Sukses

8 Tips Atasi Kecemasan dengan Cara Alami

Rasa gugup, gelisah, tegang dan jantung berdebar sering menyerang mereka yang mengalami stres dan kecemasan kronis. Atasi dengan cara ini.

Klikdokter.com, Jakarta Tak sedikit orang yang berhadapan dengan stres dan kecemasan kronis. Gejalanya biasanya rasa gugup, gelisah, tegang, jantung berdebar, hingga sakit di dada. Faktanya, kecemasan adalah masalah mental yang paling umum, meski pada beberapa kasus kondisi ini juga disebabkan oleh kondisi medis tertentu. Jika Anda sering mengalami kecemasan, ada beberapa cara alami untuk mengatasinya.

“Cemas atau kecemasan adalah perasaan gelisah, khawatir atau takut. Setiap orang pasti pernah merasa cemas pada beberapa titik dalam hidupnya. Namun, untuk sebagian orang, perasaan ini bisa berlangsung terus-menerus,” ujar dr. Fiona Amelia, MPH dari KlikDokter.

"Misalnya, ketika Anda cemas sebelum ujian, hal itu akan membuat diri lebih waspada dan siaga, sehingga performa menjadi lebih baik. Namun kecemasan yang terlalu berlebihan akan membuat Anda lelah serta sulit berkonsentrasi," sambung dr. Fiona.

Jika Anda kerap bermasalah dengan kecemasan, lakukan tips alami di bawah ini untuk mengatasinya.

  1. Olahraga

Olahraga adalah cara yang baik untuk mengenyahkan rasa cemas, dan ini terbukti secara medis. Sebagai contoh, dalam sebuah ulasan tahun 2015 dalam jurnal “Annals of Behavioral Medicine”, olahraga mungkin bisa menjadi terapi gangguan kecemasan. Meski demikian, butuh penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat efektivitasnya.

Tak hanya itu, olahraga juga bisa membantu kecemasan akibat kondisi stres. Hasil dari studi tahun 2016 dalam jurnal “Psychosomatic Medicine” menemukan bahwa olahraga baik untuk orang-orang dengan kecemasan yang berkaitan dengan upaya berhenti merokok.

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, efek ini disebabkan karena saat Anda berolahraga, tubuh memproduksi endorfin yang membuat Anda merasa bahagia.

  1. Meditasi

Meditasi bisa membantu menenangkan pikiran, membuatnya lebih mudah untuk mengelola stres dan ansietas. Ada banyak bentuk meditasi yang bisa Anda lakukan, dan yoga adalah salah satunya.

Meditasi berbasis kesadaran adalah terapi yang paling populer. Sebuah ulasan metaanalisis tahun 2010 yang diterbitkan oleh American Psychological Association menyebut, meditasi ditemukan sangat efektif untuk orang-orang dengan gangguan yang berkaitan dengan mood dan ansietas.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

  1. Relaksasi

Salah satu respons terhadap kecemasan adalah otot tegang dan mengencangkan rahang. Coba lakukan relaksasi. Anda bisa berbaring dalam posisi yang nyaman, buat otot-otot menjadi relaks. Mulailah dari jari kaki lalu terus naik ke bahu dan rahang. Selain itu, Anda juga bisa teknik pernapasan panjang.

“Tarik napas pelan dan dalam melalui hidung selama 5–7 detik. Tahan selama 3–4 detik. Kemudian, embuskan lagi melalui mulut (seperti ketika Anda hendak bersiul) selama 7–9 detik. Ulangi hingga 10–20 kali,” jelas dr. Nadia.

  1. Menulis

Beberapa studi menemukan bahwa menulis, baik dalam jurnal maupun bentuk lainnya, dapat membuat seseorang bisa mengelola kecemasan lebih baik. Sebagai contoh, studi tahun 2016 oleh Queen’s University, Kanada, menemukan bahwa penulisan kreatif dapat membantu anak-anak dan remaja dalam mengelola ansietas.

  1. Aromaterapi

Menghirup aroma tertentu juga diyakini dapat meredakan stres dan kecemasan. Aroma yang disarankan bisa berbeda-beda pada tiap orang, sehingga pertimbangkan untuk mencoba berbagai aroma hingga Anda menemukan yang paling cocok.

Jika Anda bingung, Anda bisa mencoba dengan aroma lavender. Pasalnya, menurut sebuah studi di jurnal “Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine” tahun 2012, aromaterapi lavender bisa membantu mengatasi insomnia pada 67 partisipan wanita berusia 45-55 tahun. Ada pula hasil bahwa aroma lavender bisa menurunkan detak jantung dalam jangka pendek dan membantu mengatasi gangguan tidur dalam jangka panjang.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya (2)

  1. Teh herbal

Banyak teh herbal bisa membantu mengatasi kecemasan dan memudahkan tidur. Beberapa orang merasa proses membuat teh sendiri punya efek menenangkan. Namun, beberapa jenis teh diketahui memiliki efek langsung terhadap otak, sehingga meredakan kecemasan.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di “Journal of Psychiatric Research” tahun 2018, teh kamomil ditemukan dapat mengurangi kadar hormon stres kortisol.

  1. Curhat

dr. Nadia juga menganjurkan agar Anda curhat dengan orang yang Anda percaya saat cemas. Ceritakan hal-hal yang membuat Anda cemas dan sampaikan apa yang dirasakan. Dukungan positif dari orang lain akan mengurangi rasa cemas serta meningkatkan rasa percaya diri Anda.

  1. Menghabiskan waktu dengan hewan peliharaan

Jika Anda memiliki anjing, kucing, atau hewan peliharaan lainnya, manfaatkan mereka untuk meredakan kecemasan yang Anda alami. Hewan peliharaan menawarkan persahabatan, cinta, dan dukungan. Sebuah studi tahun 2018 mengonfirmasi bahwa hewan peliharaan baik untuk orang-orang dengan berbagai masalah kesehatan mental, termasuk kecemasan.

Studi sebelumnya yang tertulis di jurnal “Gerontology” tahun 2016 menemukan bahwa merawat hewan seperti jangkrik dapat meningkatkan kesehatan pada kelompok lansia. Selain itu, studi lainnya di jurnal “Frontiers in Psychology” tahun 2015 menyebut, merawat dan menghabiskan waktu dengan kuda dapat meredakan stres dan kecemasan yang berkaitan dengan trauma.

Lain kali, jika Anda kembali mengalami serangan kecemasan, atasi dengan tips yang disebutkan di atas. Kecemasan yang tidak ditangani – atau terus memburuk – bisa menambah stres yang bisa berujung pada kondisi yang lebih serius. Jika Anda mengalami kesulitan dalam menangani stres dan kecemasan, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar