Sukses

Lawan Radang Tenggorokan dengan Cuka Apel

Cuka apel mengandung bahan aktif yang mampu meredakan radang tenggorokan dengan cara yang lebih alami.

Klikdokter.com, Jakarta Radang tenggorokan memang bisa sangat menyiksa. Jangankan makan enak, bicara pun jadi sulit dilakukan karena rasa sakit yang mengganggu. Banyak minum air putih, istirahat, dan menghindari makanan berbumbu tajam umumnya jadi anjuran untuk melawan proses peradangan. Selain itu, cuka apel juga dapat dijadikan senjata untuk meredakan penyakit tersebut.

Kandungan alami cuka apel

Cuka apel merupakan hasil olahan dari buah apel segar yang dihancurkan dan difermentasi dengan jangka waktu tertentu. Hasil proses panjang ini adalah cairan bercita rasa asam segar yang dipercaya mengandung berbagai kebaikan untuk tubuh. Salah satu yang dapat diperangi oleh bahan alami ini adalah radang tenggorokan.

Walau bukti ilmiah yang membenarkan hal ini masih sangat terbatas, tidak ada salahnya mencoba metode yang satu ini. Bersumber dari bahan alami dengan minimnya kemungkinan efek samping, cuka apel bisa jadi opsi untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman saat radang tenggorokan.

Dari proses panjang fermentasi apel tersebut dihasilkan asam asetat, senyawa yang disebut-sebut mampu berperan sebagai antikuman. Peran penting inilah yang dipercaya ampuh membantu mengatasi radang tenggorokan.

Namun, bila penyebabnya adalah bakteri, cuka apel tidak bisa dijadikan sebagai pengobatan tunggal. Radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri umumnya bersifat berat disertai dengan demam, dan kerap ditemui bercak putih di area dalam tenggorokan. Infeksi bakteri ini harus diterapi dengan antibiotik yang jenis dan dosisnya tepat.

Tak perlu khawatir, radang tenggorokan yang disebabkan bakteri tergolong lebih jarang terjadi dibandingkan dengan virus atau yang hanya disebabkan iritasi tanpa ada infeksi. Tapi baik karena iritasi maupun infeksi, radang tenggokan bisa sangat mengganggu penderitanya.

Cara mengonsumsi cuka apel

Bila tertarik mencoba cuka apel untuk mengendalikan radang tenggorokan, hal yang kemudian perlu diperhatikan adalah cara penyajiannya. Cuka apel tidak boleh diminum begitu saja. Rasanya yang pekat dan asamnya yang kuat justru dapat memperparah iritasi dan radang bila diminum langsung tanpa dicairkan.

Untuk itu, pastikan cuka apel yang dikonsumsi sudah dilarutkan dengan air. Suhu air yang digunakan boleh sedikit hangat agar memberikan efek nyaman pada area sekitar tenggorokan.

Selain diminum, cuka apel juga bisa dijadikan sebagai bahan membuat larutan berkumur. Campurkan 1 sendok makan cuka apel dan garam ke dalam satu gelas air hangat dan berkumurlah dengan larutan ini. Tambahan garam yang terkandung dalam larutan dapat membantu meningkatkan efektivitas antiradang.

Penasaran dengan variasi lain dalam penggunaan cuka apel? Cobalah mencampurnya dengan beberapa potong jahe di dalam segelas air hangat. Serupa dengan cuka apel, jahe juga dipercaya ampuh dalam membantu meredakan proses peradangan. Bahkan manfaat baik ini sudah dibuktikan melalui berbagai penelitian.

Walau bukti ilmiahnya masih sangat terbatas, tidak ada salahnya mencoba cuka apel bila tengah mengalami radang tenggorokan. Pastikan Anda tidak memiliki riwayat sakit mag atau gangguan pencernaan yang tidak memperbolehkan konsumsi asupan asam. Selain itu, cuka apel yang dikonsumsi harus sudah dilarutkan dengan air. Silakan mencoba!

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar