Sukses

Telanjur Minum Air Mentah, Apa yang Mesti Dilakukan?

Jika tak sengaja minum air mentah dan takut terinfeksi bakteri, jangan keburu panik. Lakukan hal yang direkomendasikan dokter seperti ini.

Klikdokter.com, Jakarta Terburu-buru memulai aktivitas harian akibat kesiangan bangun terkadang bisa bikin Anda melakukan hal yang “bodoh”. Misalnya, tersandung kaki meja hingga tak sengaja minum air mentah sampai habis dari botol. Entah siapa yang mengisi botol minum dengan air mentah dan meletakkannya di meja, tapi yang jelas, Anda jadi takut terkena infeksi yang bisa bikin sakit perut. Dalam kondisi itu, adakah hal-hal yang bisa dilakukan agar Anda tak terkena infeksi bakteri?

Tentang air mentah dan bahayanya

Sebelum menjawab hal tersebut, dilansir dari salah satu artikel KlikDokter, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan bahwa paling tidak, ada 128.000 orang di Amerika Serikat (AS) yang pernah dirawat di rumah sakit usai mengonsumsi air mentah. Sementara itu, 3.000 orang lainnya meninggal dunia akibat hal tersebut.

Hal itu pun ditanggapi oleh dr. Nadia Octavia dari KlikDokter. Menurutnya, minum air yang tidak diolah atau tidak jelas kebersihannya, seperti air mentah, dapat berbahaya bagi tubuh karena masih mengandung parasit, seperti salmonella, E.coli, serta Giardia.

“Dan jika tak sengaja minum air mentah, patogen berbahaya dapat menyebabkan gangguan saluran cerna, misalnya nyeri perut, muntah, diare, demam, dan lain sebagainya. Intinya, gejalanya mirip dengan gejala keracunan makanan,” ujar dr. Nadia.

Bahkan, tak cuma itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga melarang setiap orang untuk meneguk air mentah. Penyebabnya, air mentah meningkatkan risiko penyakit, seperti kolera, disentri, demam tifoid, dan polio.

Lalu, apa yang mesti dilakukan?

Menurut dr. Atika dari KlikDokter, sebelum memutuskan tindakan apa yang mesti dilakukan jika telanjur minum air mentah, perhatikan dulu berapa banyak yang Anda minum. Selain itu, perhatikan pula gejala yang dirasakan.

“Apabila air mentah yang Anda minum itu sedikit, misalnya sekali teguk, tentu Anda tak perlu khawatir. Apalagi jika Anda dalam keadaan fit (sistem kekebalan tubuh dalam keadaan baik),” tutur dr. Atika.

Namun, jika air mentah yang Anda konsumsi itu hampir setengah botol atau lebih, perhatikan gejala yang dirasakan usai mengonsumsi air mentah itu. “Kalau beberapa saat setelah minum air mentah perut Anda tidak enak, disarankan untuk langsung periksakan diri ke dokter untuk mencegah infeksi lebih lanjut,” dr. Atika menegaskan.

Jika gejala yang ditimbulkan cenderung parah, menurut dr. Atika, dokter umumnya akan melakukan pengosongan lambung dengan metode medis tertentu. Ini dilakukan untuk menguras air berpatogen yang telanjur masuk ke dalam tubuh.

Rebus air sampai matang

Kapok mengonsumsi air mentah alhasil membuat Anda selalu memastikan untuk merebus air minum hingga benar-benar mendidih. Ya, merebus air minum yang bersumber dari Perusahaan Air Minum (PAM) dan air tanah memang dapat membunuh bakteri di dalamnya.

Namun, jika sumber air yang Anda dapatkan itu sedari awal sudah tercemar bahan-bahan berbahaya, seperti timbal, pestisida, atau nitrat, merebus air justru akan meningkatkan kadar zat tersebut. Jadi, bila sumber air Anda relatif sudah tercemar bahan kimia di atas, akan lebih baik jika Anda menggunakan air mineral kemasan supaya lebih aman.

Minum air mentah memang bisa memicu beberapa gangguan kesehatan. Karena itu, Anda sangat direkomendasikan untuk selalu meminum air yang sudah diproses terlebih dahulu. Jika sudah telanjur minum air mentah, perhatikan gejala-gejala yang timbul, seperti keracunan. Jika gejalanya mengganggu, seperti sakit perut atau diare, segera berobat ke dokter sebelum infeksi patogen semakin parah.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar