Sukses

Gigi Pria Lebih Rapuh daripada Gigi Wanita?

Kesehatan dan kebersihan gigi harus senantiasa dijaga agar masalah gigi, seperti karies dan gigi rapuh, tidak menghampiri.

Klikdokter.com, Jakarta Gigi merupakan bagian tubuh manusia yang punya fungsi penting untuk mengunyah dan mencerna makanan. Selain itu gigi juga berperan penting dalam berbicara. Untuk itu, kesehatan dan kebersihan gigi harus dijaga agar masalah gigi – seperti  gigi rapuh – tidak menghampiri.

Namun, benarkah gigi pria cenderung lebih rapuh daripada wanita? Mari simak penjelasannya di sini.

Gaya hidup dan kesehatan gigi

Gaya hidup Anda sangat memengaruhi kesehatan gigi. Misalnya, kebiasaan merokok dan minum kopi yang lebih banyak dilakukan oleh para pria. Dan, kebiasaan makan makanan manis atau asam dan minuman kopi yang manis lebih banyak dilakukan oleh anak remaja, terutama wanita. Kebiasaan-kebiasaan tersebut ternyata dapat berefek pada gigi.

Penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa jumlah perokok aktif di Indonesia lebih banyak adalah kaum pria. Kebiasaan merokok dapat mengganggu kesehatan gigi dan organ tubuh lainnya, seperti jantung serta paru-paru.

Sementara itu, dampak kebiasaan merokok terhadap rongga mulut yang paling sering dijumpai adalah penyakit jaringan periodontal yang meliputi gusi dan tulang alveolar. Merokok menyebabkan fungsi sel di dalam gusi menjadi terganggu sehingga gusi menjadi rentan terkena penyakit gusi akibat aliran darah di gusitidak lancar.

Selain itu,para perokok juga berisiko enam kali lipat lebih besar terkena kanker mulut dan kanker nasofaring dibanding yang tidak merokok. Merokok menggunakan pipa atau cerutu juga berisiko terkena kanker dan penyakit gusi.

Di dalam Jurnal American Dental Association, jumlah pengguna cerutu yang mengalami kehilangan gigi dan kerusakan tulang setara dengan perokok tembakau, begitu juga dengan pengguna pipa. Dampak kerusakan lainnya dalam rongga mulut antara lain, bau mulut dan gigi menjadi kuning.

Adapun pada wanita, tanpa harus memiliki kebiasaan makan makanan manis dan asam saja sudah terdapat faktor-faktor yang dapat membuat gigi mereka menjadi rapuh atau rentan karies. Yaitu:

  1. Komposisi dan banyaknya air ludah

Air ludah berperan yang penting dalam pencegahan karies. Fungsi air ludah antara lain membilas rongga mulut dari sisa makanan, menetralkan keasaman rongga mulut, serta melakukan remineralisasi di dalam mulut.

Di dalam air ludah terdapat komponen IgA yang merupakan antibodi untuk melindungi gigi dari karies. Wanita memproduksi air ludah dengan tingkat IgA yang lebih rendah dibanding pria. Selain itu, perubahan hormonal juga berperan dalam pembentukan tingkat IgA yang rendah ini.

  1. Proses kehamilan

Pada masa kehamilan, tubuh wanita mengalami beberapa penyesuaian. Seperti, penurunan daya tahan tubuh, keinginan untuk ngemil atau makan sesuatu, peningkatan hormon, perubahan komposisi air ludah, dan perubahan psikis lain yang menyebabkan gigi menjadi rentan dengan karies.

Pada wanita hamil, produksi air ludah juga berkurang sehingga fungsi air ludah sebagai pembersih rongga mulut dan menetralkan keasaman rongga mulut untuk mencegah karies juga ikut menurun.

  1. Diet atau pola makan

Wanita berperan besar dalam aktivitas menyiapkan makanan di dalam rumahnya, sehingga memudahkan untuk menjangkau makanan atau ngemil kapan pun di luar waktu makan. Secara otomatis, aktivitas ini akan terus-menerus menyediakan “makanan” juga untuk bakteri Streptococcus mutans di dalam mulut. Hal ini memperbesar risiko untuk terjadinya karies di dalam mulut.

Pada penelitian di India yang dituangkan dalam International Journal of Oral Care and Research, menyatakan bahwa vegetarian memiliki risiko karies gigi yang lebih tinggi dibanding non-vegetarian. Ternyata, buah-buahan juga dapat berperan untuk menyebabkan karies gigi dan erosi gigi. Karena itulah,diperlukan edukasi yang lebih spesifik kepada para vegetarian agar dapat menjaga kesehatan gigi.

Dengan demikian, pria dan wanita sama-sama memiliki faktor risiko mengalami gigi rapuh, karies, dan penyakit gusi. Yang paling utama harus dilakukan adalah mencegah faktor risiko di atas semakin besar. Untuk itu, segera hentikan kebiasaan merokok, selalu disiplin terhadap pola makan, serta senantiasa menjaga kesehatan gigi. Minimal, sikatlah gigi dua kali sehari dan sebelum tidur agar kebersihan rongga mulut selalu terjaga.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar