Sukses

6 Cara Tangkal Alergi Musiman

Siapa saja bisa terkena alergi, termasuk alergi musiman. Ketahui cara menangkal gangguan kesehatan ini.

Klikdokter.com, Jakarta Alergi bisa terjadi kapan saja atau bahkan sepanjang tahun. Akan tetapi, ada beberapa alergi yang bisa muncul musiman atau pada musim-musim tertentu.

Alergi merupakan reaksi tubuh yang berlebihan terhadap benda tertentu. Penyebab alergi sendiri sebenarnya beragam. Bisa dari makanan, serangga, obat-obatan, bahan kimia, serbuk sari bunga, dan penyebab lainnya. Berbagai penyebab ini biasanya disebut alergen.

Alergi menyebabkan beragam keluhan

Apabila alergen masuk ke dalam tubuh seseorang, baik terisap, tertelan, ataupun kontak dengan kulit, maka sistem kekebalan tubuh seseorang yang memiliki alergi akan aktif dan menimbulkan reaksi yang berlebihan. Mengenai hal ini, dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter turut menjelaskan.

"Alergi sendiri dapat menyebabkan berbagai keluhan pada tubuh. Mulai dari gangguan pada kulit seperti biduran dan eksem, gangguan pada mata seperti mata berair dan gatal, gangguan pada hidung berupa hidung berair, gangguan pada saluran napas seperti asma, dan gangguan pada saluran pencernaan seperti diare," dr. Reza memaparkan.

Alergen biasanya berkembang sesuai musim. Seperti alergen rumput yang biasanya muncul saat musim panas. Sementara, jika penyebabnya serbuk sari, artinya sedang terjadi peralihan dari musim dingin ke musim panas.

1 dari 2 halaman

Lakukan ini untuk menangkal alergi

Alergi dapat mengganggu tidur, mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan produktivitas, dan terkadang menyebabkan infeksi sinus. Hal ini terutama berlaku bagi mereka yang memiliki kasus persisten atau didefinisikan memiliki gejala lebih dari 4 hari dalam seminggu dan gejala tersebut terjadi selama lebih dari 4 minggu dalam setahun.

Maka dari itu, Anda perlu menangkal alergi musiman. Berikut beberapa caranya, melansir dari Prevention:

1. Perhatikan sirkulasi udara di rumah

Jaga rumah Anda sebisa mungkin agar terbebas dari alergen. Tutup jendela untuk mencegah serbuk sari masuk. Selain itu, cobalah untuk tetap berada di dalam rumah saat pagi hari dan ketika angin tengah bertiup kencang. Sebab, saat itulah jumlah penyebaran serbuk sari yang paling tinggi.

Jangan lupa juga untuk membuka sepatu dan mengganti pakaian setelah masuk ke dalam ruangan. Bersihkan debu dengan kain lembap, kemudian gunakan penyedot debu dengan filter udara yang baik setiap hari. Terakhir, mandilah sebelum tidur untuk membilas serbuk sari yang terkumpul di kulit dan rambut selama beraktivitas.

2. Olahraga secara rutin

Penderita alergi akan mendapat manfaat dari berlari di treadmill dengan kecepatan sedang selama 30 menit. Menurut sebuah penelitian di Thailand, secara signifikan, berlari di treadmill terbukti meredakan gejala seperti mampet dan bersin.

Dikatakan oleh para peneliti bahwa latihan treadmill bermanfaat karena membantu mengendalikan protein inflamasi yang memicu alergi. Selain itu, olahraga membuka saluran hidung yang bisa meredakan hidung tersumbat. Hanya saja, studi ini belum sampai melihat kegunaan olahraga di luar ruangan.

3. Modifikasi diet

Jika Anda alergi terhadap serbuk sari tertentu, gejalanya mungkin memburuk setelah makan produk yang mengandung protein yang mirip dengan serbuk sari tersebut, misalnya apel dan ceri.

Jika makanan tertentu memicu reaksi, hindari memakannya dalam keadaan mentah. Versi terbaik adalah merebusnya, karena udara panas saat masak dapat memecah protein memicu alergi.

4. Probiotik

Studi menemukan bahwa meningkatkan jumlah bakteri baik dalam tubuh dengan konsumsi probiotik dapat membantu mencegah dan meredakan alergi hidung. Uji klinis memang belum menentukan jenis yang paling cocok, tapi tidak ada salahnya mencoba yoghurt yang juga baik untuk pencernaan.

5. Suntikan alergi

Anda bisa mendapatkan suntikan alergi yang efektif membantu Anda menangkal alergi. Hanya saja terapi ini membutuhkan waktu. Mulailah dengan suntikan mingguan hingga satu tahun, diikuti dengan suntikan bulanan selama 3 hingga 5 tahun.

Setelah disuntik dokter, Anda harus menunggu selama setengah jam untuk memastikan Anda tidak memiliki reaksi anafilaksis, yakni suatu reaksi alergi berat yang terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kematian.

6. Antihistamin

Antihistamin adalah jenis obat-obatan yang menghambat aksi histamin, bahan kimia inflamasi yang diproduksi tubuh selama reaksi alergi. Anda bisa mendapatkan antihistamin jenis oral atau semprotan di hidung.

Untuk semprotan antihistamin memiliki resep khusus seperti Astepro atau Patanase yang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan antihistamin yang dijual bebas di pasaran.

"Semprotan memberikan bekerja dalam hitungan menit, sehingga bisa sangat diandalkan," kata Andrew Murphy, ahli alergi bersertifikat dari Asthma, Allergy, and Sinus Center in West Chester, Amerika Serikat.

Itu adalah beberapa cara untuk menangkal alergi musiman. Hanya saja, jika Anda sudah terkena alergi, lebih baik periksakan diri Anda ke dokter segera untuk mendapatkan penanganan terbaik.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar