Sukses

4 Inovasi Perawatan Kesehatan Terbaru

Inovasi di bidang medis sangat menarik untuk diketahui. Ada empat inovasi perawatan kesehatan terbaru yang ramai dibicarakan!

Klikdokter.com, Jakarta Memasuki tahun 2019, ada beberapa peluncuran inovasi di dunia medis. Dilansir Medical News Today, dalam acara Future Healthcare Exhibition and Conference di London, Inggris, baru-baru ini, tercatat ada empat inovasi perawatan kesehatan terbaru yang cukup menarik perhatian.

Dalam acara tersebut, lebih dari 350 merek hadir mewarnai acara. Semuanya berkontribusi dalam melakukan inovasi, yang harapannya dapat mengubah tenaga medis dalam memberikan dan memantau perawatan kesehatan pasien. Tak harus inovasi baru, beberapa di antaranya adalah teknologi yang sudah ada tetapi terdapat pengembangan baru.

Berikut ini adalah beberapa penemuan menarik yang mencuri perhatian dalam acara tersebut.

1. Deteksi demensia sejak dini

Menurut dr. Fiona Amelia MPH dari KlikDokter, demensia merupakan kumpulan gejala yang terkait dengan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir serta interaksi sosial. Kondisi ini sangat mengganggu kualitas hidup dan fungsi sehari-hari. Salah satu jenis demensia yang sering terjadi adalah Alzheimer.

Hingga kini, deteksi demensia sejak dini masih menjadi tantangan dalam dunia medis. Namun, Oxford Brain Diagnostics percaya, bahwa teknologi yang mereka usung dapat menangkap kondisi bertahun-tahun sebelumnya sebelum gejala muncul.

Rahasianya terletak pada pengukuran cortical disarray (CDM). Singkatnya, teknik ini memungkinkan para ilmuwan untuk mengumpulkan "tingkat detail ekstra" dari pemindaian MRI yang ada. Ini memungkinkan mereka untuk mendeteksi perubahan dalam mikroanatomi otak.

"Metode ini bisa menemukan kerusakan pada korteks serebral, bahkan pada tahap awal penyakit karena sensitif terhadap gangguan pada skala sel," ujar Steven Chance, CEO Oxford Brain Diagnostics, seperti dikutip di Medical News Today.

2. Skrining kanker seluler

Pada tahun 2018, secara global terdapat sekitar 570.000 kasus baru kanker serviks. Tak cuma itu, sekitar 90 persen kematian akibat kanker serviks terjadi di masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.

Meski diketahui sudah memakan banyak sekali korban, tetapi skrining yang lebih baik dan intervensi medis lebih cepat bisa secara signifikan mengurangi angka kematian. Oleh karena itu, MobileODT telah merancang colposcope genggam bertenaga baterai yang disebut sebagai Sistem EVA, yang dapat mengambil gambar serviks berkualitas tinggi.

MobileODT juga bekerja dengan National Cancer Institute untuk mengembangkan algoritma pembelajaran mesin, yang disebut evaluasi visual otomatis (AVE). Alat ini dapat menghasilkan diagnosis yang akurat dalam hitungan menit.

Sebuah studi percontohan prospektif multicenter yang dilakukan para ilmuwan di Korea menunjukkan bahwa perangkat itu lebih dari 90 persen akurat.

"Alat ini dapat digunakan dan dapat digunakan oleh penyedia layanan kesehatan non-spesialis," ujar Yael Misrahi, kepala kemitraan global di MobileODT.

Karena didasarkan pada teknologi ponsel pintar, perangkat ini mudah digunakan dan mencakup fitur konsultasi jarak jauh untuk berkonsultasi dengan para ahli.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

3. Robot pengusir sepi

Kesepian adalah masalah nyata, yang secara angka semakin meningkat secara global. Faktanya, banyak profesional kesehatan sekarang mengungkapkan bahwa kesepian merupakan faktor risiko untuk sejumlah kondisi medis, termasuk penyakit kardiovaskular.

Nah, untuk mengatasi atau mengusir sepi, robot bisa dimanfaatkan. Perusahan Service Robotics Limited baru-baru ini menciptakan solusi inovatif yang bertujuan untuk menjembatani hal ini, namanya Genie Connect.

Desainer inovasi ini mendeskripsikan, "Ini adalah robot ramah, intuitif, berkemampuan suara untuk menawarkan konektivitas dan dukungan bagi orang dewasa yang lebih tua.”

Robot tersebut dapat menjalankan perintah dengan cara yang mirip dengan asisten virtual populer lainnya, tetapi ia memiliki serangkaian fitur yang dapat disesuaikan dan dipesan lebih dahulu.

Genie Connect dapat melakukan percakapan dan mengatur obrolan video dengan profesional kesehatan dan anggota keluarga. Service Robotics Limited mendesainnya untuk membantu merangsang dan melibatkan pikiran pengguna. Ini juga mengingatkan pengguna kapan harus minum obat dan menghadiri pertemuan.

4. Alat yang membuat bernapas lebih mudah

Cukup menarik perhatian, terapi alternatif SoeMac menciptakan oksigen berenergi yang dapat digunakan tubuh dengan aman untuk membantu memulihkan diri pada malam hari kala tidur. Alat ini merupakan perangkat kecil persegi panjang yang dapat berputar dengan lembut. Penggunanya hanya perlu menyalakan dan meninggalkannya di tempat tidur pada malam hari. Menurut perancangnya, perangkat tersebut dapat membantu Anda bernapas lebih mudah, sehingga tidur pun jadi lebih nyenyak.

Cara kerja SoeMac adalah dengan menarik udara ke dalam dan menghasilkan bentuk oksigen berenergi yang dapat digunakan secara biologis. Teknologi ini dikenal sebagai Singlet Oxygen Energy atau SOE.

"Ini dapat membantu tubuh Anda untuk mendapatkan pemulihan yang penting saat Anda tidur di malam hari, meningkatkan efektivitas detoksifikasi malam hari Anda, dan fungsi perbaikan tubuh," kata penciptanya lewat sebuah pernyataan.

Sejauh ini memang belum ada uji klinis yang mendukung klaim SoeMac. Akan tetapi, produsennya tengah merencanakan studi dalam waktu dekat, dengan harap bisa membantu orang-orang yang memiliki gangguan pernapasan tertentu seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Itu dia beberapa inovasi yang diprediksi berkontribusi dalam hal perawatan kesehatan. Sejauh ini, masih belum jelas apakah akan diproduksi secara massal atau tidak. Namun, dengan kehadirannya saja sudah menjadi angin segar di dunia medis.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar