Sukses

10 Penyebab Jari Bengkak yang Jarang Diketahui

Jari bengkak tak melulu disebabkan oleh hal sepele. Keadaan tersebut juga bisa terjadi akibat penyakit berbahaya.

Klikdokter.com, Jakarta Jari bengkak merupakan keadaan yang sering dianggap sepele. Pasalnya, kondisi tersebut umumnya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan khusus dari dokter. Namun, jangan salah, jari bengkak juga dapat disebabkan oleh penyakit berbahaya, lho!

Ada beragam gangguan kesehatan yang bisa menyebabkan jari bengkak. Mungkin Anda juga pernah mengalaminya. Di bawah ini adalah berbagai penyebab yang bisa menyebabkan terjadinya jari bengkak:

1. Cedera

Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, salah satu penyebab jari bengkak yang paling sering adalah cedera. Ligamen yang sobek, terkilir, luka pada tendon, dislokasi, atau patah tulang adalah beberapa jenis cedera yang dimaksud.

“Jari yang bengkak akibat cedera biasanya akan sembuh dalam waktu 7–10 hari. Jika cederanya tidak terlalu buruk, kompres es, istirahat, dan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas mungkin sudah cukup untuk mengatasi gejala,” kata dr. Astrid.

2. Infeksi

Selain cedera, kata dr. Astrid, infeksi juga tergolong sebagai penyebab jari bengkak yang paling sering. Beberapa jenis infeksi yang bisa menyebabkan keluhan tersebut, yakni:

  • Herpetic whitlow atau infeksi herpes yang menyebabkan lepuh berdarah kecil di jari
  • Paronychia atau infeksi pada dasar kuku yang disebabkan oleh bakteri atau jamur
  • Felon atau infeksi penuh nanah yang menyakitkan di ujung jari

Infeksi yang mendasari terjadinya jari bengkak dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya jika tidak diobati lebih awal.

3. Radang sendi

Radang sendi hanya menyebabkan keluhan rasa sakit, tapi juga pembengkakan. Dengan kata lain, jika peradangan terjadi di sendi sekitar jari, keluhan jari bengkak sangat mungkin terjadi.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

4. Penyakit ginjal

Ginjal Anda membuang limbah dan cairan ekstra dari dalam tubuh. Salah satu tanda pertama bahwa ada sesuatu yang salah pada ginjal adalah bengkak di jari tangan, kaki, dan di sekitar mata.

5. Asam urat

Asam urat tinggi dapat menyebabkan bengkak di area sendi, termasuk di sendi jari. Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, pembengkakan sangat mungkin terjadi akibat proses peradangan di sendi yang terasa sakit. Peradangan tersebut terjadi ketika penumpukan kristal asam urat pada persendian diserang oleh sel darah putih sebagai mekanisme pertahanan tubuh.

6. Penyakit Raynaud

Ini adalah kondisi langka yang memengaruhi pembuluh darah di jari tangan dan kaki. Penyakit Raynaud menyebabkan pembuluh darah di bagian tubuh tersebut menyempit, khususnya saat penderitanya merasa kedinginan atau stres.

Sebagai akibat dari proses penyempitan pembuluh darah, pasokan darah ke jari akan terhambat. Alhasil, jari akan terasa sakit, “membeku”, berubah warna menjadi putih atau biru. Lantas, saat pembuluh darah terbuka dan jari kembali mendapatkan pasokan darah, maka jari-jari akan terasa berdenyut-denyut dan membengkak.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

7. Scleroderma

Scleroderma merupakan penyakit langka, dimana terjadi pengerasan kulit dan jaringan “penghubung”. Tangan akan menjadi kaku, dan jari-jari menjadi bengkak seperti sosis.

8. Retensi cairan

Cairan tubuh yang tidak terdistribusi dengan sempurna dapat menumpuk di jaringan atau sendi. Jika penumpukan cairan terjadi di sendi jari, bukan tidak mungkin keluhan jari bengkak akan terjadi.

9. Obat

Terdapat jenis obat-obatan yang dapat menyebabkan efek samping jari bengkak, di antaranya:

  • Obat antinyeri yang dijual bebas, seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen
  • Steroid
  • Obat-obatan tertentu untuk diabetes atau tekanan darah tinggi
  • Obat sakit saraf, seperti gabapentin dan pregabalin
  • Terapi hormonal dengan estrogen atau testosteron

Jari bengkak akibat pengobatan biasanya bukan kondisi yang serius. Akan tetapi, jangan sungkan jika Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut pada dokter terkait hal ini.

10. Kehamilan

Jari bengkak juga bisa terjadi akibat kehamilan. Hal ini biasanya menjadi keluhan para wanita hamil menjelang waktu persalinan tiba.

Setelah tahu bahwa jari bengkak juga dapat disebabkan oleh penyakit berbahaya, Anda sebaiknya tak lagi menganggap keluhan ini sebagai hal yang sepele. Berkonsultasilah lebih lanjut pada dokter jika jari bengkak tak kunjung membaik dalam waktu beberapa hari.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar