Sukses

8 Fobia Aneh yang Perlu Anda Tahu

Berbagai fobia di bawah ini cukup unik. Coba perhatikan, jangan-jangan Anda atau orang sekitar Anda mengalaminya?

Klikdokter.com, Jakarta Bicara soal fobia, mungkin yang paling banyak dikenal masyarakat adalah fobia ketinggian, fobia gelap, dan fobia terhadap lubang banyak alias trypophobia. Namun ternyata masih banyak lagi jenis fobia yang belum Anda ketahui.

Tak sedikit juga ketakutan yang dapat dikatakan sebagai fobia aneh! Tak percaya? Coba saja simak penjelasan tentang beberapa fobia aneh yang dilansir Reader’s Digest berikut ini!

1. Plutophobia: Takut akan uang

Alasan pertama orang bekerja keras adalah untuk mendapatkan uang. Apalagi, untuk mendapatkan sesuatu dibutuhkan uang, sehingga uang kerap dianggap sebagai hal krusial dalam kehidupan manusia.

Saking dianggap krusial, tak heran banyak manusia yang melegalkan beragam cara, sekalipun kriminal, hanya demi mendapatkan uang. Namun, di tengah-tengah masyarakat dunia yang mendewakan harta tersebut, ada juga, lo, orang yang takut dengan uang plus kekayaan! Orang dengan fobia tersebut dinamakan plutophobia.

2 Phobophobia: Takut dengan fobia yang dimiliki

Fobia yang satu ini agak kompleks. Pada kondisi ini, orang tidak memiliki hal-hal spesifik yang mesti ditakuti, dia justru merasa takut bahwa fobia yang ada pada dirinya. Rasa takut pada orang yang memiliki fobia memang sulit untuk dimengerti.

Bahkan, menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, penderita fobia sering dijadikan bulan-bulanan oleh lingkungan sekitarnya karena terbatasnya pemahaman masyarakat akan gangguan cemas yang dialaminya.

3. Geliophobia: takut tertawa

Ketika hampir semua orang ingin hidup bahagia dengan segala kelucuan yang membuatnya tertawa, di sisi lain ada orang yang takut bila dirinya tertawa.

Sebagai geliophobia, orang-orang ini menghindarkan diri dari hal-hal lucu supaya dia tidak tertawa dan tidak mendengar tawa orang lain, meskipun mereka hanya mengeluarkan suara cekikikan yang tidak terlalu terdengar.

4. Caligynephobia: Takut dengan wanita cantik

Di saat kebanyakan pria suka dikelilingi oleh wanita cantik, ternyata ada juga orang yang mengalami fobia saat berhadapan langsung dengan wanita tersebut. Disebut sebagai caligynephobia atau venustraphobia, mereka akan merasakan nyeri di dada, mati rasa, bahkan pingsan saat berada di dekat kaum hawa yang mereka anggap menarik.

5. Genuphobia: Takut dengan dengkul

Orang yang mengalami fobia ini tidak suka melihat lutut, baik milik dirinya sendiri maupun orang lain. Sehingga, dia selalu mengenakan celana atau rok panjang dan berharap orang sekitarnya juga begitu agar lutut tidak terlihat. Tapi, kalau dia sedang mandi, bagaimana, ya?

6. Nomophobia: Takut lepas dengan ponselnya

Menurut dr. Astrid, ketakutan ini mengakibatkan seseorang tidak bisa hidup tanpa ponselnya. “Pengalaman Fobia ini bermunculan seiring berkembangnya zaman karena semakin tingginya tingkat ketergantungan masyarakat pada ponsel.” jelas dr Astrid.

7. Eleutherophobia: Takut akan kebebasan

Orang yang takut dengan kebebasan umumnya tidak dapat melakukan apa pun tanpa menerima perintah dari orang lain. Mereka juga lebih memilih untuk meningkatkan tanggung jawabnya ketimbang mendapatkan kebebasan waktu.

Bila mendapatkan kebebasan, dia cenderung mengalami detak jantung yang tidak beraturan, berkeringat, dan gemetar.

8. Kathisophobia: Takut duduk

Bagi Anda yang tidak mengalami fobia ini, mungkin Anda akan berharap bahwa penumpang KRL yang Anda naiki mengalami kathisophobia. Semua orang memilih untuk tetap berdiri, sehingga Anda bisa duduk dengan leluasa di bangku mana saja.

Itulah beberapa fobia aneh yang bisa menyerang sebagian orang. Apakah salah satunya pernah Anda jumpai atau bahkan pernah rasakan? Pada dasarnya, fobia merupakan gangguan cemas yang terpicu saat menemui objek tertentu.

Bila Anda berada di sekitar orang yang mengakami fobia dan kambuh, sebaiknya jangan jadikan lelucon. Sebab, fobia sebenarnya juga menyiksa penderitanya. Meski alasan atas ketakutannya kurang masuk akal bagi Anda, lebih baik bantu tenangkan dan bila reaksinya sudah berlebihan, coba ajak untuk ke psikiater.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar