Sukses

5 Tips Bebas Stres bagi Wanita agar Jauh dari Penyakit Jantung

Percaya tidak, stres dan penyakit jantung itu berkaitan. Untuk para wanita, baca tips bebas stres ini agar jauh dari penyakit jantung.

Klikdokter.com, Jakarta Terkadang, penyakit fisik tak cuma berasal dari kondisi dalam tubuh itu sendiri. Kondisi psikis yang tidak sehat juga bisa berkontribusi terhadap menurunnya daya tahan tubuh seseorang, sehingga rentan terserang penyakit. Sebagai contoh, selain karena pola hidup yang tak sehat, penyakit jantung juga bisa dipicu tingkat stres yang tinggi. Mengingat saat ini semakin banyak kasus serangan jantung pada wanita, yuk lakukan tips bebas stres agar jauh dari bahaya penyakit jantung.

Wanita, stres, dan penyakit jantung

Tak cuma pria, wanita juga sama-sama berisiko untuk mengalami penyakit jantung akibat stres. Stres yang dirasakan oleh wanita pun tak hanya bersumber dari pekerjaan di kantor, tetapi juga tanggung jawab sebagai istri, ibu, serta beberapa faktor lainnya. Sehingga, risiko yang ditimbulkan bisa jadi lebih parah.

Hal di atas dibenarkan oleh Erin Machos, M.D., direktur rekanan kardiologi preventif di Ciccarone Center for the Prevention of Heart Disease, Amerika Serikat. Penelitian telah membuktikan bahwa stres pada wanita dapat menyebabkan penyakit jantung yang efek komplikasinya jauh lebih buruk ketimbang pria.

Misalnya saja, wanita yang punya tingkat stres lebih tinggi mungkin tak akan bisa pulih seperti pria dengan tingkat stres yang mirip setelah terkena serangan jantung. Erin mengatakan, wanita cenderung memiliki komplikasi yang lebih rumit setelah serangan jantung. Stres dan kecemasan mungkin adalah penyebabnya.

“Para wanita mungkin tidak melakukan hal-hal yang perlu dilakukan untuk meredakan stres, seperti berolahraga, melakukan pola makan sehat, atau melakukan rehabilitasi jantung. Stres dan kecemasan dapat berdampak pada proses pemulihan, serta dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah,” kata Erin seperti dilansir dari laman Johns Hopkins Medicine.

Penyebab lain wanita rentan terkena penyakit jantung

Di sisi lain, dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter mengatakan, wanita yang telah mengalami menopause pasti kadar hormon estrogennya menurun drastis. Hormon itu sendiri menjaga fleksibilitas pembuluh darah arteri dan membuat dinding arteri kuat.

“Nah, penurunan kadar hormon tersebut dapat memicu terjadinya kerusakan pada pembuluh arteri yang membawa darah ke jantung,” jelas dr. Theresia. 

Pada wanita menopause juga akan terjadi peningkatan tekanan darah dan terjadi penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah. Sehingga, bila faktor risiko ini bercampur dengan faktor stres yang berat, maka itu seakan menjadi combo attack terhadap kesehatan jantung.

1 dari 2 halaman

Tips bebas stres demi terhindar dari penyakit jantung

Berdasarkan hal-hal yang dijelaskan sebelumnya, wanita harus mampu mengelola stres dengan baik sehingga terhindar dari penyakit jantung. Berikut ini adalah beberapa tipsnya!

  • Bersosialisasilah!

Carilah waktu bersama teman dan orang-orang terkasih untuk bersenang-senang dan saling mendukung. Sebab, ada studi yang melaporkan bahwa mengisolasi diri saat stres justru dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Isolasi sosial juga berkaitan dengan perilaku, seperti merokok dan terlalu banyak berdiam diri, sehingga risiko terkena penyakit jantung juga meningkat.

  • Yuk, bergerak aktif!

Saat Anda mengalami stres berat, ketimbang melampiaskannya dengan banyak makan, lebih baik luapkan dengan berolahraga. Sebab, olahraga dapat meningkatkan endorfin, sehingga suasana hati akan membaik secara alami. Lagi pula, sudah menjadi rahasia umum bahwa melakukan olahraga aerobik dapat menyehatkan jantung.

Jadi, dengan berolahraga, Anda bisa mendapatkan dua efek positif sekaligus: perbaikan suasana hati dan terpeliharanya kesehatan jantung! American Heart Association merekomendasikan olahraga aerobik dilakukan sebanyak lima kali dalam seminggu, 30 menit tiap satu sesi.

  • Jangan jadikan makanan sebagai pelarian stres

Kalau sedang stres, umumnya yang dicari adalah makanan yang cenderung manis dan berlemak. Jika ini dilakukan terus-menerus, kegemukan dan obesitas bisa terjadi, sehingga risiko untuk terkena serangan jantung (juga diabetes) juga makin tinggi.

  • Jangan berhenti untuk tetap optimis

Punya masalah atau beban hidup memang bisa bikin sedih. Namun, cobalah untuk tidak bersedih secara berlebihan apalagi hingga berlarut-larut. Sebisa mungkin, cobalah untuk melihat segala sesuatunya dari sudut pandang yang lebih positif. Beberapa penelitian membuktikan bahwa optimisme dapat meningkatkan kesehatan. Sebagai contoh, ada studi yang menunjukkan bahwa sikap optimis dapat membantu pemulihan sindrom koroner akut.

  • Luangkan waktu untuk diri sendiri

Sesibuk apa pun, wanita tak boleh lupa merawat diri. Kadang, terlalu sibuk mengurus rumah tangga membuat seorang wanita lupa dengan kesehatan dirinya. Pastikan Anda punya waktu untuk makan sehat, berolahraga, serta melakukan aktivitas yang Anda suka.

Memiliki kondisi psikis yang baik merupakan aset yang berharga. Sebab, jiwa yang bahagia berkontribusi terhadap kesehatan jasmani. Hati senang, Anda pun jadi tak mudah sakit! Karena wanita sama-sama berisiko terkena penyakit jantung seperti halnya pria, penting untuk menjaga diri dari ancaman tersebut. Upayakan untuk bisa bebas stres dengan melakukan tips bebas stress yang dipaparkan di atas, agar Anda jauh dari ancaman penyakit jantung.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar