Sukses

Air Minum Mengandung Mineral Picu Radang Tenggorokan?

Banyak sekali penyebab radang tenggorokan. Tapi, apakah benar air minum mengandung mineral picu penyakit ini?

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu cairan yang sangat disarankan untuk diminum sehari-hari adalah air putih. Namun, beberapa orang beranggapan kalau air minum yang mengandung mineral dapat memicu radang tenggorokan. Benarkah demikian?

Sebelum membahas lebih lanjut, perlu diketahui bahwa radang tenggorokan merupakan kondisi ketika tenggorokan Anda mengalami peradangan atau iritasi. Penyebab radang biasanya karena infeksi bakteri atau virus.

Dijelaskan oleh dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, jenis bakteri yang sering menyebabkan sakit tenggorokan adalah bakteri Streptococcus pyogenes dan Streptococcus kelompok A. Sementara itu, jenis virus yang sering menyebabkan radang tenggorokan adalah influenza, virus penyebab campak, dan virus penyebab cacar air.

Namun, beberapa hal bisa menyebabkan radang tenggorokan juga. Di antaranya adalah makanan, alergi, debu, atau saat udara sedang kering.

Saat sedang mengalami radang tenggorokan, Anda mungkin akan mengalami beberapa gejala, yakni:

  • Sakit saat menelan
  • Demam
  • Terdapat benjolan di area leher
  • Suara serak
  • Adanya darah dalam air liur

Air mineral picu radang tenggorokan?

Menurut penjelasan dr. Nabila Viera Yovita dari KlikDokter, sebenarnya air putih banyak juga yang mengandung mineral. “Air-air yang dari pegunungan, misalnya, biasanya banyak mengandung mineral. Tapi, itu bukan sesuatu yang memicu radang tenggorokan. Biasanya sifat air yang memengaruhi radang tenggorokan," ujar dr. Nabila.

Sifat air yang dimaksud adalah minuman-minuman manis. Menurutnya, minuman manis bisa membuat kondisi radang tenggorokan Anda semakin parah.

"Misalnya, konsumsi minuman manis. Jika sedang radang tenggorokan, mengonsumsi yang bersifat manis itu bisa memperparah gejala. Tenggorokan bisa gatal dan nantinya akan gampang batuk. Bahkan, bagi beberapa orang, teh manis juga bisa langsung memicu batuk," ujar dr. Nabila.

Di sisi lain, minuman yang bisa menyebabkan radang tenggorokan adalah jenis alkohol. Konsumsi alkohol secara berlebihan mampu membuat kering area tenggorokan dan dapat memicu radang tenggorokan.

Jangan lupa banyak minum

Sementara itu, dr. Nabila Viera menyarankan Anda yang sedang menderita radang tenggorokan untuk banyak mengonsumsi air putih. Jika sehari-hari saja disarankan sekitar 2 liter atau 8 gelas, maka ketika sakit radang tenggorokan jangan sampai di bawah itu.

Pasalnya jika kurang, Anda akan mengalami dehidrasi. Kondisi dehidrasi akan membuat tenggorokan Anda kering dan memperberat kondisi radang tenggorokan Anda.

"Minum air putih yang banyak. Sebenarnya, saat radang tenggorokan tetap minum seperti hari-hari biasa, 2 liter per hari," ucap dr. Nabila Viera lagi.

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi air jahe hangat, kencur, dan berkumur air garam untuk meredakan radang tenggorokan. Selain minuman, perhatikan juga makanan yang hendak Anda konsumsi.

Beberapa jenis makanan dapat makin mengiritasi tenggorokan, seperti roti kering, makanan ringan seperti keripik kentang dan popcorn, sayuran mentah, serta buah-buahan asam seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali.

Jadi, tak ada masalah bila Anda minum air yang mengandung mineral karena tidak memicu radang tenggorokan. Bila Anda sedang radang tenggorokan, jangan lupa untuk minum air putih yang cukup agar kondisi radang tidak semakin berat. Hindari pula makanan-makanan yang dapat membuat radang Anda semakin menjadi.

[HNS/ RVS]

43 Komentar

  • wheni eka

    Tenetur consequatur nobis nisi debitis ad et architecto. Quia aspernatur reprehenderit fugiat id. Cumque et laborum error. Et ea ea id animi in maiores vero illo.

  • Dea Sekar Oktavian

    Est eum omnis veniam hic voluptatibus quaerat et. Accusamus occaecati delectus itaque itaque quibusdam.

  • Dea Sekar Oktavian

    Non provident eum voluptas repudiandae. Sed voluptate molestiae possimus impedit doloribus et quaerat sint. Qui in ut omnis vel ea id. Non corporis officiis voluptatem atque non voluptatem aut.