Sukses

Alasan Pria Lansia Perlu Rajin Beres-Beres Rumah

Pria lansia harus lebih sering menghabiskan waktu untuk beres-beres rumah. Ini manfaatnya untuk kesehatan.

Klikdokter.com, Jakarta Ketika memasuki masa lansia, aktivitas fisik tetap penting dilakukan. Tidak perlu yang susah, cukup melakukan aktivitas ringan seperti beres-beres rumah. Dalam hal ini, pria lansia perlu didorong untuk melakukan lebih banyak aktivitas seperti itu.

Hanya saja, menurut penelitian para pria ternyata lebih sedikit melakukan pekerjaan rumah dibanding wanita. Dalam urusan ini, wanita lebih superior dengan 2 jam lebih banyak melakukan pekerjaan rumah tangga harian.

Beres-beres rumah baik untuk kesehatan, karena termasuk ke dalam aktivitas fisik. Hal ini diungkapkan oleh dr. Sophia B. Hage kepada KlikDokter. “Kegiatan membersihkan rumah bermanfaat dalam mengurangi waktu yang tidak aktif, atau sedenter. Jadi secara tidak langsung bisa menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan sindrom metabolik,” katanya.

Studi soal ini sudah dilakukan oleh Nicholas Adjei dan Tilman Brand, dari University of Bremen di Jerman. Para peneliti ingin mencari tahu apa kegiatan sehari-hari yang dilakukan lansia saat pensiun dan bagaimana hal tersebut memengaruhi kesehatan mereka. Hasil studi telah diterbitkan di jurnal BMC Public Health pada Januari 2018.

“Secara global persentase lansia yang berusia 65 tahun ke atas meningkat, karena harapan hidup yang lebih tinggi. Penting untuk memahami bagaimana lansia menghabiskan waktu mereka sehari-hari, serta implikasinya terhadap kesehatan mereka,” ujar Adjei, dilansir Medical News Today.

Dalam studi tersebut, tim peneliti melihat bahwa membersihkan rumah telah menjadi aktivitas produktif utama bagi lansia setelah pensiun. Akan tetapi, para peneliti belum banyak mengetahui dampak dari melakukan pekerjaan rumah tangga terhadap kesehatan lansia.

Beres-beres rumah bagus bagi pria

Studi mengungkapkan bahwa rata-rata pria lansia terlibat dalam kegiatan bersih-bersih rumah sebanyak 3,1 jam per hari, sementara wanita lansia menghabiskan hampir 4,7 jam setiap hari untuk beres-beres rumah.

Para wanita menghabiskan lebih banyak waktu untuk bersih-bersih rumah, memasak, dan berbelanja. Sementara itu, para pria menghabiskan lebih banyak waktu untuk berkebun dan perawatan rumah.

Adjei dan Brand menemukan bahwa kesehatan para lansia yang beres-beres rumah 3-6 jam per hari 25 persen lebih baik, bila dibandingkan dengan mereka yang hanya menghabiskan 1-2 jam per hari untuk bersih-bersih rumah. 

Saat para peneliti menambahkan pola tidur sebagai acuan penelitian, mereka melihat bahwa tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa menyabotase manfaat beres-beres rumah pada wanita lansia. Artinya, wanita harus punya waktu tidur yang cukup. Sementara pada pria, durasi tidur tampaknya tidak berdampak apa pun, mereka tetap mendapatkan manfaat dari beres-beres rumah tersebut.

Apakah temuan ini menunjukkan bahwa pria perlu lebih rajin beres-beres rumah? Brand mengatakan, “Fakta bahwa wanita lansia menghabiskan lebih banyak waktu untuk beres-beres rumah daripada pria lansia bisa menjadi salah satu alasan perbedaan efek kesehatan dari pekerjaan rumah tangga di antara keduanya.” Menurutnya, kurang tidur akibat melakukan pekerjaan rumah tangga berlebihan bisa berbahaya bagi wanita.

Pada akhirnya, pria lansia harus turut mengambil peran dalam pekerjaan rumah tangga sebagai bagian dari aktivitas fisik harian. Bicarakan mengenai pembagian tugas beres-beres rumah dengan istri agar tidak terlalu lelah dan kurang tidur. Selain bisa sama-sama sehat, juga akan membuat kehidupan rumah tangga jadi lebih harmonis.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar