakan air hangat dapat membantu melelehkan kotoran telinga atau “lilin” telinga yang menghalangi keluarnya air. Cara ini bisa mempermudah air keluar dari telinga.

  • Manfaatkan pengering rambut

Dr. Ana Kim, seorang otolaryngologist dari Columbia Doctors & Associate Professor of Otolaryngology-Head & Neck Surgery Columbia University Medical Center, mengatakan cara mengatasi telinga yang kemasukan air menggunakan pengering rambut.

Penggunakan pengering rambut pada telinga dengan jarak yang agak jauh dan menggunakan suhu panas terendah sambil menggerak-gerakkan kepala dapat membantu air keluar dari telinga.

Hal ini pun dibenarkan oleh dr. Atika. Namun, jarak antara pengering rambut dan telinga sebaiknya minimal 30 sentimeter dan hanya gunakan level panas paling rendah agar tidak mencederai kulit telinga. Prinsip evaporasi ini untuk menghilangkan kelembapan berlebih di dalam telinga yang kemasukan air.

  • Masukkan sedikit air lagi ke dalam telinga

Cara ini harus dilakukan dengan cepat. Masukkan air ke dalam telinga, lalu dengan cepat balik posisi kepala untuk mengeluarkan kembali air tersebut keluar.

“Lakukan perubahan posisi kepala dengan sangat cepat.” dr. Atika menegaskan. Jika tidak dengan cepat dilakukan, teknik ini justru dapat menambah volume air yang terjebak di dalam telinga.

Telinga kemasukan air memang cukup menyiksa. Selagi area luar telinga masih dapat dikeringkan dan terjangkau dengan menggunakan handuk lembut, maka lakukanlah untuk membantu meminimalkan risikonya. Hindari memasukkan benda apa pun untuk membantu mengeluarkan air dalam telinga, demi mencegah terjadinya infeksi.

Obat tetes telinga khusus perenang pun sebaiknya jangan digunakan sembarangan, termasuk pada kondisi telinga kemasukan air. Sebab, obat tersebut mengandung alkohol yang justru akan memberikan efek terbakar bila sedari awal terdapat cedera pada telinga Anda. Jika kondisi yang Anda alami tidak segera membaik, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar