Sukses

Kenapa Gigi Terasa Ngilu Setelah Dicabut?

Rasa nyeri, misalnya ngilu, bisa muncul beberapa hari setelah cabut gigi. Apa penyebabnya?

Klikdokter.com, Jakarta Pencabutan gigi adalah suatu prosedur perawatan yang paling umum dilakukan dalam klinik bedah mulut. Prosedur tersebut dapat dilakukan sebagai perawatan akhir jika gigi sudah tak bisa lagi diselamatkan. Namun, sudah lewat beberapa hari sejak cabut gigi, kok, gigi terasa nyeri dan ngilu, ya?

Setelah perawatan pencabutan gigi dilakukan, mungkin Anda akan merasakan rasa sakit atau ketidaknyamanan di bagian mulut. Kondisi ini khususnya dirasakan pada saat makan, minum, atau berbicara. Keadaan ini bisa dibilang wajar dan tak perlu dikhawatirkan.

Namun waspadalah jika Anda mengalami dry socket atau yang dikenal juga dengan alveolar osteitis. Kondisi tersebut menyebabkan gejala nyeri yang parah di lokasi bekas pencabutan dalam waktu lebih dari 7 hari setelah gigi dicabut, sehingga terjadi kehilangan bekuan darah, terlihat tulang di daerah tersebut, atau keluar bau busuk dari dalam mulut.

Apa itu dry socket?

Proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi permanen memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Umumnya, penutupan soket bekas pencabutan ditutup oleh jaringan lunak kurang lebih sebulan setelah pencabutan. Kemudian, tulang akan tumbuh kembali mengisi soket, umumnya dalam waktu sekitar 6 bulan.

Dry socket itu adalah kondisi gumpalan darah yang terbentuk di daerah bekas pencabutan lepas sebelum luka sembuh. Setelah gigi dicabut, bekuan darah biasanya akan terbentuk di tempat bekas pencabutan gigi. Gumpalan darah tersebut berfungsi untuk melindungi tulang, jaringan, dan saraf yang mendasarinya saat sembuh, serta menjadi fondasi untuk pertumbuhan tulang yang baru dan pengembangan jaringan lunak.

Dalam kasus dry socket, bekuan darah tidak terbentuk sebagaimana mestinya atau larut terlalu cepat sebelum penyembuhan selesai. Setelah bekuan darah lepas, maka jaringan baru tidak terbentuk di atas luka bekas pencabutan gigi, sehingga meninggalkan tulang dan saraf yang terbuka. Tulang dan syaraf di daerah bekas pencabutan tersebut kemudian terkena udara, cairan, begitu juga makanan. Hal-hal itulah yang menyebabkan rasa nyeri muncul setelah gigi dicabut.

Rasa nyeri yang dirasakan setelah cabut gigi berasal dari tulang pendukung gigi dan saraf yang terlibat. Jika kondisi ini tidak segera ditangani dengan segera, maka bekas pencabutan bisa menyebabkan infeksi.

1 dari 2 halaman

Faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya dry socket

Meski demikian, jangan khawatir, tidak semua orang yang giginya dicabut akan mengalami dry socket. Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko tersebut antara lain:

  • Tidak mengikuti instruksi setelah pencabutan gigi dengan benar
  • Kebiasaan buruk seperti merokok
  • Kebersihan gigi dan mulut yang buruk
  • Menggunakan sedotan saat minum
  • Terlalu sering berkumur dan meludah
  • Penggunaan kontrasepsi oral
  • Infeksi pada gigi atau gusi di sekitar daerah bekas pencabutan

Penanganan dry socket

Untuk mengatasi dry socket, umumnya dokter gigi akan membersihkan daerah bekas pencabutan dari kotoran. Kemudian, dokter gigi juga akan memberikan obat yang akan dimasukkan ke dalam soket tersebut, tak lupa meresepkan obat untuk menghilangkan rasa nyeri yang muncul.

Selain perawatan oleh dokter, pasien juga perlu melakukan perawatan sendiri di rumah. Misalnya dengan membilas mulut secara lembut, berhati-hati saat menggosok gigi, menghindari minum dengan menggunakan sedotan, menggunakan sisi gigi yang lain untuk makan, serta menghentikan kebiasaan merokok supaya proses penyembuhan berjalan baik.

Berdasarkan penjelasan di atas, jika Anda merasakan nyeri, yang salah satunya adalah rasa ngilu, lebih lama dari semestinya setelah gigi dicabut secara permanen, segera buat janji dengan dokter gigi Anda. Ikuti dengan benar instruksi yang diberikan, rawatlah kebersihan gigi dan mulut di rumah, serta hindari kebiasaan yang tak baik untuk gigi dan mulut agar komplikasi tak terulang.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar