Sukses

Kurangi Mual Saat Hamil Muda dengan Rutin Olahraga

Mual saat hamil muda tentunya akan membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Namun, keluhan ini ternyata bisa diatasi dengan rutin olahraga.

Klikdokter.com, Jakarta Sedang hamil muda dan mengalami mual yang mengganggu? Keluhan ini memang umumnya dirasakan oleh sebagian besar ibu hamil di trimester pertama. Walaupun katanya hanya terjadi di pagi hari (morning sickness), kenyataannya mual saat hamil bisa terjadi kapan saja. Caranya mudah, yaitu atasi dengan rutin olahraga.

Olahraga dapat mengurangi mual saat hamil

Sebagian besar wanita mengalami mual dan muntah di trimester pertama kehamilan dengan intensitas yang berbeda-beda. Bahkan, ada pula yang terus mengalaminya hingga hamil tua. Meski kerap mengganggu, sesungguhnya rasa mual ini dianggap sebagai indikator yang baik untuk kehamilan yang sehat.

Untuk mengurangi mual saat hamil, para pakar setuju bahwa berolahraga adalah cara yang tepat, dengan catatan harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak berlebihan. Bila tidak, olahraga justru dapat memicu hal-hal yang memperburuk rasa mual, seperti rasa melayang, dehidrasi, dan sesak napas.

Karena manfaat tersebut, ibu hamil dianjurkan untuk rutin melakukan olahraga ringan yang disertai dengan makan dan minum yang cukup. Selain itu, olahraga sebenarnya juga dapat mengalihkan perhatian ibu dari rasa mual dan menunjang kesehatannya secara umum.

Jenis olahraga yang baik dilakukan saat hamil

Untuk mengurangi rasa mual, pilihlah olahraga berintensitas rendah seperti berjalan, yoga, atau berenang. Bila cuaca panas, Anda dapat berolahraga di pagi hari atau di dalam ruangan.

Namun ingat, bila rasa mual justru semakin meningkat saat berolahraga, segeralah berhenti untuk menghindari gangguan pada tubuh dan janin. Hindari pula olahraga yang terlalu keras hingga membuat Anda kehabisan napas.

Selain itu, ibu hamil dianjurkan untuk minum air dan mengonsumsi makanan yang tidak terlalu berat untuk menunjang olahraga yang dilakukan. Beberapa asupan yang direkomendasikan seperti susu, yoghurt, pisang atau buah-buahan lain. Konsumsilah beberapa makanan tersebutsetengah jam sebelum berolahraga.

Hal ini bertujuan untuk memberikan energi dan mencegah dehidrasi serta penurunan gula darah yang terlalu rendah saat berolahraga, yang mana dapat meningkatkan rasa mual.

Selama dan setelah berolahraga, saat hamil Anda juga dianjurkan untuk minum segelas air (200 mL) agar terhindar dari dehidrasi.

1 dari 2 halaman

Manfaat lain olahraga saat hamil

Selain mengurangi mual, ternyata olahraga saat hamil juga memiliki banyak manfaat lain, seperti:

  • Mengurangi risiko komplikasi kehamilan. Beberapa risiko komplikasi seperti diabetes dan keracunan pada kehamilan (preeklamsia) bisa diminimalkan dengan rutin olahraga.
  • Meningkatkan energi. Rasa lelah kerap melanda ibu hamil di trimester pertama dan di akhir trimester ketiga. Meski tampaknya kontradiktif, justru terlalu banyak beristirahat membuat Anda semakin merasa lelah.
  • Memperbaiki suasana hati. Ibu hamil lebih rentan depresi. Namun, olahraga saat hamil dapat membantu menguranginya melalui pengeluaran hormon endorfin yang membantu memperbaiki suasana hati.
  • Mengurangi nyeri punggung dan panggul. Janin yang semakin membesar tentu akan menambah beban ekstra pada tubuh ibu hamil. Olahraga akan menguatkan otot-otot punggung, perut dan panggul yang pada akhirnya dapat mengurangi timbulnya nyeri punggung dan panggul saat hamil tua.
  • Membuat tidur lebih nyenyak. Selama tidak dilakukan menjelang waktu tidur, olahraga dapat membuat kualitas tidur lebih baik.
  • Mengatasi konstipasi. Peningkatan hormon progesteron pada ibu hamil membuat gerakan usus melambat, sehingga rentan mengalami konstipasi. Namun bila tubuh aktif, usus pun akan terdorong untuk lebih aktif. Sehingga, konstipasi dapat dihindari.

Secara umum, melakukan olahraga secara rutin dapat menjaga Anda tetap bugar selama hamil, sehingga siap untuk menghadapi persalinan. Berikutnya, kebiasaan ini dapat membantu mempercepat pemulihan dan penurunan berat badan setelah melahirkan.

Tak perlu takut. Olahraga tidak akan membuat Anda mengalami keguguran selama kehamilan berjalan normal. Namun demikian, sebaiknya pastikan dengan mendengarkan saran dari dokter kandungan dan kebidanan Anda bahwa olahraga yang akan dilakukan aman bagi Anda dan janin.

Bisa dipahami kalau serangan mual saat hamil dapat menurunkan keinginan Anda untuk berolahraga. Meski demikian, Anda tetap dianjurkan untuk olahraga rutin selama 30 menit setiap hari, terutama pada saat hamil muda. Sebab, olahraga dapat melawan rasa lelah, memperbaiki suasana hati dan membuat Anda lebih berenergi saat hamil.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar